
"Nanti pulang kita kumpulnya kita ke mall dulu,gue yang teraktir" ucap arum kepada ke 5 sahabatnya.Mereka sedang berjalan menuju kelas karna sebentar lagi jam istirahat akan segerah berakhir.Mendengar kata teraktiran ke 5 anak manusia itu pun membinar semua.
"Waah asik ni" teriak gadis sambil memeluk arun dari samping.
"Tumben banget,ada acara apaan?"tanya Sadam.
"Ngerayain gue di akor hahaha" jawab arum sambil tertawa.
"Gil*" ucap suci dan andika bersamaan,suci dan andika tidak habis pikir dengan sahabat kecilnya.Biasanya murid yang kena diskor pasti akan sedih dan murung karna malu, lah ini arum dia malah mau ngerayain.
"Diskor dia malah mau neraktir kita kita coba" lanjut suci dengan kesel.
"Biarin ajah si ci. Arum kan emang gitu,iya kan rum hehehe" ucap gadis yang masi mengelayut di lengan arum.
"lu bawa kendaraan?" tanya andika.
"Hehehe gak. Nanti gue ijin sama bunda, kan kita 1 minggu gak akan ketemu tuh makaya gue habisin waktu gue sekarang sama kalian,biar kalian gak pada kangen sama gue" ucap arum sambil cengengesan.
"Oke deh,kumpul di pakiranya nanti lu di mobil gue ajah" ucao firman. Semuanya pada setujuh. Mereka ber 7pun melanjutkan jalananya kekelas,di tegah koridor gadis dan sadam berbisa karna kelas mereka berbeda kelas dengan ke 5 sahabatnya.
####
Tringgg tringgg tringgg
__ADS_1
Bel pulang pun berbunyi.
"Gimana lu udah ijin belom sama bunda?, terus di ijinin gak?" tanya firman sambil menoleh ke arah belakang di mana arum dan andika duduk.
"Udah koq.Bunda, sama mas amar juga udah kasih ijin asal jangan pulang malam,karna besok pagi gue udah harus berangkat" jawab arum tampah melihat firman yang ada di depannya,arum sibuk memasukan buku buka ke dalam tasnya.
"Berangkat?" ucap suci,andika,firman dan alif berbarengan. Mereka bingung dengan kata "berangkat" apa maksudnya?.
Arum terkejut dengan kekompakan ke 4 sahabatnya itu."Emangnya gue belom ceritanya ke mereka"batin arum sambil memperhatikan sahabtnya satu persatu.
"Lu mau bengkat kemana?"tanya antusias andika.
Suci bangkit dari tempat duduknya dan pindah ke sampinng arum.
"Lu mau berangkat kemana? ayah marah bangetnya sama lu terus lu di pindahin sekolahnya" ucap antusias suci sambil menguncang bahu arum.Tapi arum hanya diem saja,karna dia pusing mau jawab pertanyaan temenya yang mana sedangkan dari tadi temennya tidak mau berhenti bica.
"Jawab apa si?" ucapan gadis yang baru saja dateng bersama sadam.
"Ihhh orang nanya gak di jawab" kesel gadis karna tidak dapet jawaban dari ke 6 orang itu, jangankan jawaban lirikan sajah tidak.
"Kenapa si" tanya sadam kepada firman sambil menepuk pundak firman.
"Kita kita ajah lagi nunggu terdakwa jawab" ucap alif.
__ADS_1
semuanya pun melirik arum dengan pandangan kesel kecuali sadam.
"Sorry ny kalo gue belom cerita ke kalian. Selama satu minggu gue di skor gue bakal di rumah kakek gue yang ada di bogor sekalian gue akan ikut pesantren di sana" arumpun menjelaskan kepasa ke 6 sahabatnya yang sudah kesel kepadanya.
"Pesantren?"
"Bogor?"
Ucap keenamnya yang masi ke bingungan.
"Iya" ucap arum sambil mengagutan kepalanya.
"Hahaha" pecah tawa dari ke 6 sahabat arum.
"Lu bercanda rum?"tanya suci yang masi terpingkal pingkal sambil memnyeka air yang keluar dari matanya.
"Gak" jawab singkat arum.
"Ayah setega itu sama lu?"tanya firman di tengah tengah tawanya
"Iya" jawab arum sambil memanyun kan bibirnya.
"Sekarang ceritanya arum anak tiri hahaha" ucap andika,dan langsung mendapatkan geplakan di kepalanya oleh arum.
__ADS_1
"Jadi pergih gak ni?.Kalo gak jadi ya udah berati duit gue utuh" ucap arum kesel dengan ke 6 sahabatnya yang masi saja mentertawakanya.
Arum bangkin dari duduknya dan langsung pergih keluar kelas menuju parkiran. Ke6 sahabat arum juga mengikuti arum dari belakang tampa berhenti tertawa sekali kali meledek arum yang sekarang di perlakukan seperti bawang merah menurut mereka.