
"Kita udah di pesenin kan?" tanya suci sambil duduk di bangku yang suda si boking oleh ke 4 laki laki di dahapanya.
"Udah tenang ajah si" jawab sadam yang duduk tepat di dapanya.
"Film apa yang mau di tonton?" tanya alif.
"Tanya tuh ke si uci dia yang mesen" ucap arum.
"Kita nontotn film horor yang lagi viral" jawab cepet suci.
"lah si uci kaya berani ajah nonton film horor,entar malam ajah tidur minta temenin sama si bibi" ledek andika.Mendengar ucapan andika membuat yang laen tergelak.
"Songong lu dik"kesel suci sambil melemparkan gulungan tisu ke arah andika.
"Woy gue laper ni. Lu pada gak laper apa ihhh" ucap gadis sambil menghentakan kakinya yang ada di bawah meja.
"sabar cantik pesenan kita belom dateng" ucap andika.
"Film nya jam berapa maennya?tanya firman.
"Masi lama,masi 1 jam lagi santai ajah"ucap arum.
"Permisi ini pesanan anda" ucap salah satu pelayan,lalu pelayan tersebut menaruh pesanan mereka.
"Makasihnya mba " Ucap ke 7 orang tersebut setelah makananya suda tersaji.
"Sama sama saya permisi" ucap pelayan sambil pamit.
"Ayoook makan"teriak gadis dengan antusias.
Mereka bertujuh pun memakan makan pesanan merka dengan sangat lahap dan saling melemper candaan.
"Rum itu bukannya cowo yang tadi lu tabraknya?" bisik suci kepada arum.
"ehm" arum handa berdehem karna dia tidak terlalu menghiraukan ucapan suci.
"Ci itu cowo yang duduk di dekat pintu masuk bukanya yang tadi di tabrum si arum ya" ucap gadis, sampai sampai ke lima temenen menoleh kearahnya kecuali arum.
"Siapa ?"tanya alif.
"Itu tadi si arum nabrak cowo di toilet,kaya itu cowonya"jawab suci sambil menunjuk seorang yang sedak duduk di dekat pintu masuk restoran tempat mereka makan.
__ADS_1
"Itu telunjuk malu maluin ihh.Kalian juga ngapain ngeliyatin orang laya gitu" ucap arum kepada ke 6 sahabatnya yang pada pokus menatap arah telunjuk suci.Sambil menepak tangan suci.
"Gantengnya makin tambah ajah itu cowo" Ucap gadis sambil menompang wajahnya dengan telapaktanganya.
"Lu gak apa apa rum?"tanya firman kepada arum.
"Lah dia yang di tanya. Orang dia yang nabrak itu cowo" Ucap suci sambil melanjutkan makanya.
"Gue gak apa apa koq fir"ucap arum sambil tersemyun manis ke firman.
"Udah ah lanjutin makanya, lu juga dis katanya tadi laper banget" lanjut arum.Mereka melanjutan makanya.Tampa arum sadarah bawa dia sedang di perhatikan oleh cowo yang dia tabrak tadi.
Selesai makan dan membayar tagihnya arum dan ke enam sahabatnya menuju biosko.
"Kalian ambil cemilan sama minum deh ni setruk membayaranya tingal ngambil doang" Ucap gadis kepada ke empat sahabat perianya sambil ngasih tertas kecil membayaran.
"Kita lagi ajah" keluh andika.
"Kalian kan cowo,itu pesenan tujuh loh bukan 2.Masa lu tega gue bawa banyak gitu" ucap gadia dengan majah yang di melas melasin.
"Mana sini" ucap sadam sambil mengambil kertas yang ada di tangan gadis.
Sadam alif dan andika pun mengambil pesanan yang di pesan oleh gadis. Sedangkan firman, arum, suci dan gadis berjalan menuju dimana mereka akan memasuki ruangan untuk menonton film.
"Iya udah ayok,gak sabaran banget si lu" ajak arum sambil menarik tangan gadia untuk masuk.
"Kita duduk di bangku mana ci? "tanya arum ke pada suci setelah mereka sudah di tegah dalam bioskop.
"Paling atas,tapi dua bangku yang paling pojok sudah ada orangnya" jawab suci.
"Oke gue yang paling denget dua bangku itu nya" tanya arum.
"Iya udah ayoook" ajak gadis.
Lalu mereka pun duduk di bangku yang suda tertera di tiket yang mereka pesan.
"Rum lu bener mau duduk di sana?" tanya alif yang suda duduk di bangkunya.
"Iya gak apa apa koq" jawab arum.
"Dia kan emngnya selalu di pojok kalo nonton" ucap suci.
__ADS_1
"Udah jangan berisik bentar lagi filmnya maen" ucap firman.
Mereka semua pun diem semua setelah mendengat ucapan firman.
"Permisi.Maaf bangku saya yang paling pojok" ucap seorang wanita berhijab,bersama seorang peria.
"Oh iya mba silakan" Ucap sadam sambil memindahkan kakinya memberi jalan untuk di wanita tersebut,yang laenin pun mengkuti tindakan sadam.
Lalu si wanita tersebuk mendudukan bokongnya di samping arum dan si peria di paling pojok.
"Rum cowo itu lagi" bisik gadis kepada arum.
" Siapa?" bisik arum juga.
" Cowo yang di depan toilet tadi" bisik gadis. Arum pun menoleh ke arah si wanita dan si peria yang baru sada duduk di sampingnya. Saat pandangan arum dan si peria itu bertemu arum memberika senyum kepada si peria sambil mendukan kepalanya,si peria juga melakukan yang sama.
"Itu pacarnya atau istrinya ? " tanya gadis masi dengan berbisik.
Arum hanya membalas dengan mengakat kedua bahunya.
filmpun di mulai,lampu mulai mati satu persatu membuat suasana semakin horor sesuai yang mereka tonton.
Di saat adengan si hantu menampakan diri semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut menjerit sekencang kencanganya. Tapi tidak dengan arum yang malah diem diem memperhatikan pasangan yang ada di sampingnya.
" Than ayok lah masuk di sekolah aku ajah" ucap si cewe sambil mengelayutan di lengan di cowo.
Sekali kali si cowo mengusap kelapa si cewe dan mengecupnya di saat di cewe merajuk manja.
"Nanti aku pikirin laginya" ucap si cowo.
"Kamu tuh sudah kebiasaan bebas di luar nengri tau gak si" ucap si cewe.
"Ayok doang than biar kita sama sama terus.Aku kangen sama kamu" lanjut si cewe.
" Iya nanti aku minta dedy pindah ketempat kamunya,tapi abis itu aku bebasnya mau lanjutin dimana. Kamu sudah dewasa harus mandiri" ucap si cowo sambil mengecup kepala si wanita yang di tutup jilbab.
Kira kira begitu yang di dengar oleh arum.
"Gilanya itu cewe make jilban tingkahnya gitu banget" bisik gadis. Ternyata dari tadi gadia juga memperhatikan keluakuan pasangan yang ada di samping arum.
"hussst" ucap arum sambil memutup bibis gadis dengan tanganya.
__ADS_1
Mereka pun kembali fokus pada layar yang ada di depan mereka sambil memakan makanan dan minuman yang mereka pesen sebelomnya.