LOVE YOU PAK USTAD

LOVE YOU PAK USTAD
Tujuh belas (Lompat jendela)


__ADS_3

Suara adzan yang bergema di kamar yang di tempati arum, membuat arum terbangun dari tidurnya.


"Udah subuh ternyata" gumannya sambil mengucek ngucek matanya. Arum pun bangkin dari tempat tidurnya menuju kamar mandi. Beberapa menit didalam kamar mandi arumpun keluar dengan wajah yang sudah seger , lalu arumpun menjalankan tugasnya sebagai umat islam.


Selesai sholat arum berjalan ke arah jendela,dia buka jendela selebar lebarnya, dan bediri di sana. Dari luar jendela terlihat banyak santri laki laki yang baru saja selesai sholat keluar dari masjid.


Padangan arum tertuju dengan kumpulan santri laki laki yang baru saja keluar dari masjid,arum pun langsung keluar melompati jendela. Dan berlali kecil menuju sekepulan santri tersebut.


" Hallo mas adam" sapa arum kepada salah satu laki laki tersebut setelah sampai.


Merasa aneh dengan suara seorang wanita para laki-laki yang yang berjumlah 4 orang tersebut menolah ke arah belakang dimana suara tersebut terdengar.


"Iya allah, adek kamu ngapain ada di sini?" ucap sala satu dari mereka yang bernama adam tesebut. Dia san ke 3 kawannya sangat dengan kemunculan arum.


"Hah. Adek lagi maen ke rumah kakek mas" ucap arum.


"bu,bukan gitu maksudnya. Ngapain kamu ada di wilayah santri laki laki?" ucap adam.

__ADS_1


" Memangnya kenapa si?"tanya kesel arum sambil melipat tangan ke dada dan me merhatikan ke 4 laki laki tersebut. Dan pandangan arum berhenti di salah satu laki laki yang berdiri paling pojok kanan, pandangan mereka saling bertemu. Dasar karna memperhatikan lawan jenisnya yang bukan mahromnya laki laki tersebut langsung membuang pandanganya ke arah laen.


" Cowo ini kan yang waktu gue takbar di toilet bioskop dan juga yang nonton duduk di samping gue bareng cewe" ucap arum dalam hati.


"Cewe ini yang di toilet. Ngapain dia disini?" Bantin si cowo tersebut


" Ade matanya" ucap adam sambil menutup mata adik sepupuhnya dengan tanganya.


"Apa si mas ihhh. Lepas dong gelap ini, udah gelap makin gelap ini" ucap arum sambil melepaskan tangan adam yang sedang menutup matanya.


"Iya gak gimana giman lah mas" ucap santai arum.


"Dia siapa bang"tanya salah satu dari ketiga laki laki yang tadi bersama adam.


"Dia adik sepupuh abang" ucap adam sambil meloh kebelakang.


" Hai. Nama saya arum, saya cucu dari kakek ibnu dan adik sepupuhnya mas adam" arum memperkenalkan dirinya tampa di suru.

__ADS_1


"Hah" ucap ketiga laki laki tersebut serentak. Mereka merasa aneh dengan sapaan arum.


"Ade nyapa orang itu pake salam" ucap adam.


"Hehehe. maaf mas. Asalam mualaikum semuanya" arum mengulang sapaannya dengan bener menurut adam.


" Waalaikum salam" ucap mereka serentak.


♡♡♡♡


Di laen tempat azizha sedang mengetuk ngetuk kamar yang di tampati arum untuk membangunankan adik kecilnya, hampi 15 menit azizha mengetuk pintu kamar yang di tempati arum, tadi ada respon dari adiknya di dalam.


" Belom bangun mba adeknya?" tanya aditya yang baru saja dateng untuk membatu anak membangunkan anak bungsunya.


" Belom yah. Dari tadi mba ketuk ketuk gak ada suara dari adek yah" jawab azizha menoleg ke arah aditya yang ada di sampingnya.


"Biar ayah buka pintunya make kunci cadangan ajah, sepertinya adek lelah perjalanan jauh" ucap aditnya sambil mebuka laci yang ada di deket depan pintu kamar. Setelah mendapatkan cunti kadangan adityapun langsung membuka pintu kamar tersebut dangan kunci cadangan. Setelah terbuka aditya dan azizha memasuki kamar yang di tempati oleh arum, saat sudah sampai di dalam mereka terkejut melihat arum tidak ada di dalam kamar tersebut dan melihat jendela kamar terbuka sangat lebar menjadi panik. Aditya dan azizha pikir arum kabur melalu jendela.

__ADS_1


__ADS_2