LOVE YOU PAK USTAD

LOVE YOU PAK USTAD
Dua belas ( Jadi tuan putri)


__ADS_3

Sesuai yang di sepakati arum berada di mobil firman sedangkan sahabat sahabat yang lainnya di kendaraan masing masing. Mereka semua menuju mall di daera kota A, tempat biasa mereka menghabiskan waktu bersama.Selama empat puluh lima menit akhirnya mereka sampai di tempat tujuan.


"Mau nonton dulu atau makan dulu ni" tanya arum kepada ke enam sahabatnya,setelah mereka sampai lowbi.


"Kita beli ajah duku tiket nontonnya,kalo waktunya masi lama kita makan selama nunggu" ucap firman.


"iya udah gue,suci,sama gadis beli tiket kalian para laki laki cari tempat buat kita makan" ucap arum yang di setujuhin ke dua gadis di sampingnya.


"Emangnya kalian mau makan apa?"tanya andika.


"Apa ajah yang penting bikin perut gue kenyang lah" jawab cepat gadis yang di ikuti agutan kepala oleh suci.


"Lu mau apa rum"tanya andika kepada arum.


"Samain ajah"ucap arum.


"Iya udah kita duluanya,nanti wa kalian di mana biar gampang nyusulnya" ucap suci yang langsung menarik tangan arum dan gadis menuju ke bioskop. Sedangan keempat laki laki mencari makan untuk mereka dan ke tiga sahabat wanitanya.


***


"Mau nonton apa ni?"Tanya arum kepada ke dua sahabatnya.Setelah merema memasuki bioskop.


"Horor ajah kaya ya serum" ucap suci mambil melihat lihat iklan film yang akan tayang di hari ini.


"Jangan lah,gue takut tuh setanya dateng ke mimpi gue" ucap gadis yang mengelayut di lengan arum.

__ADS_1


"Penakut banget si dis"ucap arum sambil menepuk nepuk pelan pipi gadis.


"Iya lu pesan ajah film horornya 7 tiketnya" ucap arum kepada suci,lalu arum ngasih uang kepada suci.


"Lah koq jadi gue yang ngantri" ucap suci sambil menerima uang dari arum.


"Biar lu makan tinggi berdiri di sana"ucap arum sambil menunjuk arah dimana orang orang yang pada antri tiket bioskop.


"ihs,jahat banget" ucap suci sambik memajukan bibirnya.


"hehehe.bibir nya jangan di gitu napa,nati di ***** lalat baru tau rasa " ucap gadis sambil tergelak melihat bibir manyun suci.


"Gue mau jadi putri hari ini,jadi kalian yang pada kerja. Dan lu dis mesen minum sama cemilan buat nemenin kita di dalam" ucap arum,arum pun memberi uang kepada gadis.


"Yaaah si nona" ucap gadis sambil memyunkan bibirnya juga.


Melihat kedua sahabatnya pergih.Arum pergih juga menuju toilet,selesai dengan urusannya di toilet arum pun keluar sambil merapihkan jilbabnya. Karna kurang memperhatikan jalan arum menabrak seorang seorang di depan toilet cowo yang di lewatinnya.


"Astaqfirallah,kalo jalan hati hati dong" ucap seorang peria yang di tabrak arum.


"Maaf maaf saya jalanya gak hati hati" ucap arum sambil mundukan kepala.


"Iya dah gak apa apa, laen kali hati hati jalannya" ucap si peria.


"Iya, sekali lagi maafin saya" ucap arum.

__ADS_1


Melihat arum yang dari tadi menunduk saya membuat si peria terseyum usil.


"Kalo minta maaf itu liyat orangnya, bukan liyat ke bawa ajah" ucap si peria. Arum pun memberanikan diri mengakat kepala dan melirik si peria yang dia tabrak. Selama tiga detik tatapan mereka bertemu, arum langsung menundukan kepalanya lagi.


"Massa allah cantiknya wanita ini,matanya yang bening bikin hati adem" ucap si peria di dalam hati.


"Sekali lagi saya minta maaf" ucap arum.


"Iya sudah saya maafin,lain kali hati hati"ucap si peria meningakan arum yang masi menunduk di tempat.


"Lu kenapa rum?"tanya suci yang baru saja dateng.


"Gak apa apa koq" ucap arum.


"Itu cowo tadi siapa rum? ganteng banget sumpah" hebo gadis sambil melihat pungung si cowo yang di tabrak arum tadi.


"Gak tau,tadi gue gak hati hati nabrak dia" ucap arum sambil berlajan menuju tempat makan yang sudah di wa oleh firman di ikuti


oleh gadis dan sicu di samping kiri dan kanan arum.


"Tapi dia gak ngapa ngapain lu kan?" tanya suci.


"Gak ci" ucap arum


"Tapi bener kata gadis, itu cowo ganteng banget" ucap suci antusias.

__ADS_1


"Gak terlalu merhatiin gue tadi,jadi mana tau kalo dia ganteng. Tapi seganteng gantengya cowo lebih gantengan cinta pertama gue" ucap arum sambil tertawa.


"hahaha atu itu mah gue juga sama " ucap gadis dan suci bersamaan.


__ADS_2