Maduku ATM Berjalanku

Maduku ATM Berjalanku
part 14


__ADS_3

setelah berbalas pesan dengan julia, roman pun teringat ada lagi istri yang 1 lagi harus ia bagi kemesraan walaupun hampir hilang rasa cintanya namun ia sadar sebagai suami seenggaknya dia bisa berbagi dengan dua istri baik materi juga terlebih rasa kasih sayangnya.


segera ia mengirimkan pesan kepada rima, kalau hari ini dia akan pulang awal setelah mengantarkan bosnya ke mansion.


rima terpana melihat pesan singkat dari roman. dan tak tahu harus berekspresi seperti apa nanti di depan roman karena sejujurnya hatinya telah membatu sudah tak ada lagi harapan untuk memiliki roman seutuhnya hanya yang ingin ia lakukan adalah bahagia dan menjalani kewajibannya sebagai istri tanpa memperdulikan status rumah tangganya saat ini sudah ada orang lain di antara mereka yaitu julia.


setelah bergegas membaca pesan singkat itu rima segera bergegas membenahi kamarnya yang berantakan ulah anak-anaknya. setelah itu ia menuju dapur membuatkan lauk untuk makan malam nanti setelah meracik semua makanan dan menatanya di atas meja rima langsung mengajak anak-anaknya untuk mandi. setelah itu dia mandi untuk melepaskan semua penat dan kekacauan hati juga pikirannya saat ini. mungkin dia harus rela merelakan semua yang sudah terjadi dan sebisa mungkin dia memanfaatkan keadaan julia yang rela melakukan apapun untuk mereka asal roman bisa menemani hari-harinya saat berada di Kota M.


setelah melakukan rutinitasnya, rima langsung menuju teras depan untuk duduk santai melepas segala penatnya.


tak lama ia berada di teras, rima mendapati anak-anaknya yang juga berada di teras menunggu ayah mereka pulang.

__ADS_1


"Ayah pulang" teriak putri kecil roman sambil berlari menuju garasi rumah untuk menjemput ayahnya yang baru saja tiba diparkiran untuk memarkir motor miliknya.


karena sudah dijemput putrinya roman pun langsung Memeluk putri kecilnya itu dan langsung menuju teras rumah dengan senyum yang mengembang diperlihatkan ke anak istrinya yang saat itu menunggunya.


"lagi nungguin ayah ya? udah kangen emang sampai semuanya sudah duduk santai di sini" canda roman kepada anak istrinya


rima yang melihat kehangatan itu langsung merona dan memalingkan wajahnya dan segera melangkahkan lakinya menuju dapur untuk membuat secangkir kopi guna menjemput kedatangan suaminya itu.


menerima perlakuan rima saat itu, roman menarik sudut bibirnya melihatkan senyum. dan seraya mengucapkan Terima kasih sambil mengajak rima duduk di sampingnya untuk menemaninya menikmati kopi buatan rima yang sudah lama ia rindukan namun hatinya tak ingin memungkin rasa cinta yang sudah hampir hilang karena kehadiran julia.


setelah menikmati kopi roman langsung menuju kamar dan melepas semua pakaiannya ke keranjang pakaian kotor seraya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dari penat seharian bekerja.

__ADS_1


selesai mandi roman duduk di tepi ranjang dengan memegang ponselnya. kemudian beralih memandang rima yang ada di sampingnya.


rima mencoba merilekskan pikirannya dengan menerima keadaan.


"kapan julia datang? bisakah kami bertemu? " tanya rima


roman dibuat kaget oleh pertanyaan rima tersebut kemudian menjawab dengan mengangkat bahu menandakan bahwa dia belum tau kapan julia datang lagi.


"akupun tak tahu kapan dia datang lagi, kenapa tiba-tiba saja kamu ingin bertemu? ada halkah yang penting hingga membuatmu ingin menemuinya? " roman penasaran dengan apa yang diinginkan rima


"nanti kamu lihat saja kalau aku sudah bertemu dengannya. kamu cukup mempertemukan kami jika dia datang lagi. boleh kan? " ungkap rima acuh tak acuh

__ADS_1


sampai tengah malam roman masih terjaga memikirkan permintaan rima dan dia pun langsung mengirim pesan memberitahukan keinginan rima kepada julia dan julia pun mengiyakan.


__ADS_2