
Ari kini berada di depan kamar julia segera membukakan pintu kamar itu. Julia yang mendengar pintu kamarnya di buka langsung berlari ke arah pintu untuk melihat siapa yang datang dan dengan sejuta rasa kecewa muncul ketika melihat Ari sedang berdiri mematung di depan pintu itu.
Dengan polosnya Ati bertanya.
"Tante, kenapa berteriak? " ucap Ari
Julia tak menjawab pertanyaan anak itu. dia berlalu turun ke bawah untuk segera mengambil segelas air untuk menenangkan diri.
Ari yang sudah paham dengan kejadian itu segera berlalu menuju kamarnya. sementara Ata kini memperhatikan gerak gerik ibu tirinya itu.
Julia yang merasa diperhatikan hanya memendam semua rasa dalam hati. kemudian pergi mencari suaminya dengan meneriaki nama suaminya.
__ADS_1
Rima yang mendengar nama suaminya di panggil segera menyuruh roman pergi ke ruang belajar dan menyuruh roman pura-pura terlelap. roman berlalu mengikuti rencana istrinya hingga Dia benar benar terlelap di ruang belajar tersebut. Sementara Julia makin geram ketika panggilannya diabaikan.
Di lain tempat, Ari masih saja penasaran dengan teriakan ibu tirinya segera menghampiri julia. Dia mengatakan bahwa papanya sedang berada diruang belajar. mendengar itu, Julia segera menghampiri ruangan itu untuk memastikan bahwa roman berada di tempat itu dan benar apa yang di katakan ari. julia saat ini telah tenang dan kembali ke kamarnya untuk kembali tidur dan tak lupa mengunci kamarnya.
Setelah mengatakan itu, Ari segera kembali ke kamarnya melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu sebelumnya. sementara Ata sedang cekikan di kamar mamanya. Ata dan rima merasa bahagia katena telah merusak suasana romantis yang telah diciptakan julia untuk bersama roman malam itu. Ata dan rima berencana akan membuat julia bosan sampai akhirnya pulang ke kotanya.
Roman yang sudah terlelap tengah mimpi indah kini dikagetkan dengan suara pintu yang dibuka, dengan rasa penasarannya roman menyipitkan matanya untuk melihat siapa yang sedang menghampirinya. melihat rima yang tengah berada di dekatnya segera saja roman bangkit dan mengunci pintu ruangan itu.
karena tak ingin julia curiga rima segera keluar dari ruangan tersebut menuju kamar putrinya yang sangat dekat dengan ruangan itu dan langsung saja merebahkan tubuhnya dan pura-pura terlelap di samping putri kecilnya.
Kini semua orang tengah terlelap. malam semakin larut tak ada satu pun orang yang masih terjaga semua orang di rumah itu kini tengah berada di alam mimpinya masing-masing hingga pagi menjelang.
__ADS_1
***
Pagi menjelang, terlihat Rima yang sudah berada di dapur dengan daster kesayangannya dengan rambut yang terurai karena basah tengah menyiapkan sarapan untuk mereka semua.
Julia yang masih setia berada di ranjangnya, masih menutup mata enggan bangun karena masih syok dengan kejadian semalam yang menimpanya.
sementara roman yang kini tengah bersiap untuk bekerja, begitu juga dengan kedua putranya.
Selesai memasak dan menata semua makanan buatannya, rima pergi menuju kamar putri kecilnya dan segera membangunkan anaknya itu kemudian memandikannya dan segera membawa putrinya ke meja makan. rima berlagak tidak terjadi apa-apa.
setelah mendudukkan putrinya di kursi makannya, rima memanggil Ari dan ata untuk segera sarapan. Ari yang sudah berada di ruang makan di suruh rima pergi ke kamar julia untuk mengajaknya sarapan. Ari pergi begitu saja dan melakukan apa yang di pinta ibunya sebelumnya.
__ADS_1
julia pun segera menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan setelah itu duduk di meja makan sambil menyantap sarapannya. semua orang terkecuali julia, pagi itu bersikap biasa saja seperti tak ada yang terjadi membuat julia sesak.