
rima mendekati roman yang tengah berpura-pura tidur. rima kemudian mengelus pipi roman dan mengucapkan maaf atas keadaan ini dengan nada sendu.
"maaf atas keadaan ini yang memaksamu melakukan semua ini, kamu tidak salah akulah yang salah yang selalu menuntut mu agar mendapat lebih. padahal aku menyadari bahwa kau telah berusaha membahagiakan ku. tapi keadaan inilah dampak dari keserakahan yang aku dan keluargaku ciptakan. maafkan aku" kata-kata rima yang lirih membuat roman terpaksa membuka matanya.
"hei, mengapa menangis?apa aku menyakitimu? tenanglah mamanya anak-anak, nanti kalau anak-anak dengar dikirain aku apa-apain kamu, tenang ya. jangan buat aku cemas dan serba salah" ucap roman menenangkan
mendengar ucapan roman, rima berusaha mencerna dan mulai kembali terisak. karena keadaan itu roman memeluk tubuh rima menyalurkan ketenangan dan membuat rima berhenti dari kesedihannya. kehangatan pelukan itu membuat rima tenang dan terlelap dalam pelukan roman tanpa disadari oleh tubuh si pemeluk.
beberapa jam kemudian, roman yang sadar sudah tak ada gerakan dari rima, roman kembali mengamati keadaan rima dan menyadari rima sudah terlelap, kemudian memindahkan rima ke atas ranjang di kamar mereka.
setelah meletakkan tubuh gembul milik rima, roman menatap lekat wajah wanita yang ada di bawah kungkungan itu. setelah puas menatap istrinya, roman segera merebahkan tubuhnya di samping sang istri dan berlalu ke alam mimpi.
**
pagi menjelang, semua aktivitas telah berlangsung. mulai dari mandi, ganti pakaian dan sarapan bersama kemudian berangkat mengantar anak dan suami untuk bekerja sampai ke teras rumah telah usai, kini rima kembali ke rutinitas hariannya mulai dari membersihkan lantai, meja makan, perabotan rumah sampai dengan mencuci dan melipat pakaian tak terasa waktunya makan siang rima telah menyiapkan makanan di atas meja makan karena tak lama lagi anak-anak akan kembali.
bel rumah berbunyi, anak-anak sudah berada di depan pintu bersama dengan sang suami. rima membukakan pintu untuk anak dan suaminya kemudian mengajak mereka masuk dan segera menemani anak-anak mengganti pakaian di kamar mereka. sambil menyuruh sang suami untuk menunggu mereka di meja makan karena menu makan siang telah siap.
kini semuanya berada di ruang makan, dan menikmati makan siang bersama dengan tenang dan senang karena makan siang mereka terasa lengkap dengan kehadiran semua anggota keluarga kecil itu. karena sejak mendua roman jarang menghabiskan waktu bersama anak-anak dan istri pertamanya.
selesai makan siang roman kembali bekerja sedangkan anak-anak berada di kamar mereka untuk istirahat. lain hal dengan rima yang kini sedang bersantai ria di balkon atas sambil menikmati pemandangan juga cemilan serta sedang berbalas pesan dengan julia.
julia
__ADS_1
"apa kabarmu? " send
rima
"baik, kamu? " send
julia
"aku baik, roman dan anak-anak apa kabar? " send
rima
"mereka baik. apa kamu merindukannya? " send
julia
rima
"iya, silahkan. apa yang akan kamu pertanyakan? " send
julia
"aku belum bisa melepaskannya walau dia sudah memintanya, apakah kamu tidak keberatan dengan keadaan ini?" send
__ADS_1
rima berusaha tenang dan menjawab pesan julia
"jalani saja sampai kamu puas, tapi ingat tak ada yang gratis,hehehe becanda. kamu miliknya juga jadi lakukanlah seperti biasanya" send
julia
"kamu sungguh luar biasa, kamu punya empati yang sangat tinggi aku suka berbagi dengan mu karena tau hal yang hak dan kewajiban" send
rima
"yang terpenting bagiku adalah tiada hal yang kalian sembunyikan dariku maka aku akan berlapang dada menerima keadaan ini" send
julia
"Terima kasih atas perlakuan mu ini" send
rima
"Sama-sama" send
pesan itu menjadi pesan terakhir yang menutup obrolan mereka berdua kali ini, rima merasa keterbukaan seperti inilah akan membuat hatinya lega menerima keadaan ini sementara julia berpikir bahwa rima begitu berbesar hati menerima nya dan untuk kebesaran hati itu julia ingin mengirimkan hadiah untuk rima sebagai sebuah ucapan Terima kasih juga sebagai kejutan.
setelah berbalas pesan dengan rima, julia menghubungi roman yang tengah santai diruagannya untuk menanyakan kabar juga alamat tempat tinggal roman yang baru.
__ADS_1
setelah berbagi rindu dan kata cinta lewat telepon julia pun mengakhiri kegiatan itu dan kembali ke rutinitas awalnya di sebuah toko miliknya.