Maduku ATM Berjalanku

Maduku ATM Berjalanku
Part 57


__ADS_3

Dua hari berlalu, inilah saatnya julia mendatangi kota M. Julia dengan penuh semangat dan hati yang merasa mantap dengan strategi yang akan dia mainkan bersama roman dan rima kini segera berangkat ke bandara kota N yang tak jauh dari rumahnya sekitar 30 menit perjalanan yang harus di tempuhnya.


30 menit kemudian julia berada di bandara. sebelum cek-in julia menghubungi Roman agar bisa menjemputnya di bandara nanti 2 jam kemudian. karena jarak kota N ke Kota M memerlukan waktu 2 jam perjalanan.


roman menerima kabar itu segera menghubungi istri nya agar segera menyiapkan kamar dan makanan karena julia langsung menuju rumah mereka setelah tiba di bandara kota M.


tak terasa akhirnya julia pun sampai di kota M setelah menempuh 2 jam perjalanan. tiba di bandara Kota M julia terlihat celingak-celinguk mencari keberadaan roman. namun tak menemukan dimana suaminya itu berada.


roman masih memantau kedatangan julia dari kejauhan seraya memantapkan hati agar tak terpaut akan kecantikan istri keduanya itu.


setelah merasa hatinya sudah mantap, roman pun segera menghampiri julia.


"kenapa baru sampai? " tanya julia


"macet, ayo berangkat takutnya nanti macet jalanan. aku harus kembali bekerja" ujar roman dengan dingin


"kamu kok aneh, nggak kayak biasanya. ada apa? apa kamu sudah tak menginginkanku? " tanya julia penasaran


"siapa bilang. aku sangat rindu kamu hanya saja waktunya tidak tepat. biarkan kita sampai rumah dulu dan aku ke kantor lagi. setelah pulang kita akan bahas ini. oke? jelas roman


julia hanya mengangguk.

__ADS_1


diperjalanan menuju rumah, keduanya hanya saling diam. roman tetap fokus berkendara sedangkan julia merasa diabaikan dan sadar kedatangannya kali ini adalah yang terakhir hingga harus banyak kenangan yang akan dia tinggalkan. dia tak boleh egois karena dia hanyalah seorang pelakor. dia merasa harus benar-benar bisa meninggalkan roman dan untuk rencananya membalas roman dan rima dia akan meminta kakaknya untuk memecat roman dari kantornya agar dia takkan ingat lagi sama roman dan semoga setelah itu dia akan belajar menerima kenyataan


setibanya di rumah, roman membunyikan bel rumah. rima yang mendengar itu segera memberi kode kepada atau untuk membuka kan pintu dan dia akan berpura-pura menyajikan makanan untuk mereka semua.


ceklek


"Papa, kok pulangnya cepat? dan ini siapa? " tanya ata


"iya. papa pulang mengantarkan dia kesini. dan dia adalah.. " ucapnya yang langsung di potong julia


"Aku julia, teman papamu. boleh aku masuk? ujar julia sambil tersenyum.


" Oh, iya. lupa ayo masuk tante" ata menyambut mereka dengan sangat baik.


makan siang bersama telah usai. roman kembali ke kantor untuk bekerja sementara julia saat ini berada di kamar yang sudah disediakan rima di rumah itu. sedangkan rima dan anak-anaknya sedang berada di taman belakang. rima segera memberikan kode kepada putra keduanya untuk pergi menemui julia di kamarnya. rima merasa harus memberikan pelayanan terbaik selama dua hari bahkan harus memberikan suaminya untuk menemani madunya.


julia yang mendengar pintunya di ketuk segera mendekat ke pintu dan membukanya. nampak di depan pintu itu ada ari dan adik kecilnya.


"Tante, boleh kami masuk? " ucap ari


"boleh sayang, ayo masuk". julia mempersilahkan keduanya masuk.

__ADS_1


" tante, boleh ari tanya sesuatu? "ucap ari dengan polosnya


julia menganggukan kepala


" tante, namanya siapa? tante siapanya papa? tante tinggal dimana? kenapa bawa koper? tante akan tinggal disini? " ari memberikan pertanyaan yang beruntun


"tante dari Kota N, tante istri kedua papamu (ibu tirimu), tante akan nginap disini selama seminggu, nama tante julia" jelas julia panjang lebar.


"oh, mama tiri ya" ujar ari.


julia hanya menganggukan kepalanya.


hari berganti, senja pun menghampiri. roman telah kembali bekerja disambut oleh anak-anak nya. rima menghampirinya dan memberikan secangkir kopi untuknya sementara julia yang saat itu duduk di depan TV hanya menyaksikan itu semua dengan membatin kalau roman terlalu bodoh karena telah meninggalkan rima, seorang istri setia yang begitu menyayangi serta menemani dan melayaninya dengan begitu baik. bahkan julia berpikir dia tak bisa seperti itu. karena dia terlatih tidak pernah bekerja selain mengurus tokonya.


rima memandang ekspresi julia yang tampak kebingungan. rima paham julia mulai sadar akan hal yang ada di depannya. rima hanya berharap bahwa julia segera sadar dengan kelakuannya.


julia memang mengakui namun cinta telah membutakannya bahkan saat ini dia akan meminta roman menemani malamnya. apalagi kalau bukan kepuasan ranjang yang sudah beberapa bulan dia rindukan dari suaminya.


malam menjelang. semua orang berada di meja makan menyantap makan malamnya masing-masing. setelah makan malam semua kembali ke kamar mereka masing-masing. roman kembali ke kamarnya bersama rima.


di kamar rima menyiapkan segala sesuatu yang roman butuhkan. roman disuruh rima segera menghampiri julia karena rima yakin julia sudah menunggunya.

__ADS_1


dengan keraguan roman pergi meninggalkan rima di kamar mereka. roman menuju kamar julia dengan berjalan lambat. roman ragu dengan keputusannya namun ini suatu kewajibannya.


__ADS_2