
Pagi menjelang, rima tersadar sudah pukul 4.30 menit namun ketika ingin beranjak rima tersentak dengan sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya siapa lagi kalau bukan tangan suaminya. rima memilih diam sejenak karena takut akan membuat roman bangun dari tidurnya. setelah merasa lebih tenang dengan gerakan sangat pelan dan hati-hati rima segera memindahkan tangan roman dari pinggangnya dan kemudian dia mulai melakukan aktivitasnya sebagai muslimah juga sebagai ibu rumah tangga.
di kegiatannya menghadap Tuhannya dia hanya memohonkan kesehatan untuk keluarga nya juga dia memohonkan kelapangan hati juga kesadaran karena telah melakukan banyak kesalahan namun jika dia berhenti di tengah jalan semuanya akan hancur. Anak-anak nya pun akan merasa di susahkan maka dia lebih memilih diam dan membiarkan pergerakan suaminya bersama madunya.
selesai berdoa rima langsung saja membenahi peralatan ibadahnya kemudian menuju area dapur untuk memasak air dan menyiapkan makanan untuk sarapan sementara roman yang juga saat ini sudah bangun dan telah selesai melaksanakan ibadahnya hanya bermain ponsel di atas ranjang.
Tiba-tiba masuk sebuah pesan singkat dari julia saat roman sedang asyik mengutak-atik ponselnya itu.
julia
"pagi sayang, dah bangun belum? vc yuk?" send
roman
"sudah sayang, dari tadi juga aku bangunnya. tapi maaf ya sayang nanti aja vc nanti di jalan saat jemput si bos skalian. kalau sekarang aku masih ragu dan takut juga ketahuan sama mertua yang matrenya luar biasa 🤣" send
__ADS_1
julia
" emang si rima belum juga bisa jujur sama orang tuanya tentang hubungan kita? " send
roman
" kayaknya dia juga masih takut karena dia juga takut kalau orang tuanya tau aku sudah sama kamu pasti ada hal yang akan mereka buat untuk mencelakaiku. makanya rima hanya minta supaya aku bersikap biasa saja ketika di depan orang tuanya. malahan dia menyarankan jika sepekan kita bertemu dia meminta kita untuk tidak tinggal di hotel lagi, karena kakaknya itu sering mengunjungi hotel. dan dia meminta agar kita menyewa sebuah rumah di perumahan saja yang biayanya hanya untuk sepekan atau sekalian aja ya kita beli rumah biar bisa tiap bulan kamu kesini sayang" send
julia
roman
" hahahah, kamu bisa aja sayang padahal baru beberapa hari kamu pergi loh, kok udah ingat ingat kamar sih" send
julia
__ADS_1
" iyalah. aku puas banget main sama kamu, kamu puas nggak main sama aku atau lebih puas main sama rima" send
roman
" ya sama kamu lah. btw sayang udah dulu yach nnti lanjut lagi pas udah di kantor. aku mau siap-siap dulu, lagian ibu mertua udah ngajak sarapan ini" send
sambil meletakkan HP nya di dalam tas kerjanya.
julia
" oke sayang, muach" send
roman tak lagi membalas pesan julia karena saat pesan terakhir masuk roman sudah dalam kamar mandi dan saat ini roman sudah duduk di ruang makan setelah menyelesaikan ritual mandi dan berganti pakaian juga sempat memandikan anaknya untuk ke sekolah.
di meja makan tak ada suara yang terdengar semua orang sibuk dengan makanannya masing-masing. yang ada hanya kesunyian di temani dengan dentang sendok dan garfu yang saling bertautan
__ADS_1
setelah semua selesai makan bersama dan kembali beraktivitas. roman menuju kantornya tapi sebelumnya dia akan mengantar anak-anaknya ke sekolah setelah itu dia melanjutkan perjalanan ke mansion bosnya untuk menjemput bosnya seperti biasanya.