Maduku ATM Berjalanku

Maduku ATM Berjalanku
Part 25


__ADS_3

Saat ini roman sudah sampai di rumah orang tua rima, roman segera ke kamarnya untuk menemui rima.


"Apa kamu sudah punya cara untuk melindungiku? tanya roman penasaran


" kita keluar bentar yuk, kita bicarakan ini di tempat lain. kan tidak enak jika mereka dengar. " ajak rima


" Ya sudah, aku mandi dulu" jawab roman segera menuju kamar mandi


selesai mandi dan mengganti pakaiannya dengan pakaian santai, roman segera mengajak rima pergi.

__ADS_1


orang tua rima yang melihat tingkah laku anak dan menantunya kembali di buat penasaran. karena setelah pergi selama sepekan dan tidak pernah menghubungi anak mereka, orang tua rima jadi sedikit cemas saat itu. namu kecemasan itu berakhir dengan rasa penasaran ketika melihat sikap pasangan suami istri tersebut yang sore ini pergi bersama tanpa anak-anak. lalu mereka pun menyuruh kakaknya rima untuk mengikuti pasangan suami istri tersebut. hal ini tidak di ketahui oleh rima dan roman.


mereka berdua pergi ke sebuah restoran mewah, mereka memesan tempat VVIP di restoran itu. tempat itu sengaja mereka pilih agar tak ada yang bisa mengganggu perbincangan mereka. (memang uang bisa membuat kenyamanan. heheh)


roman dan rima duduk berdekatan di sebuah sofa. di ruangan itu walaupun mereka berteriak takkan membuat orang diluar ruangan mendengar kegiatan mereka di dalam dan hanya akan berfikir bahwa mereka sedang senang-senang. begitu juga dengan kakak rima yang mengikuti mereka sedari tadi. karena merasa tak ada yang perlu dikhawatirkan kakaknya rima pun segera pulang dan menceritakan apa yang di lihatnya kepada orang tua mereka.


akhirnya roman membuka suara untuk mencairkan suasana.


"ehm, apa rencanamu? " ucap roman

__ADS_1


"menurutku, kita begini saja. tetap seperti ini. kan kamu hanya sepekan menemaninya sesuai permintaannya dan juga kamu di minta untuk tetap sama terhadapku. jika memang sudah tak ada aku di hatimu, cukup kamu berbuat manis di rumah depan orang tuaku hingga mereka takkan curiga dengan hidup yang kita jalani. dan katakan padanya kalau kamu di rumah cukup kamu saling berbalas pesan tak usah video call kecuali kamu lagi di kantor. dan ketika dia datang kamu jangan nginap di hotel bersama nya karena kakakku itu kerja di berbagai hotel dia akan tau dan segera memberi tahu orang tuaku. seenggaknya kamu minta dia belikan rumah kecil untuk kamu nginap dengannya saat dia datang. lagian jika kalian tinggal dalam sepekan di perumahan kan kalian bisa lebih leluasa dari pengamatan kakakku. sementara ini begitu saja lebih baik. karena kalau aku harus jujur aku tiada tahu apa yang akan mereka lakukan kepada kita dan imbasnya akan ke anak-anak." pinta rima menjelaskan


"baiklah aku akan mengatakan kepada julia kalau begitu. tapi kamu takkan pernah kecewa jika aku sudah tak lagi mencintai mu saat ini. aku bertahan hanya karena anak-anak. kecuali kamu ingin keluar dari rumah itu. karena jujur saja aku tak tahan hidupku diatur oleh orangtuamu. memang mereka menginginkan kebaikan untukmu tapi itu menyulitkanku. aku bisa saja melepaskan julia jika kau mau bersamaku keluar dari rumah itu. aku akan mempertimbangkan perasaan ku yang mulai mengikis saat ini. jadi pikirkanlah." pinta roman


rima yang kini bimbang hanya bisa diam tak bergeming setelah mendengarkan keluhan suaminya dan mulai menyadari kalau dialah yang salah sehingga keadaan jadi seperti ini.


**


jumpa lagi jangan lupa kasih like, komen juga vote nya yaaa. di tunggu loh biar aku semangat nulisnya.. 😇😇🙏

__ADS_1


__ADS_2