
1 bulan berlalu, julia kini sudah berada dalam pesawat terbang menuju Kota M.
dengan sangat bahagia ia akan bertemu dengan tambatan hatinya yaitu roman. julia tidak memberikan kabar pada roman sengaja dia akan memberikan kejutan akan kehadirannya di kota M. namun julia sudah menghubungi rima lewat via telepon.
"halo, hari ini aku sampai di kotamu. mulai malam ini sampai dua pekan depan roman takkan pulang. siapkan segala sesuatunya.. oke" perintah julia sambil memutuskan panggilan secara sepihak.
dengan senang hati karena roman sudah tak berarti rima menyediakan beberapa potong pakaian dan mengantarkan pakaian itu di kantor tempat roman bekerja.
sementara roman yang melihat sikap rima menjadi heran, karena dia bingung mengapa rima datang dengan senyum dan memberikan paper bag berisi pakaiannya.
" ini pakaianmu, kamu tak perlu pulang rumah dalam 2 pekan ke depan. nikmati harimu. " ucap rima
roman tertegun mendengar itu namun tak ambil pusing karena roman merasa rima sudah berubah. rima bukan lah rima yang dulu yang akan menangis ketika dalam masalah. namun sekarang malah tersenyum. roman makin tak mengerti dengan keadaan ini.
" baiklah jika itu mau mu. tolong berikan ini pada putri kecilku dan juga dua putraku. " ucap roman sambil menyodorkan dua paper bagian berisi makanan dan mainan ke depan rima
setelah menerima paper bagian tersebut keduanya langsung balik badan dan saling meninggalkan.
**
__ADS_1
julia sudah sampai di bandara kota M, kini dia memilih menaiki sebuah taksi menuju sebuah hotel.
sampai di lobi hotel, julia langsung memesan kamar dan segera menuju kamar tersebut untuk bersiap diri untuk menunggu kedatangan roman.
setelah selesai membersihkan diri, julia segera mengirim pesan kepada pimpinan roman.
dia meminta pimpinan roman menyuruh roman datang ke hotel T kamar 114 tempatnya berteduh saat ini dengan alasan membawakan sebuah map. katanya itu berkas penting untuk klien.
setelah mengantarkan pimpinannya ke mansion, roman segera menuju hotel T.
sesampainya di lobi, roman menjelaskan tujuannya ke pada resepsionis dan langsung diberikan ijin.
sementara julia sudah beres dengan penampilannya yang menggoda. dengan memakai linengeri merah kesukaan roman saat bercinta. kemudian dia segera menuju pintu kamar yang sudah di ketuk beberapa kali oleh roman.
" cari siapa?" tanya julia
" julia, kamu yang berada dikamar ini? " roman bertanya tanpa menjawab pertanyaan julia
"ia, kejutan" ucap julia dengan nada girang
__ADS_1
" ya ampun, kenapa kamu tidak memberikan kabar kalau kamu mau kemari sih sayang? " terang roman dengan tawa mengembang.
setelah kejadian itu ke duanya langsung masuk dalam kamar. dan terjadilah adegan panas pelepas rindu antar keduanya. julia yang sudah mabuk asmara tak lagi memikirkan apapun langsung menyerang roman memberikan kepuasan di titik sensitif roman.
julia berjongkok mengulum milik perjaka roman, roman yang merasa kenikmatan tiada tara yang di berikan julia kepadanya hanya bisa mengerang nikmat. tanpa berkata apapun.
julia meneruskan aksinya di atas ranjang dengan posisi dia berada di atas tubuh roman. inilah posisi yang sangat disukai julia.
roman yang keenakan sangat menikmati perlakuan julia sampai dia lupa kalau tujuannya kesini untuk mengantarkan map pemberian pimpinannya.
namun ia tidak bisa mengingat itu lagi. serangan julia yang bertubi-tubi itu membuatnya kehilangan akal sehat.
setelah adegan panas yang terjadi kini ke duanya tergeletak lemas di atas ranjang dengan saling memeluk.
**
ayo readers panas nggak nih.
lihat tuh tingkah rima yang begitu mudah memberikan suaminya.
__ADS_1
yang ingin lanjut lagi jangan lupa ya reader berikan up dan like juga komentarnya biar jadi penyemangat untuk author dalam menulis part part selanjutnya 😊