
Berbeda dengan Roman dan Julia, Rima baru selesai memasak makan malam untuk dirinya dan anak-anak nya juga untuk orang tuanya yang kebetulan tinggal serumah dengan mereka karena rumah itu milik orang tua Rima jadi wajarlah kalau ada orang tuanya disitu. selain keluarga Rima dan orang tuanya ada juga keluarga kakaknya.
**
Malam pun tiba
Rima bersama keluarganya duduk di meja makan untuk makan malam bersama, walaupun tanpa kehadiran Roman. Rima tetap menjalani perannya walau rasa curiga pada suaminya menyelimuti hati dan pikirannya tapi Rima tetap menyembunyikan apa yang menjadi kekacauan hidup nya. Rima hanya ingin menampilkan yang baik kepada keluarga terutama orang tua dan anak-anaknya.
setelah makan malam usai, Rima dan kakaknya membereskan meja makan dan mencuci piring yg digunakan untuk makan. setelah selesai bergelut di dapur. Rima masuk ke kamar dan mengambil Hp untuk menghubungi suaminya karen sudah seharian penuh tak pulang
drt drt drt drt
bunyi ponsel Roman
"Assalamu'alaikum, mas nggak pulang? " tanya rima setelah telponnya terhubung
__ADS_1
" waalaikum salam, Aku lembur sepekan. kamu baik-baik jaga anak-anak di rumah" jawab Roman singkat
"Mas, siapa sih yang nelpon?" suara Julia mengagetkan Rima diseberang sana
Rima terkejut dan tertegun, ternyata benar suaminya punya selingkuhan, dengan perasaan hancur dan tak bisa dibendung air matanya jatuh begitu saja, Rima berusaha untuk kuat dan sadar dia harus menyelidiki hal ini. setelah itu ia langsung mematikan telpon itu.
***
Di sisi lain, Hancurnya Rima tak bisa mengubah apapun dengan Roman dan Julia bahkan kini mereka sedang asyik menjelajah tubuh pasangan masing-masing dengan bergantian menjulurkan Lidah mereka di atas ranjang hotel tempat mereka tinggal selama sepekan.
"Sayang, kamu puas?" tanya Julia
"Sangat sayang" jawab Roman
"Sayang esok, kamu temenin aku jalan-jalan hari ini kita habiskan dikamar saja ya sayang" ucap Julia
__ADS_1
"Ia sayang, apa sih yang nggak buat mu" jawab Roman sekenanya sehingga membuat Julia jauh terbang bersama angannya.
mimpi yang telah jauh di buang oleh Julia kini hadir kembali saat kisahnya bersama Roman.
Julia merasakan kasih sayang yang lama dia buang bersama mantan suaminya sekarang dia rasakan kembali. banyak sekali kerinduan yang terpendam sejak lama, ia merasa bahagia saat kerinduan dan tubuhnya sudah hampir 3 tahun tak di jamah kini sudah kali yg ketiga dy bersama Roman untuk dipuaskan walaupun hanya sepekan saat pertama bertemu dan sepekan saat mereka menikah sirih dan sepekan setelah mereka menjadi suami istri dimata agama. walau tak sah secara hukum negara namun Julia bersyukur ketika menjadi istri sirihnya Roman. dan dy bertekad dalam hatinya dia akan membahagiakan Roman beserta anak-anak Roman bersama Rima. menurut Julia dy telah merampas Roman dari anak-anaknya saat ini jadi dia berjanji akan menafkahi anak-anak Roman. Julia sangat sadar hanya harta lah yang bisa ia bagi untuk anak-anak Roman. karena Julia tak bisa memberikan kasih sayang sebagai ibu tiri karena sudah ada Rima yang melakukan itu dan hanya materi lah yang ia sanggupi untuk mengganti posisi Roman saat bersamanya.
***
"Sayang, aku mau ngomong bisa nggak" tanya Julia
"ngomong aja, kenapa hmm" sambil membenarkan anak rambut milik Julia yang berantakan di wajahnya.
"apa aku boleh menganggap anakmu dan Rima seperti anakku" tanya Julia kembali
"Ia sayang, aku kan bapaknya. jadi kamu bisa menganggap seperti itu walaupun ibunya belum tau hubungan kita" jawab Roman
__ADS_1