
Senja menjelang, dikamar hotel di atas ranjang king size dua insan masih dalam keadaan telanjang bulat dan masih sama-sama ingin menuntaskan hasrat yang terpendam selama beberapa bulan. adegan ini berlangsung cukup lama dan akan terjadi sampai 2 pekan ke depan. dua insan itu mengeluh menumpahkan kepuasan dengan intonasi ******* yang begitu nikmat di dengar. siapa lagi mereka kalau bukan roman dan julia. dua insan yang sedang mabuk asmara yang sama-sama merasakan indahnya jatuh cinta pada jalan yang salah. mengapa salah kan keduanya sudah sah secara agama.. ya tentunya salah karena status roman yang suami orang telah jatuh cinta pada julia yang statusnya janda beranak satu. walau salah namun keduanya saling mencintai, memahami, menyayangi bahkan saling membutuhkan. istilah dalam sains yaitu simbiosis mutualisme (sama-sama saling menguntungkan).
sementara dilain tempat rima sedang dicerca dengan begitu banyak pertanyaan baik dari anaknya juga orang tuanya. ibunya rima sudah kesal dengan sikap rima yang saat ini terlalu cuek dengan keadaan anaknya.
"kamu kenapa sering keluar malam rima?"
"ingat kamu punya suami, status kamu bukanlah seperti dulu masih single"
"kamu juga harus ingat ada anak yang membutuhkan perhatianmu"
itulah pertanyaan serta petuah yang diberikan ayahnya yang mewakili rasa penasaran sangat ibu karena sudah merasa was-was jangan sampai rima salah jalan apalagi malam ini roman tidak pulang.
__ADS_1
seketika pertanyaan aneh dari bocah 11 tahun terlontar dari mulut kecilnya. pertanyaan yang membuat semua orang yang berada dalam ruang keluarga tersentak dan muncul lagi pertanyaan dari anggota keluarga lainnya
"papa nggak pulang lagi? apa lagi temani perempuan itu" tanya Ata dengan polosnya
belum menjawab pertanyaan ibunya dan ata kini rima di serang dengan pertanyaan ayahnya
" apa roman punya istri lain selain kamu, rima? "
tanya ayahnya penasaran dengan kedua alis yang saling bertaut
rima dengan lantang menjawab pertanyaan ayahnya yang pertama.
__ADS_1
" aku sering keluar rumah karena aku ingin saja bernostalgia dengan teman-teman sekolahku. apakah tidak boleh ya memang aku sering keluar tapi tujuanku hanya satu saja sebatas nongkrong saja di angkringan bersama sahabat dan beberapa wejangan juga camilan, apa tidak boleh aku bersosialisasi dengan keadaan sekitar. apa tidak boleh aku bahagia? " pantang rima
ucapan rima tak begitu di pahami oleh ayahnya. dan dengan sangat lembut ibunya mengusap kepalanya sambil mengucapkan kata "maaf" jika selama ini kami terlalu memaksamu tapi itu semua untuk kebaikanmu saja tak ada maksud lain.
tapi jangan katakan rima kalau tidak membantu keputusan uang ayah sudah rencanakan.
bukan rima namanya jika harus menerima rancangan hidup sang ayah.
aku tidak mau, aku kini punya jalan sendiri. cukup bantu aku menjaga anak-anakku. itu saja dan lainnya biar nanti aku yang selesaikan sendiri.
tidak mendapat kepuasan dengan jawaban yang rima lontarkan, ayahnya segera menghubungi dan langsung mengatakan tujuannya.
__ADS_1
roman hanya diam tak merespon apapun yang dilakukan .
roman begitu malas berdebat dengan orang tua dan ia langsung mengiyakan perkataan ayahnya rima agar tak lagi terhubung pembicaraan ya lebih serius.