Maduku ATM Berjalanku

Maduku ATM Berjalanku
Part 62


__ADS_3

Malam pun menjelang, Ata kini sudah memulai rencananya. Dengan gaya yang biasa saja Ata pergi menuju kamar Julia.


Tok Tok


Ceklek


"Permisi, Tante Ata bawain wedang jahe nih. Kata papa biar makin hangat entar malam". Ata menyuguhkan sebuah gelas ke Julia dengan nyengir tanpa dosa


Julia yang tak masih curiga bahkan dipikiran nya saat ini tak lain selain bercinta dengan Roman, segera saja meminum wedang jahe buatan Ata itu. Selesai Julia meminum minuman tersebut Ata segera keluar dari kamar tersebut sambil mengintip dari samping akibat Julia tak menguncinya karena sedang menunggu Roman datang di kamarnya.


15 menit kemudian, Obat yang Ata berikan lewat wedang jahe buatannya kini tengah bereaksi membuat Julia sungguh benar-benar terlelap.


Ata sangat puas atas hasil yang diperoleh. kemudian Ata mengunci pintu kamar Julia dari luar dan menggantung kuncinya di dekat dinding kamar tersebut dan segera meninggalkan kamar itu menuju kamar Mamanya.


Tok Tok


ceklek


"Ada apa sayang" tanya Rima yang tengah berdiri di depan pintu kamarnya menatap Ata yang tengah mematung.

__ADS_1


"Papa mana? " Tanya Ata tanpa menjawab pertanyaan Rima


"Papa katanya lembur, ini mama mau keruang kerjanya" Rima menjelaskan


"Ya sudah, nikmati malam ini ma karena si selir sedang ngorok tak tahu diri" Ata tersenyum memberikan kesan bahwa malam ini malam. indah buat mamanya.


Rima hanya menganggukkan kepalanya karena dia paham apa yang dimaksud oleh anaknya. Setelah perbincangan itu Rima segera pergi ke ruang kerjanya.


***


Memang Roman hanyalah seorang supir kepala pimpinan cabang. Namun Roman punya juga urusan yang dia harus kerjakan malam ini yaitu menjauhi Julia sebagai alasannya malam itu.


Rima yang sudah berada di ruang kerja Roman sedikit terkejut melihat pemandangan yang ada saat itu yaitu Roman tengah terlelap dalam keadaan duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.


"kamu disini" tanya roman


rima hanya menganggukkan kepalanya. setelah itu pergi meninggalkan roman di ruang kerja. roman yang merasa ngantuk segera beranjak dari kursi kemudian mengikuti rima dari belakang menuju kamar mereka.


Rima tak terkejut saat roman mengikutinya karena rima paham keinginan roman saat itu. tapi rima sengaja iseng bertanya pada roman ingin tahu saja bagaimana reaksi suaminya dengan pertanyaan yang akan dia berikan.

__ADS_1


"Kamu kenapa tidur disini?nggak tidur sama julia" rima pura-pura cemburu


"Aku malas saja sama dia. tak tahu kenapa akhir-akhir ini bosan saja melayaninya" jujur roman pada rima


"Kamu kok gitu, Ntar dia ngambek kan nanti bisa nyambi gangguin pekerjaanmu di kantor, apa kamu rela di PHK? " tanya rima kembali


"Biarin saja kalau itu terjadi. makin kesini aku makin hilang arah".jawab roman santai


setelah melihat reaksi suaminya. rima segera merebahkan tubuhnya berada di samping roman. dan keduanya terlelap mengarungi mimpi indahnya masing-masing.


**


Malam telah larut, Ata seketika terbelalak terbangun dari tidurnya. dia bergidik saat mendengar suara teriakan dari kamar ibu tirinya. karena merasa penasaran Ata segera bangkit menghampiri kamar itu. dari depan kamar julia, Ata mendengar suara tangisan ibu tirinya. Ata yang merasa iba ingin sekali membukakan pintu namun hati nuraninya menuntunnya ke kamar rima.


tok tok


"Ma, Kamu tidur?" Ata memanggil mamanya


Rima yang mendengar suara Ata kemudian bangun dan membuka pintu. Ata segera mendekati ibunya kemudian berbisik dan rima segera mengangguk.

__ADS_1


setelah kepergian Ata, rima membangunkan roman dan memintanya pergi ke kamar julia untuk menenangkan julia. namun roman masih bergeming di tempatnya.


rima terus meminta roman, dan akhirnya roman keluar dan pergi membangunkan ari untuk meminta ari membukakan pintu kamar julia. agar julia tak makin marah pada mereka. ari menyanggupi permintaan papanya.


__ADS_2