
Diana dan Reyya sudah berteman sejak duduk di bangku SMP. Diana tahu lika liku kehidupan Reyya bgitu juga dengan Reyya.
Diana adalah anak tunggal dari keluarga berada, di saat Ia duduk di bangku SMA, rumah tangga ayah dan ibunya mulai dihiasi dengan isu perselingkuhan ayahnya. Pada akhirnya Diana dan Reyya yang telah mengungkapkan perselingkuhan ayahnya dengan seorang pebisnis yang juga kaya.
Di saat ayah Reyya meninggal, Diana juga ditimpa bencana perceraian kedua orang tuanya. Di saat yang bersamaan dua sahabat itu harus merasakan kesedihan yang luar biasa. Ibu Diana hanyalah orang biasa, pada saat bercerai dia hanya di berikan sebuah rumah yang lumayan bagus. Diana sangat kehilangan sosok ayahnya, dahulu Ia sangat dekat dengan ayahnya, namun karena dia dan Reyya mengungkap perselingkuhan ayahnya, ayahnya jadi membenci Diana.
Oleh sebab itu, Diana terpaksa putus sekolah dan bekerja di hotel. Saat Reyya tamat SMA, Diana mengajak sahabatnya untuk bekerja di tempat yang sama.
"Reyy. Sebenarnya aku masih belum pingin dekat sama siapapun. Aku masih nyaman sendiri" ucap Diana.
"Itu sih pilihan kamu Di. Tapi enggak ada salahnya kan berteman dengan siapapun." jawab Reyya.
"Hmmm. Tapi kamu udah dua puluh tahun kagak pernah pacaran ha ha ha ha" ledek Diana
"Jangan ketawain aku Di. Enggak lucu tau!" Reyya menunjukkan wajah manyunnya pada Diana.
"Padahal banyak yang suka sama kamu Reyy. Tiba tiba aku ingat Alex, dia mati matian pingin dapetin kamu"
"Udah ah. Jangan ingat dia lagi!" Reyya membereskan tempat makannya.
Setelah selesai makan, Reyya dan Diana melayani beberapa tamu yang datang malam itu. Ada tiga orang wanita dan dua orang laki laki. Reyya dan Diana meletakkan pesanannya di atas meja, tiba tiba seorang wanita berkata
"Eh mba, kalian mau ikutan beauty challenge?" ucap wanita itu.
Reyya dan Diana saling bertatap tatapan.
"Nama saya Judi. Saya dari klinik kecantikan Beauty Flo. Kita lagi adain event beauty challenge, kalau mba mau, mba cuma harus jadi modelnya aja. Ada hadiahnya juga. Kalau mba berdua mau ikut, nanti kita akan jelasin lebih detail" lanjut wanita itu.
"Boleh mba, tapi kita kerja mulai dari jam tiga sore" jawab Diana.
"Engga apa apa mba, nanti bisa kita atur. Ini nomor handphone saya" wanita yang bernama Judi itu menyodorkan sebuah kartu nama.
Reyya mengambil kartu itu lalu permisi meninggalkan ruangan itu.
"Wah, ikut yuk Reyy. Aku mau banget jadi model makeup" Diana terdengar antusias.
"Boleh. Itung itung dapet hadiah" jawab Reyya sambil menatap kartu nama tersebut.
Keesokan paginya, Reyya dan Diana menghubungi Judi. Mereka memutuskan untuk bertemu di sebuah cafe. Reyya memakai kaus putih dengan rok kotak kotak ala idol kpop sedangkan Diana memakai dress berwarna pink pastel, keduanya terlihat sangat anggun. Mereka datang terlebih dahulu karena sekalian ingin sarapan. Dengan mengendarai motor Diana, mereka melesat ke cafe Shonam.
__ADS_1
Tidak berapa lama setelah sarapan, terlihat Judi melambai dari arah depan, dia datang dengan seorang pria yang tampak feminim.
"Hai, udah lama?" sapanya.
"Belum mba, kita baru siap sarapan" jawab Diana.
"Ini, kenalin Joyya, asisten saya" Judi memperkenalkan pria yang datang bersamanya.
"Hallo" sapa Joyya sambil menjabat tangan Diana dan Reyya.
Setelah berkenalan, mereka duduk dan memesan minuman hangat. Judi terlihat rapi dan modis. Judi menjelaskan cara kerjanya pada Reyya dan Diana. Mereka mendengarkan dengan penuh semangat.
"Nanti hasilnya akan saya post di media sosial Beauty Flo, pemenangnya di tentukan oleh vote terbanyak. Gimana, kalian ok?" tanya Judi
Reyya dan Diana serentak mengangguk dan menjawab ok.
"Baiklah, kalau begitu kita akan ketemu lagi nanti siang ya!" ucap Judi
Setelah berbincang bincang sebentar dan menghabiskan minumannya, Judi dan Joyya berpamitan pada kedua gadis cantik itu.
"Menurut kamu ada yang bakalan vote kita?" tanya Reyya sambil mengambil kentang goreng.
Siang harinya Reyya dan Diana mengunjungi klinik kecantikan Beauty Flo, yang tidak diketahui oleh Reyya ternyata klinik itu adalah milik nyonya Florest, namanya Kay.
"Wah. Luar biasa, jangankan ke klinik kecantikan, salon abal abal saja aku belum pernah masuk" ucap Reyya polos saat sudah tiba di halaman klinik Beauty Flo.
Mereka kemudian masuk dan langsung disambut oleh resepsionis.
"Mba, kami ada janji sama mba Judi" ucap Diana.
"Ooo silakan mba, mari saya antar" ucap sang resepsionis sambil membawa kedua gadis itu ke sebuah ruangan.
Joyya langsung menyambut kedua gadis cantik itu.
"Selamat datang cantikku! Silakan duduk ya, beberapa detik lagi mba Judi akan tiba" ucapnya dengan gaya khasnya.
Reyya dan Diana duduk di sebuah sofa sambil membuka buka sebuah majalah kecantikan. Tidak berapa lama, Judi masuk dengan seorang gadis cantik yang terlihat sangat anggun dan berkelas.
"Hai, senang kalian di sini. Ini Aurora, sahabat aku. Aurora adalah salah sau spongsor event ini, dia adalah pemilik skincare Aubeauty" ucap judi
__ADS_1
Aurora hanya tersenyum tanpa menjabat kedua tangan gadis itu. Reyya dan Diana sedikit merasa canggung.
"Kita mulai saja ya, untuk basicnya Diana akan di makeup oleh Joyya" ucapnya.
Reyya dan Diana duduk di depan dinding kaca. Aurora duduk santai dengan handphonenya di atas sofa. Sementara Judi dan Joyya mulai menyentuh wajah polos kedua gadis itu. Wajah Reyya yang halus sangat membantu Judi mengaplikasikan foundation di wajahnya.
"Sebenarnya ada berapa orang yang ikut event ini mba?" tanya Diana di sela sela makeup di sapukan ke wajahnya.
"Lebih dari seratusan sih. Soalnya yang daftar ada empat puluh klinik kecantikan. Tapi Beauty Flo tiap tahunnya selalu menang. Jangan terlalu gugup ya" ucap Judi.
Reyya dan Diana bersantai sambil di rias, sedangkan Judi asik ngobrol dengan Joyya dan juga Aurora. Di tengah tengah obrolannya, tiba tiba mereka menyebut nama seseorang yang tidak asing di telinga Reyya.
"Jadi kapan kalian ketemuannya?" tanya Judi.
"Tante Emmae sih mintanya nanti malam, jujur aku sedikit gugup ketemu Kay. Terakhir kita ketemu itu sekitar sepuluh tahun yang lalu, aku juga engga tahu dia masih ingat aku atau tidak" jawab Aurora
"Ya optimis aja Ra. Kamu kan pilihan mamanya, Kay pasti ngga bakal ngecewain kamu" Judi meyakinkan Aurora.
"Tapi apa benar Kay engga pacaran lagi setelah kejadian itu?" tanya Aurora
"Setauku sih engga, tapi ya gitu, aku dengar setelah kejadian itu Kay terus terusan main perempuan"
"Aku sedikit takut Jud. Tapi aku udah suka Kay sejak kami masih kecil" ucapnya lirih.
"Optimis aja Ra. Jalani dan pahami jalan pikirannya, Kay bukan cowo jahat, dia hanya terluka" ucap Judi sambil mengoleskan lipstik merah muda ke bibir Reyya yang halus
Reyya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan, dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi pada Kay, baginya Kay adalah pria yang menyebalkan.
Setelah selesai Reyya melihat wajahnya di cermin, Reyya seperti melihat seseorang yang lain, luar biasa. Hasil makeup judi sangat mengagumkan. Bahkan Judi takjub melihat kecantikan Reyya.
"Wow. Luar biasa, kamu cantik banget" ucapnya pada Reyya
Aurora bangkit dari tempat duduknya dan memotret wajah Reyya.
"Luar biasa. Aubeauty bisa mengubah itik menjadi angsa" ucapnya.
Hallo semua...
terimakasih sudah setia membaca kisah cinta Reyya. jangan lupa like, subscribe, komen dan votenya ya. 😉
__ADS_1