Mahligai Kupu Kupu

Mahligai Kupu Kupu
BAB 15


__ADS_3

Reyya dan Diana terkejut mendengar ucapan Aurora.


Diana sedikit memanas mendengar kata kata itu, menurutnya mereka bukanlah itik yang jelek. Melihat reaksi Diana, Judi segera mengalihkan pembicaran.


"Modelnya cantik cantik, siapa dulu yang milih. Aku kan!" ucap Judi sambil tersenyum.


Joyya juga telah menyelesaikan makeup pada Diana. Kedua gadis itu benar benar terlihat sangat menawan.


"Sekarang kita ambil fotonya ya!" ucap Joyya sambil mengambil kameranya.


Pengambilan gambar diambil dari segala sudut. Dari setiap sudut yang diambil, wajah kedua gadis itu terlihat sangat sempurna.


"Jadi bingung mau post yang mana! Semuanya bagus dan sempurna" ucap Joyya sambil melihat hasil fotonya.


Judi menghampiri dan melihat foto foto itu.


"Yang ini dan yang ini" tunjuknya pada Joyya


Joyya mengangguk dan segera memposting kedua foto gadis cantik itu.


Reyya melihat jam di hapenya, pukul satu lewat empat puluh menit. Judi mengizinkan mereka untuk segera kembali ke tempat masing masing. Reyya dan Diana mengendarai motornya ke sebuah warung makan. Mereka memutuskan untuk makan siang sebelum berangkat ke hotel.


"Itu calonnya tuan muda mu?" tanya Diana setelah memesan nasi padang.


"Kelihatannya begitu" jawab Reyya seadanya


"Cocok sih, sama sama angkuh dan sok top" Diana memberikan ekspresi kesal


"Kamu dengar kan, dengan entengnya dia nyebut kita itik. Sok kecakepan banget tuh perempuan" sambungnya lagi


"Aku juga kaget sih, bisa bisanya dia ngomong gitu. Tapi ya sudahlah. Namanya juga orang kaya!" Reyya cuek dengan perkataan buruk yang didengarnya.


Dua porsi nasi padang di hidangkan di hadapan Reyya dan diana. Mereka menikmati makan siangnya sebelum kembali beraktifitas di hotel.


Malam harinya di sebuah restoran paling mewah di kota itu.


Nyonya Florest dengan dandanan yang elegan telah duduk di sebuah meja yang telah di pesannya tadi siang. Tidak berapa lama, Aurora muncul menggunakan gaun merah muda dengan dandanan senada dengan gaunnya. Dia terlihat anggun dan mewah.


Nyonya Florest menyambutnya dengan sebuah pelukan hangat.


"Kamu cantik banget sayang" ucapnya dengan senyuman ramah.


"Terimakasih tante, Kay belum sampai?" tanya Aurora saat menyadari Kay tidak ada di sana.


"Kay sedang di jalan. Yuk duduk dulu"

__ADS_1


"Baik tante"


Sementara itu Kay masih berada di apartemennya. Dia terlihat tidak senang dengan perjodohan yang di atur oleh nyonya Florest. Dia mengirim sebuah pesan gambar pada Dion.


"Wow. Serius?" balas Dion


"Tentu saja. Tidak ada rekayasa dalam foto itu. Kamu harus bantuin aku kali ini. Jangan sampe mama berhasil" balas Kay lagi.


"Siap pak boss. Percayakan pada ahlinya!" balas Dion lagi


Kay memakai kemeja berwarna hitam dan segera keluar dari apartemennya untuk menuju ke restoran Kenanga.


Setelah tiba di restoran, Kay segera berjalan masuk.


Nyonya Florest terlihat bahagia ketika melihat batang hidung Kay muncul dari kejauhan. Aurora menoleh ke arah Kay, rasa senang menjalar ke seluruh tubuhnya. Lelaki idamannya akan segera menjadi miliknya, begitu pikirnya.


"Kay, ini Aurora. Kamu masih ingat? Anak teman mama yang dulu sering ke rumah, sebelum akhirnya mereka pindah ke singapura" ucap nyonya Florest.


Kay menoleh dan menjabat tangan Aurora.


"Waktu kecil kalian sering main bareng, kamu pasti ingat Kay! Aurora juga pernah ke rumah kita sepuluh tahun yang lalu saat orang tuanya survei proyek di kota sebelah" lanjut nyonya Florest.


"Kay enggak ingat ma. Itu udah lama banget" jawab Kay datar.


"Ya sudah, duduk dulu! Nanti juga kamu akan kenal" ucap nyonya Florest.


"Aurora sedang menggeluti dunia skincare, sekarang dia adalah owner dari brand Aubeauty yang lagi viral itu, hebat kan dia Kay" nyonya Florest mencoba membanggakan pencapaian Aurora.


"Hmmm." Kay hanya mengangguk sambil terus mengunyah steak wagyunya.


Aurora sedikit kecewa dengan sikap Kay. Namun dia mencoba untuk tidak menunjukkannya.


"Ow, ada urusan mendesak yang harus mama selesaikan. Mama tinggal kalian berdua ya! Kalian ngobrol aja, saling mengenal satu sama lain!" ucap nyonya Florest sambil menatap kedua orang itu.


"Baik tante, tante hati hati ya di jalan" ucap Aurora


Setelah kepergian nyonya Florest, suasana hening dan canggung menyelimuti meja makan kedua insan itu. Kay terlihat hanya fokus pada makanannya. Sedangkan Aurora sibuk mencari topik pembicaraan.


"Aku dengar, kamu CEO Florest Electro. Bagaimana perkembangan bisnis kamu?" Aurora mulai memberanikan diri mencairkan suasana yang beku.


"Ya, semuanya lancar." jawab Kay cuek.


"Kay, kamu tahu kan tujuan tante Emmae?" tanya Aurora to the point.


"Ya. Aku tahu!" jawab Kay lagi lagi cuek

__ADS_1


"Jadi?" tanya Aurora


"Ya jalani saja. Ini kan keinginan mama" jawab Kay cuek


"Kamu terpaksa?" tanya Aurora lagi


Kay meletakkan garpunya dan menatap Aurora.


"Jujur, aku melakukan semua ini karena mama. Jika kau tidak suka, kita akhiri saja di sini" Kay berusaha berterus terang.


"Aku tidak ingin menyerah Kay. Aku bukan wanita yang mudah menyerah dalam mencapai tujuanku. Aku akan berusaha membuat ini tidak terpaksa untukmu"


"Hmmm bagus!. Aku tersanjung dengan kegigihanmu" Kay tersenyum sinis.


Sementara itu di hotel Mawar Kenangan.


"Reyy, coba lihat ini! Foto kita udah dapat lima ribu like" ucap Diana sambil menunjukkan hapenya


"Wow, yang benar Di?" tanya Reyya tak percaya.


"Iya, lihat ini. Komennya juga bagus bagus" jawab Diana


"Wah syukurlah. Semoga kita masuk semifinal" ucap Reyya


"Aamiin. Moga aja Reyy" jawab Diana.


Keesokan harinya Reyya bangun sangat pagi, dia meraih hapenya dan membuka istagramnya. Reyya membuka fotonya dan Diana, lebih dari sepuluh ribu like dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam. Reyya meraih handuknya dan berjalan ke kamar mandi. Setelah membersihkan diri, Reyya kembali mengecek hapenya. Ada beberapa panggilan tak terjawab dari Diana. Reyya menekan tombol panggil kembali


"Hallo Reyy. Kamu udah lihat istagram?" terdengar suara antusias dari balik telepon.


"Udah sih tadi. Udah sepupuh ribu lebih like kan?" jawab Reyya.


"Kita masuk semifinal Reyy. Coba kamu cek sekarang ya!" Diana terdengar sangat kegirangan


"Benarkah? Ok aku lihat sekarang ya. Bye" mata Reyya juga berbinar mendengar kabar baik yang disampaikan oleh sahabatnya itu.


"Bye" Diana menutup teleponnya


Reyya segera menscroll istagramnya. Ternyata apa yang dikatakan Diana memang benar. Mereka telah resmi masuk ke semifinal. Tidak berapa lama, sebuah pesan datang dari Judi.


"Reyya dan Diana, siang ini ke klinik ya, kita makeup untuk final!" tulis Judi


Reyya segera membalas pesan Judi dan juga memberi tahu Diana. Siang harinya, Reyya dan Diana segera mengunjungi klinik Beauty Flo. Mereka begitu antusias karena berhasil masuk ke semifinal. Hadiah yang di tawarkan adalah gratis beauty treatment selama satu bulan, mendapatkan skincare ekslusif Aubeauty jalan jalan gratis ke pulau A dan mendapatkan sebuah smartphone. Tentu saja hal itu sangat berarti bagi Reyya dan Diana.


Mereka langsung memulai makeup dengan Judi dan juga Joyya. Hari ini Reyya merasa sedikit lebih rileks saat di makeup. Tidak berapa lama, Aurora muncul di ambang pintu dengan seorang pria tampan yang mengejutkan Reyya.

__ADS_1


__ADS_2