
Seorang gadis remaja masih terlelap dalam mimpi indahnya padahal waktu sudah menunjukkan jam 05.30. Seharusnya gadis itu sudah bangun dari tidurnya terus bersiap-siap berangkat sekolah karena jarak sekolah yang cukup jauh dari rumahnya.
"Erikaaaa bangun sudah siang kamu tidak berangkat sekolah?teriak mama Erika
"Iya mah Erika sudah bangun kok" kata erika padahal Erika masih bergelut dengan guling dan selimut yang hangat apalagi udara pagi yang dingin membuat Erika tidak ingin cepat-cepat beranjak dari tempat tidur yang nyaman. Erika melihat jam ternyata sudah jam 05.30 dia bergegas ke kamar mandi melakukan ritual pagi dan segera bersiap berangkat sekolah.
"Pagi mah"
"Pagi sayang cepat sarapan nanti terlambat sekolah loh" kata mama Erika sambil memberikan sarapan kepada anak bontotnya itu.
__ADS_1
"Iya mah" dengan cepat Erika menghabiskan sarapan paginya karena takut ketinggalan bis dan terlambat sekolah.
Erika masih menunggu bis dihalte karena biasanya bis selalu penuh dengan penumpang sehingga mau tidak mau dia harus ikut berdesak-desakan didalam bis kalau tidak mau terlambat sekolah karena jarak sekolah Erika lumayan jauh jadi harus cepat-berangkat agar tidak terlambat dan tidak mendapat hukuman dari guru piket.
Sesampainya di depan gerbang sekolah Erika segera berlari masuk ke dalam kelas takut guru yang mengajar sudah datang.
"Erika kenapa baru datang untung saja Pak Wahib belum datang kalau sampai terlambat habislah riwayat kamu kena hukuman guru killer itu" kata Tasya. Tasya, Irene, dan Lia adalah sahabat Erika disekolah SMAN X mereka selalu bersama baik dikelas maupun diluar kelas.
Bel istirahat berbunyi Erika, Tasya, Irene dan Lia langsung pergi ke kantin untuk membeli makanan. Kantin dijam istirahat sangat ramai jadi mau tidak mau harus mengantri dan menunggu pesanan mereka datang.
__ADS_1
"Nanti pulang sekolah kita mampir ke alun-alun yuk?" Irene mengajak sahabatnya buat nongkrong di alun-alun dan dia juga mau ketemuan dengan gebetannya.
"Mau ngapain ke alun-alun jangan bilang mau pacaran terus kita suruh jadi obat nyamuk kamu ya Irene" Lia menjawab dengan nada mengejek Irene. Diantara mereka berempat yang sudah suka gonta ganti pacar adalah Irene entah apa yang dipikirkan Irene sangat senang kalau menyangkut urusan lelaki.
"Hehe aku mau ketemuan sama Alex kalian juga harus ikut yah biar kalian tidak jomblo mulu" Ejek Irene pada ketiga sahabatnya yang nyatanya masih jomblo.
"Yeh kata siapa kita jomblo, kamu aja yang sering gonta ganti pacar tapi pelajaran aja langsung deh nol besar" Erika, Tasya dan Lia meledek Irene dan tertawa terbahak-bahak.
"Ga apalah kalau masalah pelajaran kan ada kalian bertiga, aku tinggal nyontek aja". Memang diantara mereka berempat hanya Irene yang lemah dalam pelajaran sedangkan yang lainnya selalu mendapatka peringkat dikelasnya.
__ADS_1
Mereka semua tertawa terbahak-bahak dan kemudian kembali ke kelas untuk memulai pelajaran kembali. Erika selalu saja semangat kalau soal pelajaran karena dia tidak mau mengecewakan mamahnya kalau sampai nilainya jelek. Erika hanya memiliki mamanya sedangkan ayahnya sudah lama meninggal sehingga Erika harus tetap fokus pada sekolahnya daripada pacaran.