Mantan Pacar Sahabatku

Mantan Pacar Sahabatku
12


__ADS_3

2 tahun kemudian


***


Sekarang adalah jadwal kuliah Erika semester pertama. Setelah lulus SMA Erika memutuskan untuk kuliah di kota X, walaupun keluarga Erika bukan keluarga yang kaya raya tapi merupakan keluarga yang termasuk cukup apalagi keluarga Erika sangat menjunjung tinggi pendidikan. Mama Erika walaupun single parent sekarang sudah memiliki beberapa usaha catring dan toko kue kecil-kecilan.


Erika berjanji pada dirinya sendiri akan meraih cita-citanya dan berjuang keras untuk membantu membiayai kuliahnya. Erika ingin mandiri dan sukses dimasa depan. Tidak mau menjadi anak yang manja dan hanya menyusahkan keluarganya. Walaupun Erika anak bungsu tetapi Erika tidak mau merepotkan mamahnya dan kakaknya apalagi kakak Erika sudah memiliki kelurga kecil yang harus diprioritaskan.


Tasya, Lia juga melanjutkan kuliah di kota yang berbeda dengan Erika, mereka memilih jurusan yang sesuai dengan cita-cita mereka masing-masing. Walaupun mereka tidak satu kampus tapi mereka terus berkomunikasi untuk menanyakan kabar satu sama lain. Sedangkan Irene dia belum memutuskan akan kuliah atau kerja atau mungkin menikah tahun ini. Erika hanya bisa mendukung dan mendoakan sahabatnya tersebut apapun keputusannya semoga itu yang terbaik. Lagipula kuliah tidak harus sekarang tapi bisa nanti jadi Erika tidak memaksakan Irene untuk kuliah tahun ini walaupun sebenarnya Erika berharap semua sahabatnya bisa kuliah semuanya. Padahal menurut Erika,Irene termasuk orang yang cukup berada tidak kekurangan apalagi hanya untuk sekedar kuliah Irene saja tapi bagaimana lagi Irene belum berminat kuliah tahun ini. Baik Erika, Tasya dan Lia hanya bisa terus mendukungnya saja dan intens berkomunikasi serta bertukar cerita.


Sampai dikampus Erika langsung duduk dibangku dan siap untuk memulai mata kuliah hari ini. Senyumnya tak pernah pudar dari bibirnya, Erika bersyukur bisa mengenyam pendidikan sampai saat ini itu artinya mimpinya akan terwujud sedikit demi sedikit.


Erika dikampus juga sudah mulai akrab dengan teman baru dan lingkungan barunya. Erika bersyukur tidak ada bully membully oleh senior terhadap juniornya waktu ospek kemarin. Erika takut kalau sampai jadi korban bully menurut Erika itu sangat menakutkan dan mengerikan.


Dikampus Erika juga sudah memiliki teman dekat namanya Nina. Nina orang yang baik, cantik tapi sedikit pemalu. Nina juga merupakan orang yang kaya beda dengan Erika yang masih bisa dikatakan masih dibawah Nina. Tapi Nina bersikap cuek dan berbaur dengan siapa saja tanpa pandang status ataupun jabatan seseorang.


"Wah rajin banget lo Erika jam segini udah standby aja nih pasti mau cari gebetan dikampus yah" ledek Nina. Walaupun baru kenal saat kegiatan ospek kemarin tapi baik Nina maupun Erika sudah layaknya sahabat yang lama tidak bertemu.


"Dasar lo aja yang datangnya telat jam segini baru nongol untung dosen belum datang kalau engga pasti lo langsung kena semprot" jawab Erika tak mau kalah dari Nina. Saat sedang asyik bergurau dosen mata kuliah pertama datang dan kelaspun dimulai dengan tenang.


Habis mengikuti kuliah Erika dan Nina memutuskan pergi kekantin untuk mengisi perut mereka yang merasa keroncongan.

__ADS_1


"Lo mau pesen apa"?


"Gue bakso sama orange jus aja deh Nin?"


Nina datang dengan membawa pesanan mereka. Mata Erika langsung berbinar dan mulutnya tersenyum senang melihat semangkuk bakso yang maaih mengepulkan asap.


Saat sedang makan tiba-tiba Erika melihat sesosok cowok yang tidak asing baginya tapi Erika lupa siapa cowok itu. Pas sedang memperhatikan sambil mengingat siapa cowok tersebut tanpa disangka cowok tersebut melihat ke arah Erika. Erika kaget karena ketahuan sedang melihat cowok tersebut dan langsung menundukkan wajahnya karena malu dengan gugupnya.


"Lo kenapa woy kemasukan setan" tanya Nina spontan karena melihat Erika yang tiba-tiba bersikap aneh.


"Enak aja lo, tadi gue lihat cowok yang kayaknya gue gak asing sama dia tapi gue lupa pas gue lihatin eh malah itu cowok mergokin gue nglihatin dia" biaik Erika pelan.


Ninapun melihat cowok mana yang dimaksud Erika mungkin saja Nina mengenalinya. Tapi ternyata cowok itu sudah pergi sehingga Nina belum melihatnya.


"Dasar lo, cantik-cantik jomblo" ledek Erika.


"Lo juga jomblo keles" ucap Nina tidak terima dikatain jomblo padahal memang keduanya jomblo saat ini. Makannya Nina bersemangat kuliah siapa tahu ketemu jodoh yang super duper ganteng dan baik.


Erika dan Nina akhirnya tertawa bersama meratapi nasib mereka yang jomblo padahal secara fisik mereka cantik dan manis tapi sayangnya nasib percintaan mereka masih abu-abu.


Erika berjalan pulang sambil maaih memikirkan cowok yang tadi dilihatnya dikampus. Tanpa sengaja Erika menabrak seseorang.

__ADS_1


"Aduh sorry gue gak sengaja" kata Erika meminta maaf tanpa melihat yang ditabraknya tadi. Pas Erika mau pergi dia merasa dipanggil seseorang dari arah belakang.


"Erika.."


Erika membalikkan badannya dan seketika Erika kaget. Bukankah dia cowok ynag tadi dilihatnya dikantin kampus. Erika menyerngit bingung kenapa cowok ini tau namanya.


"Lo bener Erika kan"? tanya lagi cowok tersebut.


"Iya gue Erika, lo siapa apa kita sebelumnya pernah ketemu" jawab Erika heran.


"Gue Alex mantan pacar temen lo Irene"


Erika kaget dan ternyata benar kalau Erika pernah melihat cowok tersebut dan tanpa disangka dia adalah Alex mantan Irene sahabatnya. Erika memang pernah bertemu sekali dengan Alex waktu diajak Irene ketemuan, jadi Erika tidak terlalu ingat betul wajah Alex lagipula buat apa mengingatnya toh bagi Erika itu tidak penting.


"Oh iya gue ingat, maaf soalnya gue lupa" jawab Erika sambil tersenyum.


"Gue kira tadi gue salah lihat pas dikantin ternyata bener itu lo" Alex senang bisa bertemu Erika dikampus itu berarti mereka satu kampus.


Erika hanya menjawabnya dengan tersenyum tidak tahu harus berbicara apa, apalagi Erika tidak mau dianggap sok kenal hanya karena Alex mantan pacar sahabatnya waktu dulu SMA.


"Gue pulang duluan ya Alex soalnya gue buru-buru" kata Erika sambil berlari kecil meninggalkan Alex yang masih berdiri dan melihat kearahnya.

__ADS_1


Alex hanya diam dan tersenyum melihat Erika yang semakin lama menghilang dari pandangannya. Hatinya merasa senang bisa bertemu dengan Erika lagi.


"Akhirnya gue nemuin lo disini .. Erika" batin Alex


__ADS_2