
Sesampainya dirumah Erika langsung masuk ke dalam kamar merebahkan tubuhnya yang lelah karena kegiatan hari ini yang cukup melelahkan. Lama kelamaan mata Erika terlelap dengan nyaman. Setelah beberapa jam tidur Erika bangun dan beranjak ke kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.
Makan malampum tiba Erika dan mamahnya sedang makan malam bersama. "Erika bagimana sekolah kamu hari ini? Apakah ada kesulitan atau hal yang perlu diceritakan sama mamah?" Yah Erika dan mamahnya selalu berbagi cerita kegiatan apa saja yang mereka alami terutama sekolah Erika karena menyangkut masa depannya nantinya.
"Semuanya lancar dan baik-baik saja ko mah" jawab Erika kepada mamahnya.
"Baguslah kalau semua baik-baik saja nak, mamah cuma ingin Erika belajar dengan rajin dan mendapatkan nilai yang memuaskan nak". Mamah Erika sangat menyayangi anaknya walau hidup sederhana tetapi mereka bahagia karena saling berbagi cerita.
Selesai makan malam Erika kembali ke kamar dan mengecek handphone yang dari tadi berdwring tanda ada pesan dari handphonenya. Ternyata dari grup sahabatnya yang sedang asik menceritakan kejadian tadi dialun-alun ketika pulang sekolah.
__ADS_1
Grup
π¬Irene : Guys tadi ganteng kan gebetan gue? Pasti kalian irikan ama gue karena gue dapat gebetan ganteng, putih, tinggi ah pokoknya perfek deh
π¬ Lia : Iya si lumayan lah tapi tunggu deh bukannya kamu punya pacar anak SMA 3 yah? terus kamu kemani
n tuh pacar kamu yang namanya Riko apa Royko π
π¬ Irene : Biarin lah kan biar gaul pakai bahasa "Lu Gue" Eh tapi Erika jangan nikung yah tadi gue lihat gebetan gue minta nomer ke Erika.
__ADS_1
π¬ Erika : Woy aku disini, cie Irene takut aku tikung nih guys, eh tapi gebetan kamu yang ngambila hamdphone aku terus nyimpen nomer aku orang Alex yang maksa.
π¬ Irene : Wah belum apa-apa udah mulai lirik yang lain nih Alex padahal gue sama Riko niatnya mau putus mau ganti sama cogan yang baru malah Alex tega.
π¬π¬π¬ Bubar bubar!!!
π¬ Irene : Guys.. guys.. gusy yah gue ditinggalin.
Erika tertawa melihat chat Irene yang paling sembrono dibandingkan dengan sahabat lainya tapi itu lah kenapa persahatannya begitu menyenangkan karena perbedaan dari diri mereka sendiri. Erika menarik nafas dan kemudian merebahkan tubuhnya dikasur yang empuk dan nyaman. Pikirannya melayang memikirkan kejadian tadi dialun-alun kota setelah pulang sekolah. Banyak hal yang masih mengganjal dihatinya tiba-tiba ada pesan di hanphonenya.
__ADS_1
π¬ 087xxxxxxxxx : Hay
Erika hanya melihat pesan tersebut tanpa berniat untuk mwmbalasnya toh tidak tahu siapa yang mengirim pesan untuknya. Lagipula itu nomer baru dan mungkin saja hanya orang iseng. Tanpa sadar Erika terlelap tidur.