Mantan Pacar Sahabatku

Mantan Pacar Sahabatku
20 Selamat membaca jangan lupa like, vote dan komen ya kaka! ***


__ADS_3

Setelah kejadian waktu itu diatap gedung kampus, Erika seolah mendapat energi baru. Hari-harinya menjadi lebih berwarna dan penuh kebahagiaan yang selama ini Erika belum merasakannya.


Erika senang bisa dicintai dan disayangi oleh orang yang juga dia cintai. Erika dulu tidak pernah membayangkan kalau dia akan memiliki pacar yang statusnya mantan pacar dari sahabatnya.


Takdir itu memang lucu, dan penuh dengan misteri dulu Erika mati-matian menolak dan menghindar dari Alex tapi sekarang Erika bahkan menjadi kekasih Alex.


Banyak hal yang harus Erika lalui sebelum sampai ke tahap sekarang ini. Walaupun masih banyak yang harus Erika lalui tapi Erika yakin bisa melaluinya dengan Alex disampingnya.


***


Flasback


"Gue.. " kata Erika putus-putus karena posisi Alex yang masih sangat dekat dengannya. Jantung Erika berdetak dua kali lebih cepat dibandingkan biasanya. Itu membuat Erika kalang kabut untuk menetralkan perasaannya saat ini.


Alexpun akhirnya sedikit memberi jarak pada Erika untuk memberikan ruang untuk Erika agar bisa lebih nyaman.


"Gue gak tahu apa yang gue rasain ini bener apa gak! tapi rasa gue juga sayang sama lo" kata Erika cepat sambil memalingkan wajahnya dari Alex. Erika yakin mukanya sekarang sudah memerah seperti tomat karena malu yang teramat sangat.


Alex yang mendengar pengakuan Erika, tersenyum manis dan membawa Erika dalam pelukannya lagi.


"Terima kasih karena lo mau membalas perasaan gue, lo tahu gue sudah sangat lama menunggu moment seperti ini" bisik Alex tepat ditelinga Erika. Erika yang mendapatkan perlakuan tak terduga dari Alex tubuhnya langsung meremang karena menahan geli dari hembusan nafas Alex.


Erika memilih menyandarkan kepalanya pada dada bidang Alex. Mencari kenyamanan dan memejamkan matanya sejenak, menghirup bau parfum maskulin milik Alex menambah Erika tidak mau jauh dari Alex.


Alex membiarkan Erika mencari kenyamanan dalam dirinya. Alex merasa lucu dengan sikap Erika yang manja kepadanya padahal menurutnya Erika tipikal gadis yang cuek tapi Alex menyukainya.

__ADS_1


Alex mengelus rambut Erika berlahan memberikan perhatian dan mencurahkan rasa sayangnya pada gadis yang sudah berhasil mencuri hatinya sejak lama walaupun Erika belum mengetahui kebenarannya. Tapi ini lebih dari cukup bagi Alex untuk bisa selalu dekat dengan Erika.


"Gue takut dan gak enak sama Nina dan Irene kalau mereka tahu tentang kita" kata Erika sambil memainkan baju Alex.


Alex tersenyum melihat ke arah Erika "Lo gak usah mikirin mereka, biar itu menjadi urusan gue" Alex tahu apa yang dirasakan Erika saat ini.


"Hmmm.. " kata Erika masih dengan memainkan baju Alex. Alex mencubit pipi Erika pelan karena gemas dengan tingkah Erika.


"Kenapa kamu gemesin banget si" sambil kembali merengkuh tubuh Erika dalam pelukannya. Erika hanya bisa mencibir mengerucutkan bibirnya lucu mendengar perkataan Alex. Tapi tidak bisa dipungkiri kalau Erika sangat bahagia saat ini.


"Bukankah Irene akan menikah dan untuk Nina gue anggap dia cuma sebatas temen tidak lebih" jelas Alex pada Erika.


Setelah cukup lama mereka melepas rindu dengan saling berpelukan sekarang Alex dan Erika duduk dibangku yang ada diatas kampus mereka dengan saling berpegangan tangan.


"Kok lo tahu kalau Irene mau nikah, apa lo masih berkomunikasi dengan Irene" selidik Erika dengan tatapan tajamnya.


Erika tersenyum malu sambil memegangi keningnya yang sebenarnya tidak sakit sama sekali. "Kenapa dia sekarang manis sekali kata-katanya dan apa dia bilang tadi kamu, sayang membuat bulu kudukku berdiri saja" batin Erika


"Gue lupa.. " kata Erika sambil memperlihatkan gigi putihnya. Dan itu sukses membuat Alex langsung terpana melihat gadis yang selama ini dicintainya dalam diam telah menjadi miliknya. Tuhan benar-benar mengabulkan keinginannya dan Alex sangat bersyukur akan itu.


"Sekarang gak ada kata lo dan gue lagi, hanya ada aku dan kamu. Ok" kata Alex sambil menyubit hidung kecil Erika dengan gemas.


"He he.. terus Nina bagimana, gue eh aku gak enak dan takut kalau dia marah sama aku" kata Erika cemas memikirkan Nina yang akan marah dengan status baru Alex dan Erika saat ini.


"Kamu tenang aja ya sayang, kita hadapin semua ini sama-sama. Kita pelan-pelan kasih tahu Nina tentang hubungan kita tapi jangan buru-buru tunggu sampai waktu yang tepat dan bukan sekarang ini" jelas Alex pada Erika.

__ADS_1


Erika yang mendengar ucapan Alex menjadi lega. Dalam hati Erika merasa bersyukur dipertemukan dengan Alex yang sangat bertanggung jawab dengan semua keputusan yang diambilnya.


"Bagaimana bisa gue mengabaikan dia selama ini dan bagaimana mungkin gue gak jatuh cinta sama dia, kalau pesona dia sungguh luar biasa. Wajar saja kalau selama ini Irene dan Nina sangat menyukai dia sedangkan gue malah mengabaikannya. Terima kasih Tuhan karena telah mengirimkan Alex dalam hidupku".


"Terima kasih.. " ucap Erika. Alex melihat Erika dengan kening berkerut lucu.


"Terima kasih untuk.. "? tanya Alex tidak paham dengan ucapan terima kasih yang Erika berikan padanya. Alex merasa tidak melakukan apapun untuk Erika saat ini.


Erika tersenyum lembut melihat ke arah Alex dan tangannya memberanikan diri menepuk punggung tangan Alex lembut. "Terima kasih untuk semua yang telah kamu lakuin selama ini buat aku. Terima kasih karena sudah hadir dalam hidupku, terima kasih karena mau mencintai gadis yang banyak kurangnya ini" kata Erika panjang lebar.


Alex kaget mendengar pengakuan Erika. Dia merasa terharu dengan ucapan sederhana Erika tapi mampu membuatnya tersipu dan bahagia.


"Aku bahagia karena memilikimu saat ini. Jangan pernah tinggalin aku apapun yang terjadi. Mari kita hadapi bersama apapun yang terjadi nanti. Jangan menyerah dan teruslah disampingku Erika sayang" lirih Alex sambil mencium kening Erika lama.


Lagi dan lagi Erika merasa menjadi wanita yang sangat beruntung dan bahagia saat ini. Memiliki orang yang begitu sempurna dimatanya.


Erika berjanji pada dirinya sendiri akan kuat dan mendampingi Alex apapun yang terjadi kedepannya. Erika juga tidak akan melepaskan orang sebaik Alex disampingnya.


"Aku menyayangimu Alex" ucap Erika pelan.


Alex tersenyum mendengar pengakuan Erika, menambah kebahagiaannya saat ini. "Aku juga sangat sangat menyayangimu sayang" kata Alex tidak mau kalah dari Erika.


"Gak, aku lebih dan sangat sangat sangat menyayangimu" Erika juga tetap tidak mau kalah dengan ungkapan Alex.


"Baiklah sayangku ini sangat sangat menyayangiku" akhirnya Alex mengalah daripada berdebat karena hal kecil yang menurutnya sangat lucu.

__ADS_1


Erika dan Alex tertawa bahagia bersama menikmati hari yang membahagiakan bagi mereka berdua dengan saling berpelukan erat. Seakan tidak mau hari ini cepat berlalu dan berakhir.


***


__ADS_2