
Zayan dan Elnara menghabiskan beberapa hari di Paris dengan mengunjungi tempat-tempat yang ingin Elnara kunjungi. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu berwisata selama beberapa hari.
Disisa hari yang tersisa Zayan memutuskan untuk lebih banyak menghabiskan waktu di hotel. Zayan ingin mereka berbagi kisah agar hubungan mereka semakin dekat.
"Jadi, Mas Zayan mau cerita apa?" tanya Elnara yang duduk di samping Zayan di atas ranjang hotel mereka.
Zayan menggenggam tangan Elnara membuat gadis itu seketika merasa gugup.
"Masa lalu saya, bisa dibilang ini adalah aib keluarga saya."
"Kalau Mas merasa berat menceritakan, Mas bisa simpan sendiri. El nggak mau Mas merasa tertekan," ucap Elnara pelan.
"Saya merasa perlu menceritakan hal ini karena saya nggak mau ada kesalahpahaman lagi. Kamu istri saya dan kamu berhak tahu masalah ini." Elnara tidak bisa mencegah dirinya sendiri yang merona karena kalimat terakhir yang diucapkan oleh Zayan.
"Kalau Mas nggak merasa keberatan, El siap mendengarkan cerita Mas."
"Saya nggak tahu harus mulai dari mana. Kamu tahu kenapa saya nggak pernah kenalin kamu ke Ibu saya?"
"Ibu Mas sudah meninggal?" tanya Elnara hati-hati.
"Saya bahkan nggak tahu dia masih hidup atau sudah meninggal. Dia ninggalin Ayah saya saat Fanya berusia lima tahun."
"Ninggalin?" tanya Elnara bingung.
"Ya, dia pergi dengan selingkuhannya. Saat itu perusahaan Ayah hampir bangkrut dan dia dengan tidak tahu malu justru pergi bersama selingkuhanya. Saya marah, tapi Ayah melarang saya berbuat nekat. Selama bertahun-tahun saya dan Ayah berjuang untuk membangun kembali perusahaan.
"Gimana dengan Fanya?"
"Saya dan Ayah bergantian menjaga Fanya, saya merasa kasihan dengan dia yang harus menghadapi kepahitan hidup. Setiap harinya, setiap saya melihat Fanya yang ada dihati saya hanya dendam. Saya membenci wanita itu dan terus mengutuknya. Wanita itulah alasan saya tidak pernah mau jatuh cinta karena saya tidak mau bernasib sama seperti Ayah."
"Lalu Mbak Mikha?" Elnara bertanya dengan hati-hati.
__ADS_1
"Saya tidak pernah benar-benar jatuh cinta pada Mikha. Ayah menyarankan saya untuk membuka hati pada wanita dan kebetulan hanya Mikha satu-satunya wanita yang dekat dengan saya. Perselingkuhan Mikha membuat saya kembali menutup diri dari wanita manapun sampai kamu datang."
Elnara kembali dibuat merona mendengar kalimat Zayan. Elnara merasa Zayan mencintainya walaupun dia tidak percaya diri akan hal itu.
"Ayah dan Mas Zayan hebat, kalian bisa seperti ini karena perjuangan kalian yang luar biasa. Fanya pasti bangga dengan kalian berdua." Elnara berucap dengan tulus dan memberanikan diri mengelus lembut punggung tangan Zayan.
"Terima kasih, saya selalu berharap Fanya menemukan kebahagiaan sendiri. Saya senang ketika Fanya sangat menyukai, dia bilang merasa seperti mendapat kakak perempuan yang selama ini dia idamkan."
"El sayang sama Fanya dengan tulus Mas, dia pembawa keceriaan. El selalu berdoa dimanapun Fanya berada dia selalu diberi kebahagian."
"Aamiin,"
"Ehmm ... Mas tahu nggak kapan pertama kali El jatuh cinta sama Mas Zayan?" tanya Elnara membuat percakapan yang lain karena sepertinya Zayan kehabisan bahan untuk mereka mengobrol.
"Saya nggak tahu, yang saya ingat tiba-tiba kamu rajin ngirim makan siang."
Mengingat hal itu membuat Elnara malu, betapa memalukannya dia saat berusaha merebut hati Zayan.
"Ehmm ... iya saya ingat karena itu pertama kalinya kita kenalan."
"El jatuh cinta sama Mas Zayan pada pandangan pertama. Mas Zayan terlihat ganteng dan cool sampai El nggak bisa berkedip liatnya."
Zayan tersenyum mendengar ucapan Elnara. Sejujurnya dia merasa senang karena Elnara memujinya seperti itu.
"Ternyata kamu bisa menggombal," ucap Zayan yang tidak tahu harus bereaksi seperti apa.
"Ih Mas Zayan, itu bukan gombal. El beneran jatuh cinta pandangan pertama, Mas Zayan itu seperti idol Korea."
Zayan tertawa mendengar ucapan Elnara yang begitu antusias mengatakan perasaannya. Zayan sering mendapat pujian seperti itu, tapi ketika Elnara yang memujinya entah mengapa Zayan merasa begitu bahagia.
"Kalau Mas Zayan kapan punya perasaan sama El?" tanya Elnara tiba-tiba membuat Zayan seketika menghentikan tawanya.
__ADS_1
*
Di sisi lain, terlihat Vika tengah berbicara serius dengan seorang wanita tampak beberapa tahun lebih tua darinya.
"Kakak nggak setuju, Vika! Kamu gila, ya?" bentak wanita yang ternyata kakak perempuan Vika.
"Kak, Mas Okta sudah berubah dan berjanji akan membahagiakan Vika. Tolong restui kami," pinta Vika dengan putus asa.
"Nggak, pria seperti dia itu nggak berhak mendapat kesempatan. Dengar Vika, sebagai satu-satunya keluarga yang kamu punya kakak nggak akan mau kamu kembali menderita."
"Vika cinta sama Mas Okta, Kak!"
"Cinta? Apa cinta yang kamu punya itu bisa menjamin kebahagiaan kamu?"
"Saya yang akan menjamin kebahagiaan Vika, saya akan menyerahkan hidup saya untuk Vika."
To Be Continue ~~>>
Rekomendasi novel menarik untuk kalian. Yuk, mampir dan dukung karyanya ya 👇😊
Judul : Pernikahan Rahasia Anak SMA 2
Author : LichaLika
Blurb :
Zara Adelia, gadis cantik dan juga seorang Nona muda yang masih duduk di kelas 12 SMA, terpaksa menjalani pernikahan rahasia dengan seorang pria yang lebih dewasa darinya. Ia dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria dari kalangan sederhana, kedua orang tua Zara sangat yakin jika pria tersebut bisa membuat Zara bahagia. Pria tersebut tak lain adalah guru olahraga sekaligus guru BP nya di sekolah. Sedari dulu Zara sangat tidak menyukai guru olahraga nya itu.
Akankah Zara bisa hidup bahagia bersama pria yang bukan pilihannya? Nyatanya sehari-hari Zara harus berhadapan dengan suami sekaligus guru olahraga nya di sekolah. Mungkinkah cinta mulai bersemi di antara mereka?
__ADS_1