Masa Kini Atau Masa Depan

Masa Kini Atau Masa Depan
Hubungan


__ADS_3

Ada yang datang dari depan kelas. Disana ada gadis yang merupakan anggota klub basket yang mendatangi kelas Haru secara diam-diam. Tapi karena Haru masih tertidur sambil mendengarkan musik, jadi ia tidak menyadari kalau orang yang di luar kelas itu datang untuk menemuinya


Orang-orang yang berada di dekat pintu kelas datang menemui para gadis itu. Semuanya terkejut kalau diantara mereka ada gadis yang jadi perbincangan di kalangan siswa tahun kedua. Tidak lain ia adalah adiknya Haru, yaitu Izanami


Izanami melihat dari luar kelas dan mulai mencari Haru. Temannya Haru datang dan kemudian bertanya kepada Izanami. "Apa yang kau lakukan disini? Apa kau mencari seseorang?"


"Temannya Izanami kemudian menjawabnya"


"Yaa. Kami mencari seseorang"


"Eh? Seseorang? Siapa? Tunggu sebentar, aku akan tanya yang lain". Orang itu kemudian berteriak kepada teman kelasnya. "Hei! Siapa disini yang di cari oleh Izanami!?"


Mendengar itu, seluruh kelas terkejut mendengar nama Izanami. "Eh, Izanami? Izanami dari klub basket itu!?" Kata salah satu temannya. Akihiro ketika mendengar itu juga, ia langsung maju di barisan paling depan. Sedangkan Haru hanya membaringkan kepalanya di atas meja, tertidur dengan musik yang masih berjalan


"Hei, uuh. Jangan-jangan itu aku yaa? Soalnya di kelas ini, hanya aku yang pernah berbicara denganmu. Kau masih ingat itu kan?"


"Ahh... Ya, mungkin," jawab Izanami


Seluruh teman-teman yang lain merasa sedikit cemburu dengan Akihiro. "Apa-apaan itu! Kau sudah punya pacar tahu!" Ucap salah satu laki-laki yang ada disana


Suasana disana makin heboh. Apalagi ditambah makin banyak yang berkumpul di depan kelas Haru padahal orang yang Izanami cari sedang tertidur di atas mejanya


Salah satu temannya Izanami berbisik di telinganya. "Izanami, apa benar kelas kakak mu disini?"


"Aku rasa begitu, karena orang ini bersama kakakku waktu itu"


"Kalau begitu, biarkan aku memberikan mu jalan"


Temannya Izanami langsung meminta tolong kepada seniornya untuk membiarkan Izanami untuk masuk ke kelasnya sebentar untuk melihat orang-orang yang ada di kelasnya. Tentu saja, hal itu diperbolehkan oleh Akihiro dan teman-temannya


Baru saja masuk di pintu kelasnya. Izanami langsung menyadari Haru yang tertidur di atas mejanya dengan lelap. Tanpa menyadari keramaian yang ada di sekitarnya


"Ah, sepertinya itu dia," kata Izanami


"Benarkah? Sepertinya dia cukup kelelahan hari ini," kata temannya


"Yah. Soalnya semalam ia benar-benar mengerjakan tugasnya sampai larut malam. Belum lagi ia harus bangun lebih cepat untuk menyiapkan bekalnya"

__ADS_1


"Sepertinya kau benar-benar memperhatikannya yaa. Jadi bagaimana, apa kau ingin melakukannya sekarang? Karena ada banyak orang yang melihat mu loh. Kau bisa saja melakukannya lain kali"


"Tidak apa-apa. Mungkin sudah tidak ada jalan untuk mundur"


"Baiklah, kalau begitu. Semangat yaa! Aku yakin kau bisa melakukannya!"


Hampir di setiap sudut ruangan kelas ada orang yang berdiri dan menyaksikan Izanami. Baik itu teman-temannya Izanami maupun teman-temannya Haru


Sebelum pergi, Akihiro bertanya kepada Izanami. "Tunggu, jadi yang kau cari adalah Haru yaa?"


"Ya, bisa dibilang begitu"


Semuanya teman-temannya terkejut mendengar hal itu. Karena tentunya mereka tahu kalau Haru jarang berbicara atau bahkan tidak pernah melihat mereka bersama. Terlebih kepada Rin dan Mayumi. Mereka berdua semakin penasaran dengan hubungan mereka sebenarnya


Izanami mengambil nafas dan menghembuskannya guna untuk menenangkan dirinya di hadapan kakaknya itu. Lalu mulai mendekatkan dirinya pada Haru untuk membangunkannya


"Hei, oniichan. Bangunlah," kata Izanami dengan suara pelan sambil mendorong bahunya dengan tangan kirinya


Tak lama, Haru lalu bangun dari tidur lelapnya. Dengan masih setengah sadar ia melihat ke seluruh kelas yang semua pandangannya tertuju ke pandangannya


Dengan rambutnya yang masih berantakan itu, ia kemudian menyadari kehadiran adiknya yang berdiri di sampingnya. Ia kemudian menyadarkan dirinya dengan mengucek salah satu matanya


(Ini bukan mimpi, kan? Ada apa ini!? Kenapa Izanami berdiri di sampingku!)


"I-Izanami. Apa yang kau lakukan disini?" Tanya Haru


"Aku ingin menyatakan satu hal padamu"


"Eh!? Padaku?" Haru melihat sekelilingnya lalu melanjutkan perkataannya. "Ah, ba-baiklah. Memangnya apa itu?"


"Apa kau bisa datang ke belakang sekolah sekarang? Aku akan menunggumu disana"


"Eh!? Hanya aku? Apa kau serius?"


"Ya. Aku sangat-sangat serius"


Seluruh kelas merasa heboh dengan apa yang dikatakan oleh Izanami. Beberapa dari mereka sudah dapat menebak kalau Izanami akan menyatakan perasaannya kepada Haru. Tapi beberapa orang lain lebih memilih untuk tidak percaya karena Haru jarang bertemu dengan Izanami

__ADS_1


Tidak ada yang menganggu perjalanan Haru menuju ke belakang sekolah. Tapi Haru merasa ia selalu diikuti dari belakang. Apapun itu, ia hanya bisa berharap kalau ia bisa menyelesaikan ini secepat mungkin masalah ini


Karena itu, hampir seluruh siswa tahun kedua datang melihat mereka berdua di belakang kelas dengan bersembunyi di belakang tembok, tiang, dan jendela sekolah. Meninggalkan Haru dan Izanami berdua berdiri di sana


"Jadi apa yang ingin sebenarnya kau katakan Izanami?"


"Sebelumnya aku mohon maaf jika aku membuatmu repot untuk datang kesini. Tapi aku tidak bisa memendam perasaan ku lebih lama lagi"


Semua orang yang melihatnya dari belakang mulai penasaran dengan apa yang dikatakan oleh Izanami


"Kumohon jadilah pacarku!" Kata Izanami sambil menundukkan kepalanya


"Heee....!!"


Semuanya terkejut bukan main. Teriakan dari teman-temannya yang nampaknya merasa iri dengan apa yang barusan di katakan oleh Izanami, gadis yang populer di kalangan siswa tahun kedua


Haru tidak begitu terkejut dengan apa yang barusan dikatakan oleh adiknya. Yang jadi permasalahannya adalah mengenai responnya


(Aku yakin ada banyak yang melihatku sekarang. Kalau aku menolaknya, aku akan dibully habis-habisan oleh orang yang menyukai adikku ini. Tapi kedengarannya agak aneh kalau aku benar-benar berpacaran dengan gadis yang ada di hadapan ku ini)


"Sebelum aku menjawabnya, aku ingin bertanya padamu terlebih dahulu. Kenapa harus aku? Padahal kita jarang bertemu"


"Jarang ketemu? Apa yang kau katakan? Padahal kita tinggal seatap"


"Tunggu, apa!? Jangan bilang..?" Ucap salah satu teman-temannya yang terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Izanami


"Ah. Baiklah, sepertinya aku tidak punya pilihan lain. Tapi asal kau tahu saja. Aku tidak punya pengalaman dalam hal percintaan, jadi jangan terlalu berharap padaku" jawab Haru


Dengan senyumannya itu, Izanami mengucapkan terimakasih kepada Haru dengan perasaan tulusnya lalu memeluknya dengan erat. "Te-terimakasih. A-aku benar-benar bersyukur bisa bersamamu," kata Izanami dengan wajah malu-malunya. Karena sudah tentu ia selama ini ia juga berusaha tetap tenang di hadapan orang lain


"Hei hei. Apa kau tidak masalah jika kau melakukan hal ini di tempat umum?," kata Haru ketika ia Izanami memeluknya


"Tidak apa-apa. Asalkan aku bisa bersamamu," jawab Izanami sambil menyembunyikan wajahnya di pelukan Haru


Orang-orang yang menyukai Izanami sebelumnya merasa sangat iri kepada Haru. Ia tidak bisa menerima kenyataan kalau mereka berdua ternyata sudah berpacaran. Terlebih dengan Mayumi dan Rin yang merupakan sahabat dekat. Ia merasa mereka harus menjelaskan mengenai apa yang sebenarnya terjadi


(Huff... Apa pilihanku sudah benar yaa? Kedengarannya memang benar-benar aneh kalau aku berpacaran dengan adikku sendiri. Sepertinya aku harus bicarakan baik-baik dulu kepadanya) Pikir Haru sambil mengusap kepala adiknya dengan tangan kanannya

__ADS_1


__ADS_2