Masa Kini Atau Masa Depan

Masa Kini Atau Masa Depan
Sepasang kekasih


__ADS_3

"Huff... Sepertinya kedepannya akan semakin sulit lagi," kata Haru saat berjalan di lorong di jam pulang sekolah. Setelah kejadian itu, Haru menjadi perbincangan hangat di kalangan teman-temannya. Bagaimana tidak, karena sekarang ia sudah berpacaran dengan seorang gadis. Dan lebih parahnya, gadis itu adalah adiknya sendiri


Dalam perjalanannya menuju ke tempat latihan adiknya, ia mulai mengingat teman-temannya yang sikapnya perlahan-lahan mulai berubah


Semuanya dimulai sesaat Haru masuk di kelasnya saat ia sudah bertemu dengan adiknya di belakang sekolah. Haru langsung didatangi oleh teman-teman kelasnya dan menanyakan mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada mereka berdua


"Hei, aku juga tidak tahu harus mengatakan apa!" Jawab Haru


"Jangan berbohong begitu Haru! Aku tahu kau pasti pergi ke dukun agar ia bisa jatuh cinta padamu kan!?"


"Eh, aku sungguh-sungguh! Aku sendiri juga terkejut ia tiba-tiba menyatakan perasaannya padaku begitu saja"


Akihiro yang berdiri diantara teman-temannya Haru yang lain mengatakan kepada Haru. "Kau tahu Haru. Hampir semua teman-teman kita ngefans dengan Izanami. Dan kau datang dan tiba-tiba berpacaran dengannya begitu saja?"


"Su-sudah kubilang bukan, ini benar-benar kesalahpahaman saja!" Kata Haru dengan kewalahan di hadapan teman-temannya


Untungnya beberapa saat kemudian, datang Mayumi mengusir mereka dengan wajah kesalnya. Meneriaki mereka sehingga satu-satunya teman-temannya Haru kembali ke tempatnya masing-masing


"Kau juga Akihiro! Haru sudah bilang kalau ini hanya kesalahpahaman. Kenapa kau masih memaksanya untuk berbicara!? Apa begitu caramu memperlakukan teman dekatmu! Atau jangan-jangan itu semua kau lakukan karena kau menyukai gadis itu lagi!?" Kata Mayumi


Akihiro hanya terdiam, dan berusaha mempertahankan dirinya. "Bu-bukan begitu. Ayolah, kau juga pasti penasaran dengan apa yang dirahasiakan Haru pada kita. Mu-mungkin saja, dia bisa membagikan tipsnya untuk mendapatkan gadis populer seperti dia"


"Uhh... Sebenarnya bagaimana pun kau memaksa ku, aku tidak bisa mengatakan itu. Karena seperti yang kukatakan sebelumnya, aku juga benar-benar bingung dengan apa yang barusan terjadi hari ini," jawab Haru dengan pasrah


"Nah kan? Dia sudah mengatakan hal itu, dan kau masih belum percaya dengannya? Kalau kau memang bersikeras ingin mengetahui apa yang sebenarnya, kau langsung tanya saja pada gadis itu"


"Huff... Iya deh iyaa. Haru, aku mohon maaf soal ini. Sepertinya aku memang sudah kelewatan"


"Eh!? Y-ya. Tidak apa-apa. Aku bisa memaklumi nya"


Akihiro langsung pergi meninggalkan mereka berdua, dan bergabung dengan teman-temannya yang lain. Melihat itu, Haru baru bisa bernafas lega untuk sementara waktu


"Huff... Terimakasih yaa kau sudah menyelematkan ku. Padahal kau juga pasti penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi," kata Haru


"Apa yang kau katakan? Aku juga merasa sedikit terganggu jika banyak orang yang ribut di sekitarku. Apalagi hanya soal yang sepele seperti tadi"


"Yahh... Haha, kau ada benarnya juga. Apalagi aku yang belum sadar sepenuhnya, tapi harus menerima perasaan seorang gadis dengan terpaksa"


"Terpaksa? Kenapa kau bisa mengatakan hal itu?"


"Kau tadi mendengarnya sendiri bukan aku tinggal seatap dengannya"

__ADS_1


"Ah, kalau diingat-ingat kembali aku memang mendengarnya. Tunggu dulu, jadi kalian adalah keluarga?"


"Yah, seperti dugaan mu. Ceritanya panjang, tapi begitulah kenyataannya. Walaupun kami bukanlah saudara kandung, tapi aku masih merasa aneh ketika menyadari kalau aku sekarang benar-benar berpacaran dengannya"


"Tunggu... Apa!? Jadi, kalian adalah brother complex?"


"Uhhh... Kedengarannya memang aneh, kan? Sudahlah, aku tidak mau membahasnya untuk sekarang"


Memikirkan semua apa yang barusan terjadi hari ini. Ia akhirnya sudah sampai di ruangan olahraga. Tempat biasanya para klub basket latihan. Sesuai yang dikatakan Izanami padanya, mulai dari sekarang mereka harus pulang bersama-sama agar mereka terlihat benar-benar terlihat sedang berpacaran


Disana ada Izanami dan teman-temannya yang masih bermain basket tentunya. Tapi berbeda dari sebelumnya, ia kemudian menjadi sorotan saat Haru terlihat di ujung ruangan olahraga


"Lihat siapa yang datang!"


"Sepertinya dia benar-benar peduli padamu Izanami!" Kata teman-temannya Izanami


Bukannya merasa minder. Ia justru semakin percaya diri dengan teman-temannya. "Begitulah. Dia memang benar-benar bisa ku andalkan!"


Hanya berlatih sebentar, Izanami datang menghampiri Haru yang duduk di pinggir lapangan. Haru kemudian bertanya padanya. "Eh? Apa latihannya sudah selesai?"


"Tidak, latihannya masih ada beberapa menit lagi sebelum kami benar-benar selesai," jawab Izanami


"Tidak ada. Aku hanya ingin istirahat di sampingmu," Izanami lalu meminum botol air minumnya yang ia sudah pegang dari tadi dan membersihkan keringatnya dengan lap kecil yang tergantung di lehernya


"Baiklah, kalau itu mau mu. Tapi kau benar-benar berkeringat yaa. Apa kau tidak latihan terlalu keras?"


"Ah, tidak apa-apa, lagian aku sudah terbiasa dengan ini. Oh, jangan-jangan yang kau maksud itu adalah bau tubuhku ini yang sedikit mengganggu mu yaa?"


"Tidak juga, santai saja. Aku sudah terbiasa dengan bau seperti itu"


"Fiuuh, syukurlah. Aku benar-benar minta maaf soal ini"


"Minta maaf? Untuk apa? Lagian kau sedang olahraga bukan?"


Izanami tersenyum mendengar apa yang barusan dikatakan kakaknya itu. "Kau benar juga. Kalau begitu aku lanjutkan latihan ku sebentar. Kau tunggu disini yaa"


"Baiklah, nikmati waktumu!" Kata Haru melihat adiknya kembali bersama teman-temannya


Temannya Izanami yang melihat itu merasa ikut senang melihat tingkah mereka berdua. "Hee... Sepertinya aku sedikit iri denganmu Izanami"


"Eh? Kenapa?"

__ADS_1


"Ya, dia benar. Cowok kita mana mau menunggu kami sampai selesai," kata temannya Izanami yang lain


Dan selanjutnya, ia latihan seperti biasanya hingga waktu latihan telah habis. Selagi menunggu adiknya sekaligus pacarnya itu latihan, Haru menghabiskan waktunya dengan bermain beberapa game yang ada di smartphone nya. Ia bahkan tidak menyadari kalau Izanami datang di hadapannya karena latihannya sudah selesai


"Apa aku mengganggu mu?" Kata Izanami di hadapan kakaknya


"Eh, ah! Maaf maaf. Aku tidak sadar kalau kau sudah selesai dengan latihan mu. Kalau begitu ayo kita berangkat"


"Hehe, jangan terlalu formal begitu. Lagian kita adalah sepasang kekasih bukan?"


Baru keluar dari ruangan olahraga, tangan kanannya Izanami langsung memegang lengan kirinya Haru. Tentu saja hal itu membuat Haru sedikit terkejut dengan apa yang barusan dilakukan adiknya


"A-apa yang ka-kau lakukan!?" Kata Haru dengan tersipu malu


Adiknya yang juga bingung dengan apa yang dilakukannya itu menjawab. "Ka-kata temanku, ia menyarankan ku untuk seperti ini saat pulang nanti"


"Hah! Me-memangnya kau ti-tidak ada pengalaman soal beginian yaa!" Kata Haru


"Ya iyalah! Memangnya aku terlihat seperti wanita murahan di depanmu!? Sudahlah dan terima saja apa yang kulakukan"


"Tung— ah, baiklah. Tapi pegangan mu terlalu keras. Itu hanya membuat lenganku merasa sedikit sakit"


"Ah, maaf maaf!" Ia langsung melepaskan tangannya itu


"Hei, aku tahu kau sedang berusaha keras. Tapi kita lakukan ini secara perlahan-lahan. Ok? Seperti yang kukatakan sebelumnya, aku benar-benar tidak mempunyai pengalaman seperti ini. Jadi sebaiknya kita lakukan dari hal yang paling mudah dulu"


"Memangnya kau benar-benar tidak ada pengalaman? Bukannya kau sering menonton anime? Maksudku, kau bisa tahu orang berpacaran itu seperti apa dari menonton beberapa seri anime"


"Iya, tapi aku tidak tertarik dengan genre romantis"


"Jadi ini benar-benar pertama kalinya kau dipegang oleh gadis lain?"


"Be-begitulah"


Izanami hanya tertawa kecil mendengar apa yang barusan dikatakan oleh kakaknya itu. Menyadari hal itu, Haru sedikit tersinggung kepada Izanami"


"Hei, apa maksudnya itu!"


"Hehe, kau benar-benar terus terang yaa, oniichan"


(Ah, kedengarannya menjadi aneh ketika ia memanggilku seperti itu saat menerima kenyataan kalau kami berdua sekarang adalah sepasang kekasih)

__ADS_1


__ADS_2