Masa Kini Atau Masa Depan

Masa Kini Atau Masa Depan
Sahabat dan teman


__ADS_3

Tidak cukup dari 2 menit. Haru sudah selesai dengan urusan makanannya. Bagaimanapun, gadis itu masih tidak merasa enak karena ia lebih banyak menghabiskan makanannya daripada Haru itu sendiri


"Sudahlah, jangan dipikirkan. Untungnya hari ini aku membawa uang saku, jadi aku bisa membeli roti nanti jika aku pulang nanti. Oh, iyaa... Bicara soal uang, kenapa kau tidak ke kantin untuk membeli makanan?"


"Yaa, aku jarang membawa uang saku ke sekolah. Biasanya aku simpan untuk makan malam di rumah"


"Jadi kau tinggal sendirian di sana?"


"Iya, bisa dibilang aku tinggal sendiri di kos kosan yang cukup sederhana. Kondisi keuangan orang tua ku juga sedang tidak baik akhir-akhir ini. Jadi aku berinisiatif untuk menghemat pengeluaran ku"


"Ah, baiklah. Maaf aku telah bertanya sembarangan"


"Ti-tidak masalah kok, aku yang harusnya minta maaf karena aku begitu merepotkan", jawab gadis itu. Ia kemudian memperhatikan bekal yang di bawa oleh Haru dan memberikan sedikit sisa uangnya, "ini, ambillah. Aku tidak tahu harus bagaimana, tapi setidaknya ini cukup untuk mengatasi rasa lapar mu nanti"


"Eh, tidak apa-apa. Simpan saja uang itu untuk kau gunakan nanti, kau mungkin lebih membutuhkan uang itu daripada aku"


"A-anu, kalau begitu. Terimakasih yaa! Aku sangat menghargai bantuan mu!"


"Yaa, sama-sama. Si penjaga perpustakaan?"


"Eh!? Misaki. Sako Misaki!"


"Ah, kalau begitu namaku Nakagawa Haru! Oh, iya. Kau mau makan apa lagi untuk besok?"


"Eh, apa maksudmu?"


"Yaa, karena kau tidak membawa apa-apa untuk dijadikan makanan saat jam istirahat. Aku akan berusaha membuatkan makanan untuk kita makan berdua"


"Eh, yang serius!? Kalau begitu, terserah kau saja. Apapun itu, aku pasti menyukainya kok!", Jawab gadis yang memperkenalkan dirinya itu sebagai Misaki dengan berusaha tersenyum untuk Haru, walaupun ia sendiri sangat jarang tersenyum kepada orang lain


Hal itu membuat ekspresinya tidak terlihat natural dan sedikit memaksa. Tapi apapun itu, Haru senang melihatnya. Haru kemudian kembali ke kelasnya untuk persiapan pelajaran selanjutnya


Mulai saat itu, di jam istirahat. Mereka berdua selalu bertemu di tempat dan waktu yang sama. Perlahan-lahan mereka berdua saling membuka diri antara satu sama lain. Seperti, Misaki adalah salah satu murid yang diterima di sekolah itu dengan nilai tinggi, Misaki adalah murid kelas 2-A yang tentunya Haru baru menyadari hal itu. Dan masih banyak lagi yang Haru ketahui tentang gadis itu


Semakin lama, mereka berdua semakin dekat, tidak hanya sebatas bertemu, ia juga saling tukar kontak dan saling kirim pesan hingga malam.


Bukan sebatas berbincang lagi, mereka kadang mengerjakan tugas bersama-sama di perpustakaan. Sampai-sampai orang-orang yang masuk di perpustakaan sudah menganggap hal biasa ketika melihat mereka berdua bersama


Hal itu memang membuat Haru semakin senang dengan teman barunya. Tapi disisi lain, ia lupa akan tujuan sebenarnya


(SIALAN..!! KENAPA AKU BISA LUPA DENGAN CERITAKU!!)


Di hari itu, tentu membuat Haru semakin panik. Ia bahkan sudah lupa mengenai rencana cerita yang sempat dulu ia ingat. Yang ia tahu hanyalah, ia ingin membuat cerita dengan tema fantasi yang menceritakan seseorang yang ingin balas dendam

__ADS_1


Di pagi hari, sebelum jam istirahat dimulai. Mayumi yaitu sahabat Haru, datang ke mejanya sambil membawa buku catatannya. Mayumi hanya ingin bertanya mengenai salah satu tugas bahasa Inggrisnya


Tentunya, seisi kelas melihat mereka berdua. Ketika Mayumi meliriknya dengan wajah dendamnya itu. Seisi kelas langsung tidak berani lagi untuk melihatnya


"Anu... Apa yang kau lakukan disini, Mayumi?"


"Eh!? Ah, maaf... Aku hanya ingin bertanya soal tugas ini. Apa kau tahu bagaimana soal ini dikerjakan?"


"Oh yang ini? Itu mudah. Kau tinggal mencari apa kesimpulan dari ceritanya. Itu saja"


"Yaa, memang terlihat mudah. Tapi aku kesulitan untuk menerjemahkan ceritanya"


"Aahh... Baiklah, baiklah. Kita mulai dari paragraf pertama..."


Haru kemudian mengajarkan kepada Mayumi untuk menerjemahkan beberapa kata bahasa Inggris, agar Mayumi mengerti maksud dari cerita tersebut. Mayumi mengambil bangku yang ada di mejanya dan mulai duduk di samping Haru, ia berdua duduk bersebelahan sampai jam pelajaran dimulai


Rin, sahabat dekatnya Mayumi kemudian tersenyum dan mengucapkan, "syukurlah Mayumi, kau menemukannya pria seperti apa yang kau cari" dengan tersenyum bahagia. Berbeda dengan Akihiro, ia tidak berani duduk di bangkunya. Akihiro khawatir dia hanya mengganggu kedekatan mereka berdua. Tapi secara bersamaan, Akihiro sedikit cemburu dengan kedekatan Haru dan Mayumi


Jam pelajaran telah dimulai. Sebelum kembali ke bangkunya, Mayumi ingin berbicara dengannya pada saat jam istirahat. Haru mengatakan kalau dia selalu ke perpustakaan saat jam istirahat, jadi Haru menyarankan untuk pergi di perpustakaan saat jam istirahat nanti


(Haahhh... Padahal aku ingin melanjutkan untuk menulis ceritaku. Sulit ku katakan, tapi sepertinya aku harus menundanya sekali lagi)


Di jam istirahat, seperti biasa. Haru membawa rantang 3 tingkat, yang berisi makanan di masing-masing tingkat. Mayumi, yang melihat itu terheran dengan Haru


"Apa cuman perasaanku, atau memang kau selalu membawa bekal sebesar itu?"


"Hee... Itu artinya makanan mu cukup enak, kan?"


"Yah, haha. Aku juga sendiri tidak yakin ia pernah mengatakan kalau masakan ku enak. Kau juga bisa ikut makan bersama dengan kami kalau kau mau"


"Ah, tidak. Terimakasih"


Sesampainya di perpustakaan, Haru kemudian menyapa Misaki yang duduk di tempat khusus penjaga perpustakaan. Lalu, Haru dan Mayumi duduk di meja yang sama


"Dimana orang yang kau bilang itu Haru?", Tanya Mayumi


"Eh, bukannya sudah tadi kau lihat? Itu si Misaki", jawab Haru


"Eh, tunggu dulu. Maksudmu gadis yang kau sapa tadi?"


"Iya, memangnya kenapa?"


"Y-ya, aku hanya sedikit terkejut. Aku kira teman makan mu itu seorang laki-laki"

__ADS_1


"Haha, apa jangan-jangan kau menolak untuk ikut makan bersama kami karena kau takut dekat dengan laki-laki lain?"


"Bukan begitu... Hanya—"


Tiba-tiba Misaki datang dan duduk di samping Haru. Haru kemudian memperkenalkan diri mereka masing-masing. Untungnya Misaki dapat tetap tenang di hadapan orang yang baru ia temui


"Jadi, sudah berapa lama kalian seperti bertemu di tempat seperti ini?", Tanya Mayumi


Haru kemudian menjawabnya, "yah, mungkin semenjak aku ada disini? Mungkin"


"Hee... Berarti sudah cukup lama yaa"


"Ngomong-ngomong, ayo kita makan. Kau juga ikut kan Mayumi?"


"Iya deh, iyaa"


"Untungnya, kita bisa membagi makanan ini menjadi tiga bagian. Jadi kurasa, masing-masing orang mendapatkan jatahnya"


Isinya adalah berupa nasi goreng dengan beberapa telur goreng. Untuk bagian pertama dan kedua berisikan nasi gorengnya. Sedangkan untuk bagian ketiganya berisikan telur dadar dan beberapa tambahan saos di atasnya


Akhirnya, setelah membagi makanan itu, Haru pergi ke bagian belakang untuk sekali lagi mencari buku novel untuk dijadikan sebagai referensinya. Walaupun Haru sendiri tidak tahu apakah ia bisa menulis ceritanya sekali lagi atau tidak


"Ah, tunggu sebentar yaa. Aku mau mencari-cari novel dulu. Kalian berdua silahkan nikmati makanannya!"


"Tunggu, aku ikut! Kau makan duluan saja Misaki!", kata Mayumi


"Ah... Baiklah"


Di belakang perpustakaan. Haru menanyakan mengenai mengapa Mayumi ikut dengannya. Mayumi dengan tenang menjawab, "hei, aku kesini untuk memberitahukan satu hal. Ingat?"


"Ah, soal itu! Maaf, maaf. Aku hampir saja lupa. Jadi apa yang ingin kau bicarakan?"


"Apa kau sibuk saat pulang sekolah nanti?"


"Pulang sekolah? Tidak. Memangnya kenapa?"


Mayumi kemudian menyembunyikan ekspresi malunya dengan menundukkan kepalanya sambil mengatakan, "a-apa ka-kau bisa menemaniku be-belanja nanti?"


"Eh, denganku? Apa kau yakin? Kenapa kau tidak memgajak sahabatmu Rin?"


"Aku sudah menanyakan soal ini kepadanya. Tapi dia ada latihan di klubnya saat pulang nanti, jadi dia tidak bisa. Jadi, hanya kau yang bisa menemaniku"


"Kenapa tidak sekalian besok saja kalau begitu?"

__ADS_1


"Apa kau bercanda? Diskonnya hanya berlaku hari ini. Banyak juga orang yang datang hanya untuk mengejar diskon hari ini. Jadi aku harus datang bagaimana pun caranya"


"Hmm... Baiklah, tapi hanya sebentar yaa", jawab Haru


__ADS_2