Masa Sekolah Yang Indah

Masa Sekolah Yang Indah
Mulai Kelas


__ADS_3

Seorang siswa mengangkat jarinya yang tandanya adalah dia ingin mengajukan pertanyaan dan Bu Laras yang melihatnya kemudian mempersilahkan murid tersebut mengajukan pertanyaannya. 


“silakan kamu yang mengangkat tanganya bisa mengajukan pertanyaannya, ya,” panggil Bu Laras yang memberikan izin kepada siswa tersebut untuk mengajukan pertanyaannya. Namun sebelum dirinya mengeluarkan kata Bu Laras mengingatkan sebelumnya. “Jangan lupa sebutkan nama dan asal sekolah, ya,” ingat Bu Laras kepada siswa yang sedang ingin bertanya mengenai konsep pembelajaran di kelas ini. Siswa tersebut menganggukkan kepalanya sebagai tanda mengerti. 


Sebelum dirinya mengajukan pertanyaannya dia memperkenalkan dirinya dengan suara sedikit lantang. “ Perkenalkan nama saya Bejamin dan saya berasal dari SMA Pelita Harapan. Saya saat ini berada di kelas X,” ucap siswa yang bernama Bejamin. Bu Laras segera berkata kepada Bejamin. 


“Baiklah, Bejamin dan sekarang katakan apa yang ingin kamu tanyakan,” komentar Bu Laras setelah Bejamin memperkenalkan dirinya sendiri. “Saya mau menanyakan mengenai pelajaran apa saja yang akan kita pelajari selama kita les di sini,” ucap Bejamin dengan nada serius. 


Bu Laras yang mendengar pertanyaan Bejamin kemudian tersenyum. Dia menjeleskan dengan penuh rincian. “Sesuai dengan pelajaran yang kalian pilih pada saat mendaftar les di sinimaka kalian sudah dibagikan kartu yang berisi jadwal bersama dengan kartu tanda pengenal.”


Murid-murid mengangguk mengerti setelah mendengar penjelasan dari Bu Laras mengenai pertanyaan yang diajukan oleh Bejamin barusan, termasuk Selen. Meski telinganya masih berfokus mendengar musik kesukaannya tetapi dia bisa mendengar apa yang ditanyakan oleh Bejamin dan penjelasan dari Bu Laras. 


“Apakah masih ada pertanyaan lagi?” tanya Bu Laras melihat kelasnya diam tanpa berkomentar apa-apa setelah Bejamin yang bertanya.

__ADS_1


Murid-murid masih terdiam karena mereka memikirkan pertanyaan apa yang bisa dipertanyakan di kelas mereka. Salah satu siswi mengacungkan jarinya karena dirinya sudah menemukan pertanyaan apa yang akan dia lontarkan. Melihat ada siswi yang mau bertanya seperti biasa Bu Laras mengijinkannya untuk bertanya. “Ya kamu yang mengangkat tanganmu dan silakan memperkenalkan dirimu sebelum bertanya,” izin Bu Laras kepada siswi yang mengacungkan jarinya, 


Siswi cantik dengan tinggi yang proposal dan disertai dengan tubuh yang langsing membuat para siswa merasa beruntung berada di kelas 3D karena memiliki pemandangan yang bisa menyegarkan mata mereka. Begitu juga Anthony yang matanya jelatan melihat gadis cantik. 


“Stan, cewek itu juga cantik ya. Bodynya langsing sesuai dengan kriteriaku,” basik Anthony dengan bentuk mulutnya kepada sohibnya yang sohibnya menoleh ke arah yang bertanya sebagai bentuk kesopanan semata.


Staunlaus yang membaca bibir sahabatnya hanya bisa pasrah dengan sikap playboy Anthony. “Bibit playboy kok dipelihara sih,” batin Staunlaus sambil mendengus ketika mengetahui Anthony yang dari kecil hanya suka berteman dengan perempuan cantik. Tidak hanya Staunlaus yang menatap gadis cantik tersebut. Selen yang akhirnya melihat tidak luput lepas pandangannya terhadap gadis cantik tersebut karena memiliki proposal tinggi yang sangat didambakan oleh Selena. “Gadis itu cantik sekali seperti boneka Barbie yang sering aku mainkan pada waktu kecil dengan anak tetangga dan tingginya itu proposal tinggi idamanku,” batin Selen dengan penuh puji kepada gadis cantik yang ingin bertanya.


Gadis tersebut segera memperkenalkan namanya. “Halo, nama saya Lily Asta dan sekolah berasal dari murid dari sekolah SMA Harapan Bangsa dan saat ini saya kelas X. Mohon bantuannya,” ungkap gadis cantik yang bernama Lily tersebut. Sebelum Bu Laras berkata Lily langsung masuk ke inti pertanyaannya. 


“Sama-sama Lily dan sesuai dengan yang kamu tanyakan jika setiap mata pelajaran diajarkan oleh guru yang pengalaman di mata pelajaran jadi jawabannya adalah ya, sesuai dengan sekolah tempat kalian mencari ilmu jadi di bimbingan belajar ini menyesuaikan dengan sistem pengajaran sesuai dengan pendidikan formal sehingga setiap guru di sini akan mengajarkan sesuai dengan mata pelajaran yang mereka kuasai. Seperti saya yang akan mengajarkan mata pelajaran Fisika dan di sini juga ada namanya ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester sehingga ada gunanya apa diadakan ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester? Gunanya adalah untuk mengetahui sejauh mana kalian memahami materi yang diajarkan oleh guru mata pelajaran kalian sesuai dengan angkatan kalian,” jelas Bu Laras dengan panjang lebar membuat murid-murid sedikit terkejut karena mereka tidak menyangka akan tetap mengerjakan ulangan harian, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester.


“Apakah masih ada pertanyaan kembali?” tanya Bu Laras setelah menjelaskan pertanyaan Lily. 

__ADS_1


Seorang siswa tampan yang menggangkat tanganya sebagai tanda dia ingin bertanya kepada gurunya di depan murid-murid. “Baiklah ini pertanyaan terakhir dan jangan lupa kamu bisa perkenalan dahulu sebelum bertanya,” ucap Bu Laras yang memberikan sesi pertanyaan terakhir kalinya,


“Perkenalkan nama saya Vicentius dan saya berasal dari sekolah SMA Kristen Bunga Bangsa , saat ini saya duduk di kelas X. Saya ingin bertanya apakah kita nantinya akan diberi tugas setiap mata pelajaran yang kita daftar di awal kita daftar untuk les di sini?” tanya Vicentius tersebut yang membuat para siswa dan siswi berharap untuk tidak ada tugas les-les an. 


“Vicent, sesuai dengan pernyataanmu ya. Di bimbingan belajar ini juga menerapkan sistem memberikan siswa mereka tugas dan tugasnya dari buku paket yang sudah dirangkum oleh bimbingan belajar kami jadi tugasnya akan dikumpulkan di pertemuan berikutnya,” jawab Bu Laras yang membuat para siswa dan siswi tidak bisa bernafas lega termasuk Anthony dan Staunlaus.


“Ahhh di les-les an juga diberi tugas dan ulangan ? Menderitanya hidupku,” batin Anthony yang meratapi nasibnya untuk selama dirinya di kelas sepuluh selama setahun.


“Astaga tidak hanya sekolah yang memberikan tugas dan ulangan ini di les-les an juga,” batin Staunlaus yang merasa resah. 


Berbeda dengan murid-murid yang merasa kesal ada juga beberapa murid yang merasa senang jika mendapatkan tugas dan ulangan begitu juga dengan Selen. “Akhirnya aku ada kerjaan. Biasanya aku banyak jam kosong setelah membantu mama,” batin Selen dengan senang karena akhirnya dia tidak akan menganggur lagi di rumah setelah membantu mamanya atau papanya, 


Karena sesi tanya-jawab sudah diakhiri oleh Bu Laras. “Saya akan mengabsen kalian untuk maju ke depan supaya kalian bisa memperkenalkan diri kalian. Sebutkan nama lengkap kalian, nama panggilan kalian, asal sekolah kalian, hobi, kelebihan dan kelemahan kalian,” ungkap Bu Laras yang sudah masuk ke sesi perkenalan. 

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jangan lupa terus dukung Author dengan cara like setiap episode, beri bintang 5, vote, gif, share, subscribe dan comment-nya ya. Author tunggu dukungan kalian karena sangat penting dalam kenaikan level Author. Jangan lupa dengan kesehatan mina-san dan semoga selalu sehat dalam melakukan aktivitas mina-san apa pun. Sangkyuu.


__ADS_2