Masa Sekolah Yang Indah

Masa Sekolah Yang Indah
Wali Kelas dan Guru Pendamping


__ADS_3

Mereka berdua mengobrol ringan di meja Vina hingga wali kelas masuk ke kelas X-5 yang sudah menyuruh murid-murid untuk kembali ke bangku mereka masing-masing.


Wali kelas masuk bersama dengan seorang guru pendamping. Pada saat wali kelas dan guru pendamping masuk, seketika kelas yang tadinya cukup ramai sekarang menjadi hening karena kemunculan wali kelas dan guru pendamping mereka.


"Selamat pagi, anak-anak kelas X-5," ucap wali kelas dengan semangat menyapa murid barunya.


"Selamat pagi, Bu," ucap serempak murid-murid kelas X-5.


"Hari ini adalah hari kalian resmi menjadi anggota SMA Negeri 5, semoga kalian bisa menjalani selama tiga tahun kedepan. Saya harap kalian bisa akrab hingga kalian semua berpisah karena kehidupan kalian," ucap sang wali kelas.


"Kalau begitu dimulai dari perkenalan. Ada pepatah mengatakan "Maka tak kenal maka tak sayang", jadi masing-masing dari kalian akan ibu bacakan sesuai dengan huruf abjad kalian dan kalian sebutkan nama lengkap, nama panggilan, hobi, TTL, nama alumni SMP," ucap wali kelas kepada murid-murid di kelas X-5.


Setelah memberi tahu apa saja yang harus diperkenalkan diri sendiri, wali kelas memanggil murid-murid kelas X-5 sesuai abjad dan disuruh maju ke depan kelas untuk perkenalan. Mulai dari anak yang memiliki abjad A hingga sampai ke Selena. Selena dipanggil oleh wali kelas dan disuruh memperkenalkan dirinya di depan kelas.


"Selena Adven Salim," panggil sang wali kelas.


"silakan maju ke depan kelas dan perkenalkan dirimu dengan baik," ucap wali kelas lagi.

__ADS_1


Selena dengan patuh berdiri dari kursinya dan melangkah maju ke depan papan tulis di kelasnya. Dia menarik napas panjang karena bersiap untuk memperkenalkan dirinya sendiri.


"Selamat pagi teman-teman, wali kelas dan guru pendamping. Perkenalkan nama saya adalah Selena Advem Salim dan kalian bisa memanggil saya, Selen. Saya memiliki hobi yang cukup unik yaitu tidur, baca novel, nonton drama Cina. Tempat dan Tanggal Lahir saya adalah di Surabaya pada tanggal 7 Juli 2008 namun pindah ke Bandung bersama dengan kedua orang tua pada usia 6 tahun dan saya berasal dari alumni SMP Negeri 9. Sakian perkenalan saya, semoga saya bisa berteman baik dengan kalian," ucap Selen memperkenalkan diri sendiri di depan kelas.


Murid-murid memberikan tepuk tangan dan wali murid memberi izin untuk Selen bisa duduk kembali di bangkunya. Setelah itu wali murid lanjut memanggil nama muridnya hingga nomor terakhir yaitu Vania.


"Vanya Den Haagen," panggil wali murid membaca namanya di kertas absen.


Silakan perkenalkan namamu di depan kelas," ucap wali kelas kembali.


Vania maju ke depan kelas dan berdiam sejenak untuk mencari ketenangan dalam kegugupannya. Setelah merasa tenang dia mulai memperkenalkan dirinya sendiri di depan papan tulis.


Murid-murid kembali memberikan tepuk tangan dan wali murid mempersilahkan Vanya untuk duduk kembali.


"Vanya kamu bisa duduk kembali. Sangat bagus tadi perkenalan dirimu," puji sang wali kelas sambil mempersilahkan Vanya duduk kembali.


"Terima kasih, banyak Bu atas pujiannya," ucap Vanya sopan dan kembali duduk di bangkunya.

__ADS_1


Setelah Vanya duduk kembali ke tempat duduknya. Giliran wali kelas dan guru pendamping berkenalan diri kepada murid-murid kelas X-5.


"Karena kalian sudah berkenalan di depan kelas, jadi giliran ibu akan perkenalkan diri ibu ya," ucap wali kelas tersebut.


"Nama ibu adalah Putri Ayunda. Kalian panggil saja ibu Puput dan saya wali murid kalian. Selain wali kelas saya mengajar pelajaran Kimia kelas X dan XI," ucap Bu Puput yang merupakan wlai kelas X-5.


Setelah Bu Puput selesai berkenalan, guru pendamping bergiliran memperkenalkan dirinya di depan kelas. Guru pendamping tersebut berjenis kelamin laki-laki dan sangat tampan membuat para murid kelas X-5 tidak sabar mengetahui nama guru pendamping mereka.


"Perkenalkan nama saya adalah Rahmat Adiputra. Kalian panggil saya Bapak Rahmat. Kalian bisa nanya saya pada saat jam wali kelas. Oh ya saya juga mengajar pelajaran Penjaskes kelas X jadi jam OR akan bertemu saya," ucap Pak Rahmat dengan senyum tampannya.


Setelah selesai perkenalan guru pendamping dan wali kelas. Para siswa diberi kesempatan untuk berbicara dengan tujuan saling mengakrabkan diri. Mereka diberi waktu selama satu jam dan tidak boleh suara mereka sampai keluar dari kelas X-5. Begitu diberi izin para murid melanjutkan obrolan ringan. Tidak hanya itu Bu Puput dan Pak Rahmat juga bergabung dengan murid-murid barunya dalam percakapan mereka agar mengenal lebih dalam anak didiknya.


Tidak lama jam istriharat berbunyi. Sebelum mengijinkan siswanya keluar kelas. Bu Puput dan Pak Rahmat meminta mereka mengisi formulir data diri agar setiap wali kelas memiliki data diri para siswanya.


"Anak-anak, ibu minta waktu kalian sekitar 4-5 menit ya. Kalian ibu minta isi data diri kalian di kertas HVS yang akan ibu dan Pak Rahmat bagikan," ucap Bu Puput membagikan satu-per satu kertas HVS kepada setiap masing-masing siswa di kelasnya. Sementara Pak Rahmat ikut membagikan agar lebih cepat siswa mendapatkannya. Sesudah semua siswa kedapatan satu lembar setiap siswa. Bu Puput menulis hal apa saja yang ada di dalam data diri murid di papan tulis menggunakan spidol.


"Anak-anak, kalian ikutin Bu Puput ya," ucap Pak Rahmat mengarahkan murid-murid barunya untuk mengikuti Bu Puput mengisi data diri di kertas HVS kosong yang sudah dibagikan ke setiap siswa.

__ADS_1


Murid-murid kelas X-5 mengikuti arahan Bu Puput untuk mengisi data diri mereka agar Bu Puput memiliki banyak informasi mengenai murid didiknya. Mereka mengisi dengan jujur mengenai hobi yang dimiliki, kekurangannya dan kelebihan yang mereka punya. Begitu pula bakat dan minat juga mereka harus isikan dengan jujur agar sekolah bisa mengarahkan dan membimbing semua murid SMA Negeri 5 sesuai bakat dan minat mereka ataupun sesuai dengan hobi mereka. Satu dari siswa kelas X-5 belum selesai mengisi dikarenakan bingung dengan bagian kelebihan dan bakat-minat yang mereka punya. Tetapi ada juga beberapa murid yang sudah menyelesaikan langsung mengumpulkan di meja guru di depan kelas.


"Bagi yang sudah selesai dan mengumpulkan, boleh beristirahat. Kalian jangan lupa untuk kembali ke kelas setelah jam istirahat selesai berbunyi," ucap Pak Rahmat kepada siswa-siswi yang sudah menyelesaikan mengisi data diri masing-masing.


__ADS_2