Masa Sekolah Yang Indah

Masa Sekolah Yang Indah
Senam Pagi Bersama


__ADS_3

”Ma, Nana boleh minta sedikit bibit punya Mama yang baru saja dibeli beberapa minggu lalu buat tugas OSPEK?” tanya Selena kepada mamanya membuat mamanya mengiyakan permintaan putri semata wayangnya.


”Kamu bisa urus sendiri, mau perlu berapa karena Mama masih menyiapkan makan malam kita berdua,” ucap mamanya yang masih memegang sutil di tangannya dan kembali ke dapur sementara Selen langsung mengangguk semangat sembari menyusul mamanya karena dirinya hendak pergi ke kebun belakang. ”Oke, Ma, Nana akan yang mengurus sendiri,” ucapnya membuat mamanya yang berada di depannya hanya bisa tersenyum mendengar jika putrinya sudah kembali bersemangat.


...****************...


Seperti biasa, Selen berangkat menggunakan bus di sekolahnya sehingga dirinya bisa sampai dengan tepat waktu.


Di sekolahnya, Selen melihat jika teman-teman sekelasnya pada sudah berada di lapangan sekolah dan tidak hanya teman-teman sekelasnya, teman-teman beda sekolah juga berada di lapangan sekolah sehingga memenuhi lapangan sekolah yang cukup besar.


”Selen… ayo kamu cepat taruh tasmu dan bergabung di lapangan,” ucap Albert yang memanggil anak kelas X-5 dengan nada tegas dan dingin membuat Selen mengangguk kepalanya sebagai tanda mengerti.


”Baik, Kak Albert, tunggu Selen dahulu,” ucap Selen yang jaraknya cukup jauh sembari berlari karena Albert terlihat hendak ingin mengunci kelasnya agar menjaga keamanan kelas jika melakukan kegiatan di luar kelas.


Albert yang melihat gadis bertubuh mungil berlari dengan gaya menggemaskan langsung tanpa sadarnya dia membatalkan untuk mengunci pintu kelas Selen dan membiarkan Selen masuk sehingga bisa menaruh tasnya.


”Sial, dia sangat menggemaskan dengan gaya larinya,” batin Albert yang sedikit memerah namun dia menjaga sikapnya sehingga tidak sampai terlihat jika dia memerah merona karena merasa sikap Selena tadi sangat menggemaskan di matanya.


Selen yang masuk ke kelasnya langsung saja mencari tempat duduk yang masih kosong dan menaruh tas sekolahnya lalu dia tidak lupa mengeluarkan tas kecil yang berisi bibit dan juga mengambil karet rambut yang berkarater lucu serta topi sekolah karena memang atribut untuk mengikuti OSPEK adalah memakai baju olahraga sekolah dengan topi sekolah. 

__ADS_1


Selen yang sudah siap lalu keluar dan mengucap terima kasih kepada kakak OSIS yang dingin, tegas dan kulkas itu jika mau membantunya.


”Kak Albert, terima kasih karena mengizinkan Selen untuk bisa masuk dan menaruh tas ke dalam kelas,” ucap Selen sembari tersenyum membuat detak jantung Albert tiba-tiba berdetak lebih kencang dari biasanya membuatnya langsung bertingkah aneh.


”Iya, lain kali jangan diulangi lagi dan sana cepat kamu bergabung ke kelasmu karena kalau kamu telat maka kamu akan dihukum,” ucap Albert yang segera mengusir Selen dari hadapannya karena dia ingin menetralkan perasaan dan detak jantungnya yang sedang berdetak dengan cepat.


”Oh baik Kak Albert,” ucap Selen sembari berlari dengan tingkah gemasnya menuju lapangan dan menghampiri teman kelasnya untuk bergabung sebelum kakak-kakak OSIS mereka mengecek kelengkapan adik-adik kelas mereka yang mereka pegang.


Sementara Albert yang sudah memastikan perginya Selen dari hadapannya bisa bernapas lega dan menutup pintu serta mengunci pintu kelas X-5 sembari menetralkan detak jantungnya yang makin tidak mau melambat.


”Ada apa dengan jantungku? Mengapa dia tiba-tiba berdetak dengan cepat pada saat melihat anak kelas 1 dan apakah aku terkena serangan jantung?” batin Albert dengan panik sembari berjalan di koridor menuju lapangan yang berada di tengah-tengah gedung dalam sekolahnya.


...****************...


”Bagi yang putri, kami minta untuk menguncir atau mengikat rambut kalian agar tidak mengganggu aktivitas kalian namun kalau rambut kalian pendek cukup dijepit agar poni atau rambut depan kalian tidak jatuh dan tidak mengganggu aktivitas kalian,” ucap ketua OSIS yang menyuruh untuk siswi-siswi kelas X untuk mengikat rambut mereka yang panjang agar tidak mengganggu kegiatan OSPEK mereka.


”Kakak akan beri waktu sepuluh menit bagi para putri untuk mengikat rambut kalian dengan rapi,” ucap ketua OSIS kembali yang memberi waktu sepuluh menit bagi adik-adik yang perempuan untuk segera mengikat rambut mereka yang membuat para siswi kelas X langsung mengikat rambut mereka, termasuk Selen dengan cepat namun rapi.


”Acara OSPEK hari ini akan dimulai dengan senam sehat dan kakak harap kalian mengikuti inspektur senamnya dari awal hingga akhir karena kami, para kakak OSIS akan memantau kalian dan bagi siapa yang tidak mengikutinya maka kalian akan kami suruh berlari menggelilingi lapangan ini,” ucap ketua OSIS yang membuat seluruh siswa kelas X terkejut namun tidak berani protes.

__ADS_1


Musik senam langsung dibunyikan dan inspektur senam naik ke atas kursi yang sudah disediakan oleh anggota OSIS agar setiap gerakan isnpektur senam dapat diikuto oleh seluruh siswa kelas X dan isnpektur senam langsung menggerakan badannya sesuai musik senam ketika masuk intro dan seluruh siswa langsung mengikutinya karena para anggota OSIS mengambil dokumentasi dan adanya yang mengawasi mereka.


Hingga dua jam berlalu, para siswa kelas X yang sudah selesai senamnya karena musik sudah berhenti sementara inspektur juga sudah berhenti bergerak.


”Bagaimana sudah capai semuanya?” tanya inspektur itu sembari diberi mic oleh panitia OSIS kepada seluruh siswa kelas X yang terlihat bermandi keringat.


”Sudah capai Pak,” ucap serentak seluruh kelas X membuat inspektur tersebut sedikit tersenyum dan menyuruh OSIS untuk memutarkan lagu senam yang lagi hits yaitu ‘Gemu Fa Mi Re’ yang dibuat senam dengan gerakan menyenangkan seketika membuat para siswa kelas X kembali semangat bahkan ada yang bergerak duluan sebelum inspektur yang memulai gerakan karena lagunya yang semangat.


Inspektur langsung ambil ahli bergerak sehingga terlihat seirama bahkan kakak OSIS ada juga yang ikut berjoget senam karena lagunya yang ringan serta semangat membuat yang lain meski lelah tetap bergerak hingga tanpa dirasa jam menunjukkan pukul 10.00 dan pada saat yang sama suasananya makinpanas membuat inspektur mengakhiri senamnya karena dirinya juga sudah bermandi keringat dan gerah.


Sehingga ketua OSIS mengambil ahli mic serta mengucapkan aspresiasi kepada seluruh murid kelas X yang masih terlihat bersemangat untuk mengikuti serangkaian acara OSPEK yang kedua.


”Kakak mengaspresiasi semangat kalian semua yang sudah mengikuti senam dengan baik dan beri tepuk tangan untuk kita semua,” ucapnya membuat murid-murid kelas X bertepuk tangan karena merasa bahagia jika senam sudah selesai.


”Karena ini sudah melewati jam istriharat dan para guru sudah menyiapkan sesuatu untuk kita semua maka kalian akan mengantre untuk mendapatkan es buah dan gado-gado di depan ruang wakasek dan budidayakan mengantre. Nah sekian dari saya, silakan kalian bubar dan bisa mengantre di depan ruang wakasek,” ucap ketua OSIS lyang langsung membuat para murid kelas X bubar dari tempat mereka dan menuju ke depan ruang wakasek yang terlihat para guru sudah menyiapkan sepanci es buah yang segar untuk dibagi-bagikan kepada siswa kelas X.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Wah enak ya setelah senam minum yang dingin-dingin dan segar membuat Auhtor ingat masa OSPEK SMP dan SMA yang hari kedua pasti kegiatannya seperti itu.

__ADS_1


Jangan lupa terus dukung Author dengan cara like setiap episode, beri bintang 5, vote, gif, share, subscribe dan comment-nya ya. Author tunggu dukungan kalian karena sangat penting dalam kenaikan level Author. Jangan lupa dengan kesehatan mina-san dan semoga selalu sehat dalam melakukan aktivitas mina-san apa pun. Sangkyuu.


__ADS_2