
"Bagi yang sudah selesai dan mengumpulkan, boleh beristirahat. Kalian jangan lupa untuk kembali ke kelas setelah jam istirahat selesai berbunyi," ucap Pak Rahmat kepada siswa-siswi yang sudah menyelesaikan mengisi data diri masing-masing.
Siswa dan siswi yang menyelesaikan tugas yang diberikan kepada pak Rahmat segera mengumpulkan ke meja pak Rahmat yang berada di depan kelas. Sesudah menyelesaikan segera keluar dari kelas untuk beristriharat. Jika yang membawa bekal, mereka menunggu di perpustakaan atau taman sekolah. Namun siswa yang ingin ke kantin, langsung ke kantin sekolah. Sementara yang di dalam kelas adalah siswa yang belum selesai dan mengumpulkan tugas mereka.
Satu per satu para siswa sudah mengumpulkan dan tinggal beberapa siswa yang masih tertinggal yang masih belum menyelesaikan tugas mereka dalam mengisi formulir identitas diri. Termasuk Selen belum menyelesaikan karena dia bingung dengan bakatnya.
"Aku sepertinya tidak memiliki bakat," batin Selen bingung akan bakatnya.
Namun karena dia kelaparan dia mengisi dengan seadanya ya saja.
"Ya sudah isi menyanyi saja, khan itu bakat umum daripada nanti tidak bisa istirahat jadi lebih baik isi itu saja," batinnya kembali sambil mengisi bakatnya dengan menyanyi.
Akhirnya dirinya selesai menyelesaikan pengisian biodata dirinya dan melihat jika hanya tersisa 5 orang termasuk dirinya. Selen berdiri dan menuju depan kelas dan menyerahkan kertas HVS yang sudah dia isi sesuai arahan wali kelasnya dan menyerahkan kepada Pak Rahmat, selalu guru pendamping.
"Pak, ini Pak, kertas saya dan sudah saya beri kepada Bapak," jawab Selen sambil menyerahkan kepada Pak Rahmat.
"Baiklah, kalau begitu selamat istirahat ya," ucap Pak Rahmat menerima kertas dari Selen.
__ADS_1
"Ya, Pak, terima kasih," ucap Selen sesudah menyerahkan kertasnya.
Selen dengan segera menuju kantin agar dia bisa membeli beberapa kue yang ada di kantinnya. Dia sangat tidak sabar ingin mencicipi di kantin sekolah barunya. Dengan langkah cukup cepat dia mencari letak kantin melalui peta yang ada di setia sudut tangga.
Akhirnya dia menemukan letak kantin salam waktu sekitar dua puluh menit dan masuk. Betapa ramainya kantin sekolahnya karena banyaknya siswa dari berbagai angkatan berada di kantin. Dia berjalan mencari stan kantin yang sepi dan tidak terlalu ramai. Setelah menemukan stan yang sepi, Selen mendekat dan melihat apa saja yang dijual di stan tersebut karena dia tertarik dengan kue-kue yang menarik minatnya dengan segera dia ambil dua buah yang menurutnya sangat menarik dan kebetulan juga merupakan kue favoritnya. Dia mencoba bertanya kepada penjualnya karena ingin membayar kue tersebut.
"Pak, ini dua buah kue berapa ya totalnya?" tanya Selen sambil mengangkat kuenya agar penjualnya bisa memberi harga.
Penjual segera melihat model kue apa yang dibeli oleh Selen dan segera memberikan harga dan juga totalnya kepada Selen.
"Kue yang satunya itu Rp 2.500 rupiah dan satunya itu Rp 3.500 rupiah jadi totalnya Rp 6.000 rupiah ya," kata penjual kue kepada Selen
Penjual kue tersebut menerima uang pemberian Selen dan mengembalikan uang sisa berupa dua lembar dua ribuan karena sisanya Rp 4.000 rupiah.
"Ini, ya, dik, uang kembaliannya. Kembaliannya itu Rp 4.000 rupiah," jawab penjual sambil menyerahkan uang kembalian kepada Selen.
"Terima kasih, Pak," ucap Selen mengambil kembaliannya dan pergi membawa kuenya. Dia kembali ke kelas karena membawa bekal dan bekalnya masih ada di kelasnya. Dia kembali sambil memakan kuenya agar tidak terlalu kelaparan dan takutnya malah jam bel istirahat selesai jika dia sampai ke kelas.
__ADS_1
Akhirnya dia sampai di kelasnya. Dia melihat beberapa anak yang makan di kelas karena membawa bekal dari rumah seperti dirinya. Dia masuk dan duduk ke bangkunya.
Selen membuka bekalnya dan menaruh sebuah kue yang tersisa karena bungkus satunya dia buang setelah dia habiskan. Segera dia membuka bekalnya dan memakannya. Sebelum memakan dia berdoa menurut agamanya.
"Tuhan Yesus, Selen mau makan. Berkati makanan yang sudah disiapkan mama. Dalam nama Yesus, amin," batin Selen yang menutup mata dan berdoa.
Setelah selesai berdoa, Selen makan dan menikmati bekal yang sudah disiapkan oleh mamanya. Dia makan sambil melihat anak lainnya yang juga membawa bekal dari rumah.
Pukul 10.05 WIB sesuai yang ditunjukan jam yang di dinding kelas. Menunjukkan jika waktu bel selesai istirahat akan berbunyi tinggal 5 menit lagi. Banyak siswa yang sudah kembali ke kelas masing-masing namun masih ada yang belum kembali sedangkan kelas Selen sudah kembali ramai karena banyaknya yang sudah kembali karena takut dihukum karena murid baru. Begitu juga dengan teman angkatannya yang juga sudah kembali ke kelas masing-masing karena masih murid baru.
Sementara itu Selen sudah selesai makan dan membuang sisa yang berupa tisu dan memasukkan kembali dengan rapi. Sesudah itu dia keluar kelas untuk membuang sampahnya karena tong sampah kelas berada di luar kelas depan pintu kelas. Setelah membuang sampah, dia ke toilet agar bisa membuang air kecil dan tidak keluar lagi pada saat jam pelajaran dimulai kembali karena menurutnya mengganggu guru yang menjelaskan.
Sesampai di kamar mandi perempuan yang berada terletak paling pojok samping dengan kelas XI-IPA 4. Selen masuk dan melihat jika kamar mandi perempuan penuh karena banyaknya siswi yang mengantre dari kelas X dan XI-IPA 4. Selen dengan sabar mengantredan tiba gilirannya, dia menggunakan tidak lebih dari lima menit karena dia tahu yang mengantre masih banyak. Setelah urusannya selesai dengan toilet, dia keluar dan mencuci tangannya di wastafel sesudah selesai dan mengelap tangannya yang basah, dia kembali ke kelasnya. Selen masih menemukan jika bel istirahat selesai masih belum dibunyikan.
Tepat pukul 10.10 bel selesai istirahat berbunyi. Dan kakak-kakak OSIS kembali ke kelas adik kelasnya sesuai dengan seperti awalnya. Mereka memasuki ke kelas X-1 hingga kelas X-10. Mereka melanjutkan bimbingan mengenai pengenalan masa lingkungan sekolah dan tidak hanya kakak-kakak OSIS yang menemani adik kelasnya juga wali kelas beserta guru pendamping masuk ke kelas masing-masing karena ada hal yang hendak dibicarakan kepada murid-murid barunya mengenai keesokan harinya mengenai pengenalan lingkungan sekolah hari kedua.
......----------------......
__ADS_1
Terus dukung karya Auhtor baik novel maupun chat story. Maafkan Auhtor jika karya Auhtor memiliki banyak kekurangan. Semoga terhibur dengan karya Author. Beri like, vote, rate, favorit, gift dan comment. Auhtor semangat jika mina-san selalu mendukung karya Auhtor yang banyak kekurangannya. Auhtor akan selalu update karya Auhtor.