
Hari ini adalah hari pertama kali Desi bekerja di rumah makan tersebut. Pengunjung yang datang betul - betul sangat ramai. Walaupun tugasnya adalah mencuci piring tapi harus dilakukan dengan cekatan dan semaksimal mungkin karena ia tidak ingin menyia - nyiakan kesempatan yang sudah diberikan kepadanya.
Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, ia pun merasa sudah kelelahan dan energinya sudah mulai habis. Ia bersiap - siap untuk segera pulang ke rumah dan bisa beristirahat supaya besok bisa kembali bekerja dengan maksimal lagi.
Sesampainya di rumah, ia pun menghampiri ibunya yang sedang berbaring di atas tempat tidur.
"Ibu hari ini aku sudah mulai bekerja, aku janji akan bekerja dengan baik dan mengumpulkan uang untuk biaya pengobatan ibu ke rumah sakit, ibu sabar dulu ya kalau uangnya nanti sudah terkumpul aku pasti akan membawa ibu untuk berobat" papar Desi sambil menangis dan menggenggam tangan ibunya.
"Terima kasih sayang kamu ternyata benar - benar sangat sayang dan peduli sama ibu padahal selama ini ibu selalu berbuat yang tidak baik kepadamu" ujar ibunya dengan mata yang berkaca - kaca.
"Itu sudah menjadi kewajibanku bu untuk merawat ibu dengan baik. Aku akan berusaha sekuat tenaga agar bisa membawa ibu berobat secepat mungkin supaya ibu bisa sembuh seperti sediakala" kata Desi dengan nada yang tulus dan bersungguh - sungguh.
__ADS_1
"Iya sayang, ibu hanya bisa mendoakanmu supaya bisa bekerja dengan lancar. Kamu langsung istirahat saja pasti kamu kelelahan karena bekerja sampai jam segini"
"Baik bu" ucap Desi (sambil menganggukkan kepalanya).
•••••
Keesokan harinya, pagi - pagi sekali Desi sudah bangun karena hari ini ia akan kembali berangkat bekerja. Hari ini, ia berangkat lebih cepat karena hari ini memang hari libur jadi ia tidak pergi ke sekolah. Namun, sebelum berangkat kerja ia tetap mengerjakan pekerjaan rumah. Selesai melaksanakan tugasnya ia pun berpamitan kepada ibunya.
"Bu, aku berangkat kerja dulu ya" ujarnya seraya mencium tangan ibunya.
"Iya bu" jawab Desi sambil menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Sekitar pukul 10.00 ia pun sampai di tempat kerjanya. Suasana di tempat tersebut masih sepi karena biasanya orang - orang akan ramai berdatangan menjelang makan siang.
Walaupun tugasnya adalah mencuci piring namun ia juga mau membantu teman - temannya seperti membersihkan meja dan mengepel lantai. Hal yang dilakukan oleh Desi pun tidak luput dari pandangan seseorang.
"Ternyata aku benar - benar tidak salah telah mempekerjakanmu disini" batin Raka.
Siang ini, suasana di rumah makan tersebut benar - benar sangat ramai. Semua petugas melakukan pekerjaannya masing - masing dengan sebaik mungkin. Hal yang paling disukai oleh para pengunjung yang datang ke tempat tersebut adalah pelayanannya yang cepat, makanannya yang tanpa penyedap, serta harganya yang bersahabat.
Raka sang pemilik rumah makan merasa sangat senang melihat antusias dari karyawannya dalam melakukan tugasnya masing - masing sehingga dalam setiap bulannya ia selalu memberikan bonus walaupun dalam jumlah yang tidak banyak.
Saat ini, Desi sedang melakukan tugasnya untuk mencuci piring. Walaupun ia merasa sedikit kelelahan tapi mengingat ibunya yang sedang sakit rasa semangat pun akan kembali muncul dalam dirinya.
__ADS_1
"Semangat Desi, kamu pasti bisa ini semua demi ibu" batinnya untuk menyemangati dirinya sendiri.
Tak terasa hari sudah gelap dan jam sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB, sama seperti tadi siang saat ini rumah makan kembali ramai oleh pengunjung. Satu jam kemudian, Desi pun bersiap - siap untuk pulang ke rumah dan sebelumnya ia sudah minta izin kepada pak Raka. Hari ini ia lebih cepat pulang karena besok ia harus sekolah kembali.