
Hari terus berlalu, Riki selalu memberi kejutan untuk kekasih yang paling dicintainya. Riki sudah berencana akan melamar Aretha disaat acara Wisuda Aretha nanti. dia Sudah membeli cincin untuk Aretha, segela sesuatu pun dipersiapkan dengan matang. Riki hanya ingin acara ini nanti menjadi pengalaman termanis untuk Aretha.
dan hari itu pun segera tiba, setelah susah payah membuat skripsi,sidang, revisi dan menyelasaikan adminstrasi lainya kini tiba saatnya setalah menunggu kurang lebih satu bulan lamanya. akhirnya keluarlah jadwal wisuda Aretha, Rabu depan acara Wisuda Aretha. Riki sudah mempersiapkan semuanya. mamah dan papah Riki pun sudah membuat Alarm di Handphone nya untuk hari Rabu depan acara wisuda calon menantunya itu, lebih tepatnya mereka ingin melihat dan menjadi saksi disaat anak kesayanganya melamar gadis yang sudah lama di sayanginya itu. Riki sudah tidak sabar, dia gugup takut nantinya akan berbuat salah tingkah dihari yang sudah lama dia mantikan itu.
Acara wisuda, penyematan topi toga dan pemberian ijazah pun sudah selesai, Aretha dan keluarga sangat bahagia karena Aretha menjadi mahasiswa peringkat terbaik nomer dua dikampusnya, perjuanganya tidak sia-sia dia bisa membuat keluarganya bahagia, tak terkecuali laki-laki tampan beserta orang tuanya yang sudah menunggunya di halaman kampus. Iya Riki membawakan hadiah bunga untuk wanitanya itu tak lupa juga mamah dan papah Riki, mereka mengucapkan selamat dan memberikan pelukan hangat untuk Aretha, Aretha merasa sangat bahagia.
"Selamat yah Sayang.. Emmuachhh" mamah Riki mencium pipi Aretha.
"terimakasih mah, pah.. " jawab Aretha.
"Pak, Bu selamat yah, Aretha sudah menjadi anak yang hebat" mamah Riki menjabat tangan Mamah Aretha.
" iya bu, Terimakasih.. semoga ilmu yang didapat bisa menjadi bekal untuk hidupnya baik didunia dan diakhirat nanti" jawab mama Aretha.
__ADS_1
"Aamiin ya Rabb.. " jawaban serentak dari keluarga Aretha dan Riki
"Pesek sayang.. Congratulation on your graduation.. Emmmuachh.. " Riki memeluk dan mecium kening Aretha.
"Terimakasih jelek" Aretha tersenyum bahagia
"ini bunga untuk mu, dan.... emmmm... maukah kau menikah dengan ku?? " Riki menunduk didepan Aretha sambil membuka kotak cincin itu.
"Jelek..... kamu, emmmm... he'emm aku.... aku.... " Aretha menganggukan kepalanya menjawab dengan malu-malu
"Eghem.. eghem... " papah Aretha memberi sinyal dengan pura-pura batuk.
dan kedua pasangan yang saling mencintai itu pun tersadar, mereka dan keluarga pun tertawa bahagia.
__ADS_1
hari spesial yang ditunggu-tunggu telah berjalan dengan lancar. tinggal selangkah lagi jalan menuju dihalalkanya pasangan yang sudah menjalin hubungan hampir 5 tahun lamanya itu.
ditempat lain, Maria sedang tidak enak badan sudah hampir dua bulan ini dia selalu merasa mual dipagi hari. Maria tersadar bahwa dia sudah Tidak haid selama dua bulan ini. Maria memberanikan diri untuk melakukan tespek dan hasilnya membuat dia takut setengah mati. garis merah itu ada dua dan itu berarti POSITIF itulah hasil tespek maria pagi ini. pantas saja akhir-akhir ini maria tidak enak badan dan ingin selalu dekat dengan Riki ternyata dia sedang ada di fase ngidam. dan janin itu adalah anak dari hubungan gelapnya bersama Riki. Maria bingung antara harus memberi tau Riki atau tidak, dia sadar diri jika dia memberi tau Riki sudah pasti Riki akan marah padanya dan meninggalkanya, sedangkan jika dia tidak memberi tau Riki dia bingung harus minta tanggung jawab kesiapa lagi. karena Maria hanya melakukan itu dengan Riki
"Aghhhhhhhh sialllll!!!!! kenapa aku harus hamil" Teriak Maria sambil memukuli perutnya.
"aku harus telephon Riki sekarang" Maria langsung menelfon Riki.
tutttttt. .. tutttt.....
Nomer yang anda tuju sedang dialihkan, lakukan panggilan beberapa saat lagi.
" hiksss...hiksss.. Angkat Rik telphonya, Kamu harus tanggung jawab! aku ga mau nanggung ini sendirian" Maria menangis histeris.
__ADS_1
Maria terus berusaha menghubungi Riki namun panggilanya selalu dialihkan. chat dan messenger pun tak lupa dia kirimkan untuk Riki. namun lagi-lagi Riki tidak merespon.
bersambung🙂