
Flashback°
Hari terus berjalan, hubungan Aretha dan Riki sudah membaik. Aretha yang masih mencintai Riki sudah tidak lagi menghiraukan apa kata orang tentang kekasihnya itu, baginya Riki adalah laki-laki yang baik untuknya karena memang selama ini Riki selalu sempurna di mata Aretha. apalagi semenjak pertengkaran kemarin Riki semakin bersifat dewasa, perhatian dan Romantis ke Aretha. namun Aretha masih tidak tau bahwa Riki bermain terlalu dalam bersama Maria dibelakangnya, Riki memang paling handal bersilat lidah dan bersandiwara. Dia tau betul sifat Aretha sehingga dengan mudah memainkan drama cintanya tanpa Aretha mengetahui yang sebenarnya.
kringg.....kring....
suara handphone Aretha berbunyi.
"Assalamualaikum pesek, kamu lagi ngapain.. aku kangen... jangan lupa sholat isya trus lanjut diner and istirahat oke." ucap Riki
" Waalaikumsalam.. Aku lg jadi kaum Bucinnnn, sudah semua jelek. ini kan sudah jam 8 malam" jawab Aretha.
" Pasti dech lagi nonton dracin nih, sayang... aku kangen"
"hahahahah Kamu tau aja, betul film nya bikin aku jadi bucin banget serasa pengin punya cerita hidup kaya di film itu lek"
"hai...hai... kisah kita lebih Romantis lebih bahagia dari pada film itu Pesek"
"apa iya.. ?? tapi rasanya di kisah kita ini, si cewek lebih banyak menyimpan rasa sakit hatinya yang hanya bisa dikubur dalam hati karena terlalu cinta dengan pemain cowoknya"
"Sayang... apa benar seperti itu?"
"Iya, seperti itu kisah cinta yg aku alami"
"Maaf ya Sayang, aku belum bisa membuat kamu bahagia"
"hahahahah... iya jelek, santuy aja deh. semoga hari ini, besok dan selamanya kamu bisa dan hanya bisa membuat aku bahagia, OK''
" Aamiin.. aku janji akan selalu membuat mu bahagia pesek ku"
"ya udah, aku tutup dulu yah telfonya, kamu istirahat gih sana.. have a nice dreams, Love You jelek"
__ADS_1
"Love You too Pesek Ku... eeeemmmmmmuach untuk jidatnya, emmuachh untuk pipi kanan dan kiri, emmuachh untuk hidungnya, emmuachhh untuk bibirnya.. miss You"
"Paket Komplit banget, bye....."
"heheheheh .. bye...."
Percapakan setiap malam mereka berdua, Riki yang selalu membuat Aretha happy dengan gombalan-gombolan dan janji manisnya itu selalu sukses membuat Aretha yakin bahwa Riki lah laki-laki yang begitu sangat mencintai Aretha.
wanita mana yang tidak suka dengan laki-laki yang romantis, begitu pun dengan Aretha, tanpa tahu kisah dibelakangnya yang kapan saatnya nanti akan membuat hatinya sakit, kisah perselingkuhanya Riki dengan Maria yang masih tertutup rapat tanpa ada yang tau.
Maria, setiap hari selalu menghubungi Riki entah apa yang terjadi akhir-akhir ini dengan Maria, dia lebih sering ingin didekat Riki, biasanya mereka akan bertemu empat hari sekali atau bahkan hanya bertemu 1minggu sekali, Riki yang merasa gerah dengan sifat maria akhir-akhir ini membuat hubungan mereka sering ribut dengan alasan-alasan yang konyol.
Ding.. dong..
Handphone Riki berbunyi, tanda ada Pesan masuk untuknya.
"Rik, kamu dimana?? aku pengin lunch bareng kamu. TITIK!!! " pesan maria
"Aku mau Lunch sama kamu Rik... "
"Aku ga bisa Maria, banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan hari ini. "
"Aku kekantor mu sekarang"
"Jangan gila kamu, Bukanya kemarin kita sudah lunch. "
"Aku mau Lunch sama kamu sekarang.!!! "
Riki tidak habis pikir, ada apa dengan sifat Maria. tidak biasanya dia seperti ini tapi semenjak minggu lalu sifatnya banyak yang berubah, Riki merasa Maria lebih ingin dimanja olehnya. namun itu justru membuat Riki semakin ilfil denganya.
walaupun hubungan mereka sudah berjalan hitungan bulan, namun rasa cinta Riki hanya untuk Aretha, baginya Maria adalah wanita yang bisa memenuhi kegilaan syahwatnya dan teman dikala isi otaknya sedang semrawut.
__ADS_1
Benar saja. hanya dengan hitungan menit Maria sudah sampai di lobi kantor Riki.
"Pak, saya mau ketemu dengan Pak Riki" Maria bertemu dengan satpam kantor Riki berada.
"Mohon maaf, apa anda sebelumnya sudah bikin janji dengan pak Riki?? " tanya satpam
"Sudah, saya calon istrinya pak" jawab maria
"Sebentar, saya telephon pak Riki dulu bu. "
Kring.... kring...
"Hallo, iya pak ada apa? " tanya Riki
"Mohon maaf pak Riki, ini ada seorang wanita mencari Pak Riki, katanya Beliau adalah calon istri Pak Riki. "
"Calon istri??? "
"iya pak, beliau tadi bilang seperti itu. "
" oke, tolong sampaikan kepadanya tunggu aku di lobi saja. "
" Siap pak, "
"Maaf bu, kata Pak Riki Anda tidak di izinkan masuk, hanya boleh menunggu di lobi, sebentar lagi pak Riki akan menumui Anda."
"Tapi pak, saya ingin bertemu dengan pak Riki sekarang!! "
"Mohon maaf, saya tidak bisa mengizinkan ibu untuk masuk"
" Harrrgggghhhh!!!! Sialan... " Teriak Maria.
__ADS_1