Masih Mencintaimu

Masih Mencintaimu
BAB 11 " Pertemuan Aretha dan Maria "


__ADS_3

flashback°


Siang itu Aretha dan hani pergi ke sebuah mol, Aretha ingin membeli baju dan beberapa keperluan bulananya. sesampainya di mol, karena asyik ngobrol saat berjalan Aretha tidak sengaja menabrak seorang wanita, wanita itu tidak asing bagi Aretha. iya benar wanita itu, dia yang malam itu memegang tangan Riki saat Aretha dan Riki pergi keluar malam itu. Aretha terus melihat ke arah maria, dia memberanikan diri untuk bertanya pada maria.


"em Sorry.. aku ga sengaja" ucap Aretha


"gak papa ko, kamu Aretha yah?? " tanya maria


"Iya betul, kamu kenal aku? " tanya Aretha


"Iya, Riki banyak cerita tentang kamu" jawab Maria


"hemmm dasar jelek, buat apa coba gibahin aku" Aretha mengerutkan dahinya


"Aku Aretha, nama kamu siapa? " Aretha menjulurkan tanganya


"Aku maria, Cincin itu?? apa kalian sudah bertunangan?? " Maria penasaran


"Iya, Riki sudah melamarku, sebentar lagi kita akan menikah" Aretha tersenyum


"Gak bisa, ini gak boleh terjadi" Maria bersuara lirih


"gak bisa?? apa maksud kamu maria? " Aretha mendengar, dan bertanya dengan raut wajah penasaran.


"gak ada maksud apa-apa, aku harus pergi" Maria langsung pergi meninggalkan Aretha.


"tunggu maria.. " Aretha memanggil, namun maria tidak menggubrisnya. dia tetap pergi meninggalkan Aretha.


Aretha yang merasa aneh dengan ucapan dan tingkah laku maria membuatnya bertanya-tanya sebenarnya apa yang terjadi, ada masalah dan hubungan apa antara Riki dan maria. seharian Aretha dan Hani berbelanja dan nongkrong di sebuah cafe yang ada di mol. tak terasa sudah sore, Handphone Aretha berbunyi Panggilan masuk dari Riki.


Kring.... kring...


"Assalamualaikum sayang, kamu lagi dimana?? udah selesai shopping nya??" tanya Riki


"Waalaikumsalam, masih di mol ini, bentar lagi mau pulang" jawab Aretha


"oh ya udah kebetulan, kamu tunggu disitu yah, aku jemput sekarang" ucap Riki

__ADS_1


" Ga usah Rik, Aku bareng hani aja" Aretha menolak


" gak papa, gak boleh nolak!!Aku kangen banget sama kamu pesek" Riki memaksa


"Emmmm... ya udah"


"Tunggu yah, Aku tutup dulu telfonya.. bye.. Love You" Tutup Riki


Hani tersenyum dan menepuk bahu Aretha.


"Sudah Gak papa, aku bisa pulang sendiri ko.. lagian kan aku yang bawa mobil" ucap hani


" Tapi han.. aku kan kesininya bareng kamu, gak enak dong harus pulang misah gini" jawab Aretha.


"Woles deh tha, lebay banget sih.. aku gak papa, bisa ko pulang sendiri. aku hafal jalan tau" Hani mencubit pipi Aretha.


"Auuuuu sakit tau, kebiasaan nih bocah" Aretha mengusap pipinya.


" aku temenin kamu deh, sampai Riki datang. Oke"


"haiiiiiiiii sakitttt" Teriak hani.


" Han, gimana kabar cowok kamu?? " tanya Aretha


" Baik.. hubungan kita juga baik, nanti aku kenalin deh sama kamu"


" beneran loh.. jangan bohong, eh.. siapa namanya"


"ihhh lupa mulu, namanya sandi" jawab hani sambil memegang jidat Aretha.


"heheheheheh sorry.. memory full ini" Aretha tertawa sambil garuk-garuk kepala


"eh, itu Riki udah dateng. ya udah buruan sana.. aku langsung capcus ya cin" Hani beranjak pergi


"beneran kamu gak papa sendirian? " tanya Aretha


" ihhh lebay... beneran lah dah sana"

__ADS_1


" thankS yah.. " Aretha dan hani berjabat tangan


"Han, makasih yah udah mau nemenin and jagain nyonya Riki Pratama" ucap Riki sambil tersenyum


" iyesss... bini sama laki sama aja lebay nya" Hani tertawa


"ihhh hani" Aretha menarik baju hani


" udah sana.. aku juga mau pulang nih, "


" ya udah kita pulang" ajak Riki


Mereka berjalan bersama sampai ditempat parkir mobil, Aretha dan Riki langsung pulang kerumah begitu dengan hani. di sepanjang perjalan Aretha dan Riki asyik ngobrol dan Aretha pun menceritakan pertemuanya tadi dengan maria di mol. Riki yang terkejut mendengar cerita dari Aretha langsung berubah wajah takut, Riki takut maria menceritakan semua tentang hubunganya.


" Rik, tadi tuh aku ketemu sama cewek hahahihi itu di mol, namanya maria kan?


"Maria?? ketemu di mol?? mau ngapain?! " tanya Riki penasaran


"ih.. mana aku tau, iya maria. dia bilang kamu sering gibahin aku yah kalo lagi sama dia" Aretha mendelik ke Riki


"Apa sih sayang, ketemu aja gak pernah.. terus cerita tentang kamu. aneh kan?? ngarang aja dia tuh"


"terus tuh dia nanya ini cincin pertunangan kita bukan, aku jawab iya. eh.. malah dia bilang gak bisa, ini gak boleh terjadi dan langsung pergi begitu aja Rik"


"mungkin dia kebelet pup kali sayang" Riki menjawab dengan santai


"Apaan sih.. ga lucu deh, kamu gak ada hubungan apa-apa kan sama maria?!" Aretha menatap tajam wajah Riki


"Gak ada sayang, buat apa sih aku bohong. sebentar lagi kita menikah. kamu harus percaya sama aku. " Riki terus meyakinkan Aretha.


"Aku percaya, Cuma aneh aja dengan ucapan dan tingkah maria itu" jawab Aretha


" hai sayang, kamu lupa kalau calon suamimu ini adalah idola para wanita.. jadi wajar lah hal yang begitu itu" Riki mengibaskan rambutnya yang sudah sedikit gondrong.


" halahhhhh kamu ini.... Jelek!! " Aretha mencubit tangan Riki.


bersambung☺

__ADS_1


__ADS_2