
Flashback on°
Hari terus berjalan, hubungan Aretha dan Riki sedang tidak baik-baik saja. Aretha yang sedang sibuk mengurus skripsi dan ingin cepat-cepat menyelesaikan kuliahnya membuat dia tidak terlalu ambil pusing dengan masalah hubunganya, "jika memang jodoh pasti tidak kemana" itu sudah menjadi prinsip Aretha sekarang. yang terpenting sekarang adalah meluluskan kuliahnya.
Sedangkan diluar sana, Riki masih berharap Aretha lah yang akan menjadi istrinya, Dia sangat mencintai Aretha. Dia selalu menghubungi Aretha namun masih saja Aretha sibuk dengan kuliahnya, dan Riki mengerti itu, Dia memberikan waktu untuk Aretha agar lebih fokus pada kuliahnya. toh setelah lulus kuliah nanti Dia akan bertunangan dengan Aretha. Riki sudah mulai menyiapkan untuk hari yang ditunggunya itu. Namun hobinya main serong dibelakang Aretha tidak bisa dihilangkan, Riki semakin menjadi bersama Maria, Apalagi akhir-akhir ini Riki jarang sekali bertemu dengan Aretha. sedangkan Maria, dia selalu ada untuk Riki.
" Rik, kenapa sih masih saja berharap sama cewek itu" tanya maria.
" Maria, dengar.. Aretha adalah segalanya buat aku" jawab Riki
" Lalu aku apa?? tidak ada rasa sedikitpun untuk aku Rik?!! aku sangat mencintaimu Riki."
" Maria, aku juga mencintai kamu, tapi berbeda dengan rasa cintaku untuk Aretha"
"Aku sudah berkorban semuanya untuk mu Rik, Apa masih ada yang kurang, hah?!!"
" Cukup!!! kita gak perlu ribut bahas ini, aku capek debat masalah seperti ini terus sama kamu Maria, dari awal aku sudah cerita tentang semua hubungan ku dengan Aretha, dan bukanya kamu sendiri yang mau menjadi yang kedua hah?! tapi kenapa kamu selalu berusaha membuat aku meninggalkan Aretha. Aku sangat mencintainya maria" jawab Riki Ketus.
" Karena aku sudah lelah menjadi yang kedua, aku selalu ada untuk mu, tapi yang kamu fikirkan hanya Aretha Aretha dan Aretha!!! Dia adalah cewek terbaik untuk masa depan mu, lalu aku.. kau anggap Apa aku ini!! aku cewek terburuk untuk masa depan mu hah!!!!!" Maria menjerit
" Jika kamu sudah lelah kita akhiri saja hubungan ini, aku juga sudah tidak bisa terus-terusan membohongi Aretha."
__ADS_1
" Rik, bukan begitu maksud aku.. pokoknya aku ga mau kita putus" Maria memeluk Riki.
"Aku pulang dulu, malam ini kamu membuat ku tak bergairah." Riki pergi meninggalkan maria.
"Rik.. tunggu!! Riki...." teriak Maria berlari memanggil Riki.
KlekkkkKkk ngengggggg....
Riki pergi meninggalkan maria, sepanjang jalan yang ada difikiranya adalah Aretha, dari pagi dia menelpon Aretha tapi tidak bisa dihubungi, chat Whatsapp pun hanya di baca tanpa dibalas. Sebenarnya ada apa dengan Aretha ini ??? itulah yang menjadi pertanyaan yang ada di isi otaknya malam ini. apakah serumit itu membuat skripsi sampai dia benar-benar butuh waktu untuk itu, dan tidak mau ditemui dulu.
Setelah sampai dirumah, Riki duduk di sofa depan TV, mamahnya melihat anak laki-lakinya sedang tidak baik-baik saja.
" dari rumah temen kerja mah, tadi siang nitip minta dibawain laporan terus minta tolong dianter kerumahnya karena besok dia ijin ga masuk gitu mah" jawab Riki
"Dikantor lagi baik-baik aja kan ga ada masalah? ini mamah buatkan susu hangat, ayo diminum.."
"Makasih mah, Riki minum yah... Pekerjaan Riki baik-baik aja ko mah, beres semuanya tenang aja mah, anak mamah ini kan hebat"
"Syukurlah kalau begitu, oh iya Aretha sudah satu bulan ini ga pernah kamu ajak main kerumah, mama Kangen loh sama dia Rik"
" Sabar ya mah, Aretha lagi fokus sama kuliahnya mah.. bentar lagi kan dia wisuda
__ADS_1
apa lagi mamah, aku aja kangen pake banget sama dia" Riki mengusap dahinya
"Jadi kamu juga sama kaya mamah, sebulan ini ga ketemu Aretha Rik?" tanya mama penasaran.
"Ga mah, Riki 3 mingguan yang lalu juga ketemu, tapi Aretha minta waktu untuk tidak ketemu dulu agar lebih fokus ke kuliahnya mah" jawab Riki.
" Kalian lagi baik-baik aja kan?? mamah sudah sreg loh, sudah cocok sama Aretha, papah mu juga Rik,dan bukanya kalian juga sudah merencanakan untuk bertunangan setelah Aretha lulus nanti?"
"Iya Rik, mamah sama papah sudah merestui hubungan kalian, Aretha adalah anak baik. dia juga anak dari teman bisnis papah dulu. jangan sampai kasih kendor cewek kaya Aretha" papah Riki menepuk bahu Riki dari belakang.
"Iya pah,mah... Riki tahu ko, maka dari itu Riki beri waktu untuk Aretha agar fokus ke kuliahnya dulu"
" ya sudah.. jangan lupa setelah Aretha lulus nanti kita langsung tentuin tanggal pertunanganya, iya kan pah??" mamah Aretha melihat ke arah papah
"Iya mah, papah setuju. dan kamu Riki. sudah cukup mulai sekarang harus fokus pada satu wanita yaitu Aretha, papah gak mau kamu masih suka tebar pesona dan sok jadi pangeran sama wanita-wanita lain. karena lelaki yang baik itu adalah laki-laki yang bisa menjaga kesetiaanya untuk wanita yang dicintainya." papah Riki.
"iya pah, mah... Riki ngerti." jawab Riki
haiiiii..... sorry, Author lagi sedikit pusing dengan tugas kuliah Analisis, so jadi off dech untuk beberapa hari kemarin🙏
Thanks bangettt udah mampir ke Novel ku... Like and komennya aku tunggu😘😘
__ADS_1