Mata Naga

Mata Naga
episode 2


__ADS_3

"Eriic, kemana saja kau? aku mencarimu dari tadi"


anak perempuan itu terlihat sangat kesal, wajahnya di tekuk seperti kain kusut, meskipun ekspresinya seperti itu tapi sama sekali tidak melunturkan kecantikkannya


matanya yg besar seperti bulatan mutiara, di kelopak matanya di tumbuhi bulu yg lentik menjadikannya semakin menawan,di tambah lagu hidung mancungnya yang mungil dan di lengkapi dg bentuk bibir yang kecil, merah bagaikan buah delima yg sedang merekah betapa cantiknya dia,


"tersenyumlah sedikit saja, supaya hilang lelah ku ini" anak laki laki itu mencubit pipinya yang mulai terlihat memerah karena menahan malu,


"ah kau ini... jangan menggodaku seperti itu, aku sungguh tidak suka" dia menyembunyikan senyum manisnya sambil menundukkan kepalanya karena laki laki itu membuatnya malu.

__ADS_1


" jawab pertanyaan ku, Eric, kau darimana? kemana saja kau dari tadi? aku mencarimu kemana mana!"


dia mengulang kata kata yang tadi menjadi pertanyaannya, namun lagi lagi anak laki laki itu menggodanya


"aku tidak pergi kemana mana, Amber, aku tetap disini" sambil menunjukkan tangannya pas ke dada bagian atas perempuan itu


lagi lagi mukanya memerah.


dia berteman dg anak seorang pelayan, dan ayah dari anak itu adalah seorang pawang kuda, dia selalu membantu ayahnya untuk membersihkan kandang dan memberi makan kuda kuda itu, dia sangat akrab dengan semua kuda kerajaan, dia laki laki yang tampan, berbadan tinggi dan tegap, dia memiliki sepasang mata yang indah, yang bisa membuat semua orang terpana ketika melihatnya, alis nya yang tebal seakan akan menambah kharisma di wajahnya, dan hidungnya pun tak kalah mancung dengan hidung yang dimiliki

__ADS_1


Amber, ketika dia tersenyum akan slalu nampak lesung pipi di sebelah kanan, serta gigi yang gingsul itu pun akan terlihat sangat jelas, betapa manisnya dia, bibirnya tipis setipis kain kanvas, namanya Eric.


nama itu sungguh cocok untuknya, tak jarang jika anak anak pelayan banyak juga yang iri kepadanya, tak hanya tampan dia juga sangat cerdas.


oh iya aku lupa mengenalkan sosok yang satu ini,


Eric memiliki saudara kembar, namun tak identik, Eric memiki rambut pirang keemasan yang begitu berkilau, sedangkan kembarannya memiliki rambut coklat kemerahan dan tak setampan Eric, meskipun begitu dia sangat menyayangi Eric, Eric adalah adik paling baik dan penurut, mereka berdua bagaikan sepasang merpati yang tidak bisa dipisahkan,


Namanya Ethan, dia juga tampan, meskipun tak setampan adiknya, hidungnya juga terlihat mancung khas orang orang di negaranya itu, meskipun banyak orang yang mengatainya kalau dia tak seberuntung Eric karena wajahnya tak setampan kembarannya dia tak pernah mempermasalahkan itu, sungguh kakak yang dewasa,

__ADS_1


" Eric, ayah menunggumu di tepi sungai, bawa kuda kuda ini terlebih dahulu, aku akan membawa kuda yang ada di belakang paviliun" Eric bergegas menuju sungai untuk memandikan kuda kuda itu,


"kak, antarkan Amber sampai di depan rumahnya, aku tak bisa mengantarnya kuserahkan dia padamu" Eric berpesan kepada kakaknya, menitipkan anak perempuan panglima perang itu.


__ADS_2