Mata Naga

Mata Naga
episode 20


__ADS_3

"kenapa ini? ada apa dengan tubuh ibu? kenapa muncul bintik biru disekitar lehernya? ini pasti racun!"


raut wajah tuan putri seketika berubah, dia terlihat begitu kaget, matanya membelalak lalu seperti sedang berpikir


"Amber bawakan aku air hangat, beri sedikit garam"


lagi lagi Amberpun berjalan dengan cepat, raja Charlotte ikut cemas lalu berdiri dan berjalan menuju tuan putri


"ada apa Emelly? kenapa kau terlihat gugup? apa ada hal buruk yang terjadi?"


raja Charlotte tak kuasa menopang tubuhnya, lalu dia duduk bersimpuh disamping anak dan istrinya


"ayah jangan khawatir, semua ini akan baik-baik saja! aku hampir menyelesaikannya"


tuan putri menenangkan ayahnya, supaya tak ikut panik dalam keadaan genting saat seperti ini


"tuan putri, barang yang tuan putri minta sudah hamba siapkan"


ucap Amber sembari menyerahkan baskom yang beriskian air hangat itu kepada tuan putri


"bantu aku untuk mengompres area leher permaisuri"

__ADS_1


"baik tuan putri"


dengan seksama Amber mengonpresnya, alangkah terkejutnya Amber melihat bintik biru itu, saat dia ingin meemberitahu tuan putri, tuan putri pun hanya mengangguk menandanakan dia sudah mengetahuinya


"yaampuun, kenapa ada banyak bintik bintik biru disini? mengerikan sekali"


Amber bergidik ngeri melihat kondisi permaisuri seperti ini


"baiklah, aku sudah selesai menganalisanya harap semua dokter yang ada disini mendengarkan penjelasanku!"


tuan putri pun mulai mengangkat kepalanya dan berbicara, dia menghela napas panjang terlebih dahulu untuk itu


alih alih langsung menjelaskan apa yang ditemukan olehnya, tuan putri menanyaka keberadaan putra mahkota lebih dulu


"jangan bilang kalau ayah menyuruh Arthur pergi mencari naga itu? pemikiran bodoh macam apa ini?"


raut muka tuan putri menjadi semakin muram, tidak ada yang berani menjawab bahkan raja Charlotte sekalipun


raja Charlotte hanya bisa diam terpaku dan membisu di tempat duduknya


"Arthur? siapa? apa yang tuan putri maksud adalah putra mahkota?"

__ADS_1


Amber menggernyitkan dahinya, karena dari dulu dia tidak pernah bertemu dengan putra mahkota


"maaf tuan putri, kami tidak bisa menahan putra mahkota, waktu itu raja juga sangat syok melihat keadaan permaisuri begitu parah jadi beliau tidak mempunyai kekuatan untuk menahan putra mahkota"


ucap penasihat negara sambil berlutut dihadapan tuan putri Emelly


"cihh.. kalau kau bukan tuan putri yang arogan mana sudi aku berlutut merendahkan diriku sampai seperti ini"


penasihat kerajaan tampak kesal, tapi dia hanya bisa menyembunyikan perasaanya tersebut dibalik tudung kepalanya


"dasar Arthur bodoh, kalian semua telah dibodohi oleh orang yang berkata kalau penyakit permaisuri bisa di sembuhkan dengan kepingan sisik naga hungarian"


semua orang didalam ruangan itu terkejut mendengar perkataan tuan putri Emelly tidak terkecuali dengan raja Charlotte dan penasihat kerajaan


"siapa orang yang berani bicara tentang penangkal racun itu? bawa kesini orangnya, biar kuberi tahu apa yang sebenarnya terjadi"


mata tuan putri menyorot tajam ke arah beberapa dokter yang berjajar didepan pintu, menatap mereka satu persatu dan berhenti dititik terakhir yaitu penasihat kerajaan


"hebat sekali tuan putri ini, aku memang tidak salah pilih tuan untuk melayaninya"


Amber terkesima mslihat tuan putri yang berwajah dingin itu bisa membuat seisi ruangan menjadi mati kutu, tak bisa bicara satu patah kata pun, terlihat semua orang hanya bisa menundukkan kepala dan bebisik satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2