
Para dokter kerajaan tertunduk, mereka semua takut dan sebenarnya mereka tidak pernah tau apa penyebab permaisuri bisa tak sadarkan diri seperti saat ini, berapa kalipun mereka memeriksanya namun semua hasil tetaplah sama tak ada yang bisa mengidentifikasi penyakit prrmaisuri.
Namun dengan yakinnya penasihat kerajaan itu mengatakan kalau penyakit permaisuri ini adalah penyakit lama yang sudah tidak pernah muncul , dan setelah ratusan tahun menghilang kini penyakit itu datang lagi
penasihat kerajaan berkata bahwa penyakit ini bisa disembuhkan oleh sisik naga hungarian, serbuk yang dihasilkan dari kikisan sisik itu bisa membuat orang yang sakit parah sekalian bisa langsung sembuh hanya dengan mencampurkan serbuk itu kedalam teh, lalu diminumkan kepada orang yang sakit tersebut.
sungguh ajaib memang, namun banyak rumor beredar kalau naga hungarian telah lama punah seiring dengan lenyapnya penyakit yang diderita oleh permaisuri, banyak tetua kerajaan yang bilang bahwa spesies naga jenis ini dibantai habis habisan untuk diambil sisiknya demi bisa dijadikan obat.
lain halnya dengan pendapat dari tuan putri Emelly, dia mendapatkan petunjuk kalau permaisuri bukan terkena penyakit, melainkan ada seseorang yang memang dengan sengaja ingin melukai permaisuri dengan cara memberinya racun.
"aku harap semua orang yang berada disini bisa bekerja sama denganku, jika aku bertanya kepada kalian tolong katakan jawabannya dengan jujur"
seraya pandangannya menulusuri satu persatu dokter kerajaan.
"kami mengerti tuan putri"
dokter kerajaan menjawab dengan serentak.
__ADS_1
tuan putri mulai berdiri tegak, memberi hormat kepada raja Charlotte lalu menoleh kearah penasihat kerajaan.
Amber hanya bisa memandangi tuan putri dari belakang, dia hanya bergumam dan berdecak kagum akan sifat pemberani yang tuan putri Emelly miliki.
"baik jika semua sudah mengerti, aku akan mulai beratanya kepada dokter Hans, aku harap dokter Hans sudah siap"
tuan putri Emelly memilih dokter Hans untuk menjawab pertanyannya, dan dokter Hans pun terlihat tenang dan sangat antusias.
"baik tuan putri, Hamba sudah siap"
dokter Hans tersenyum, lelaki paruh baya itu tidak terlihat gugup sedikitpun, dia maju dengan langkah yang tegas lalu memberi hormat kepada tuan putri seraya menjawab pertanyaannya
"hamba menjawab pertanyaan tuan putri, sebenarnya hamba tidak diperbolehkan memeriksa yang mulia permaisuri, jangankan memeriksanya hamba saja dipanggil kesini berbarengan dengan tuan putri yang baru saja datang"
lalu dokter Hans melangkah mundur sambil tertunduk
"ohh ini sangat masuk akal, aku melihat dokter Hans berjalan dibelakang ku tadi, tapii siapa yang lancang tidak memperbolehkan dokter yang sudah terpercaya di kerajaan ini untuk memeriksa permaisuri? siapa orangnya?"
__ADS_1
nada bicara tuan putri terdengar pelan namun tegas, dia belum meninggikan nada bicaranya saja semua orang tampak mengkerutkan tubuhnya
"maaf tuan putri, hambalah yang melarang dokter Hans karena hamba dengar kemarin beliau masih tidak enak badan, jadi hamba menyuruh dokter yang lain saja untuk memetiksa keadaan yang mulia permaisuri"
penasihat kerajaan mulai angkat bicara, namun kelihatannya tuan putri Emelly tak begitu senang dengan penjelasannya.
"aneh sekali, kenapa tiba" penasihat kerajaan mulai angkat bicara? sedangkan tuan putri belum memintanya berbicara"
Amber juga terlihat sedikit heran akan tingkah laku penasihat kerajaan yang tiba-tiba berbicara sebelum tuan putri menyuruhnya
"oohh jadi penasihat kerajaan yang sudah membuat perintah tersebut, penasihat kerajaan bilang waktu itu dokter Hans sedang tidak enak badan? benarkah begitu dokter Hans?"
"maaf tuan putri, waktu itu Hamba bukan tidak enak badan, tapi seluruh tubuh hamba sangat kaku sampai tidak bisa digerakkan karena saya salah meminum teh, entah apa yang ada didalam teh tersebut, lalu setelah hamba agak baikan hamba langsung bergegas ke istana kerajaan untuk memeriksa yang mulia permaisuri, namun tidak di ijinkan"
dokter Hans membela dirinya, dan tuan putri pun sudah tau kalau dokter Hans pun telah diracuni, semua kejadian ini telah direncanakan. namun dalang dibalik semua ini belum bisa ditemukan
semua masalah datang secara bersamaan, sampai kerajaan menjadi kacau tak karuan, raja Charlotte terlihat sangat kalut, sedangkan istana dalam keadaan kalang kabut.
__ADS_1