Mata Naga

Mata Naga
episode 5


__ADS_3

malam semakin larut, hawa dingin semakin menusuk, suara desiran angin mulai terasa ribut, namun wajah cantik itu kian merengut.


sudah tiga jam lamanya dia dduk di bawah menara itu, namun seseorang yang ia tunggu tak kunjung datang "apa yang sebenarnya terjadi? tak biasanya Eric melanggar janjinya sendiri untuk bertemu dengan ku" dia menggerutu, suasana hatinya mulai kacau buku yang ada di tanannya mulai dia remas, dan di pukul pukulnya,


"ssstttt, Amber... Ambeerr" suaranya terdengar lirih, suara itu berada di balik pepohonan, gelap.


Amber menoleh kesana kemari dg kaget, di carinya suara tadi


"siapa disana?" teriaknya dg suara gemetar, rasa takutnya mulai datang, lalu perlahan pemilik suara itu mendekatinya, seperti orang yang dia kenal, dari kejauhan masih terlihat samar, setelah kian mendekat, mendekat dan terus mendekat mulai lah kelihatan siapa sosok tersebut, namun kelihatannya suasana hatinya tak kunjung membaik


"ah, kukira siapa? ternyata kau Ethan."

__ADS_1


dia kembali dduk dan mendongakkan kepalanya


dan Ethan pun menyusulnya duduk disampingnya


"Amber, pasti kau sudah lama menunggu ya?" tanya Ethan yang juga mendongakkan kepalanya menatap langit yang luas


"sudah tau begitu, mengapa masih bertanya?" jawab Amber dg ketus, Ethan hanya tersenyum melihat Amber yg sedang kesal, lebih tepatnya dia merasa kecewa..


"Iya, dia tidak bisa menemuimu malam ini, ibuku melarangnya" jawab Ethan dg sedikit ragu, takut kalau perkataannya akan menyakiti hati Amber


"hhmm, pasti karena kejadian waktu itu, iya itu semua salahku tak seharusnya aku memaksa Eric untuk menemuiku" dia mengingat kejadian memilukan waktu itu

__ADS_1


"sudahlah Amber, jangan menyalahkan dirimu sendiri, Eric akan marah jika dia tau kau berbicara seperti itu lagi" Ethan mulai kesal, karena bukan cuma Eric saja yang merasa sakit, tetapi semua anggota keluarganya pun juga merasakannya.


"itu adalah suatu kecelakaan, tidak ada yang mau semua itu terjadi, terutama aku dan Eric" sambungnya, dia mengingat kejadian dimana Eric harus di hukum, dan akan di eksekusi karena hal sepele, namun jendral dan penasehat kerajaan membuat masalah itu seakan akan menjadi sangat runyam, hanya karena anak seorang pelayan memasuki kamar yang salah untuk mengantarkan beberapa perlengkapan berkuda saja dia bisa marah besar dan menghukumnya dengan sangat berat,


*8 bulan yang lalu*


kala itu, Amber sedang menunggu Eric dan Ethan di bawah menara shine, terdengar suara langkah kaki yang begitu kencang, nafasnya terdengar sangat berat


"kenapa kau berlari seperti itu Ethan? ada apa?" Amber terlihat sangat gelisah, dia berdiri lalu memegang erat tangan Ethan.


"Eric dimana? apa dia belum kesini menemuimu?" suaranya tersengal sengal, peluh di dahinya mengucur deras, Amber hanya menggelengkan kepala dan mengerutkan dahinya, "gawat, aku meminta Eric untuk mengantarkan perlengkapan berkuda milik penasihat kerajaan, karena tadi aku masih sibuk utuk membantu kepala pelayan, dan sampai sekarang dia belum kembali" rasa kekhawatirannya kian memuncak Amber juga terlihat gelisah, "apa yang sebenarnya terjadi pada Eric, Ethan?" dia terlihat sedih dan matanya mulai memerah, terdengar suara ribut di kediaman jendral, beberapa prajurit kerajaan namapak terburu buru menuju kesana, suara derap langkah kakinya memecahkan keheningan malam, suar burung hantu pun mulai menggema di telinga, terlihat dua orang anak manusia berdiri terpaku di tengah gelapnya malam.

__ADS_1


__ADS_2