
Gelap
semuanya gelap
ada apa ini?, kenapa semuanya gelap?!
dimana ini?!
bukankah tadi aku sedang tidur, lalu kenapa aku tiba-tiba bisa berada ditempat seperti ini?!
aku berusaha mencari jalan keluar dari tempat yang entah aku tidak tau dimana. aku terus berlari lurus kedepan. aku tidak dapat melihat apapun. aku terus berlari tanpa arah tujuan, seperti seseorang yang tak memiliki tujuan hidup. gelap! semuanya gelap! sangat gelap! tidak sedikitpun cahaya disini!
semakin jauh aku berlari, tubuhku makin melemah. seperti ada yang menghisap seluruh energiku. aku tak sanggup lagi menahan beban tubuhku. aku pun terjatuh tertunduk kebawah.
saat aku terduduk dibawah, aku baru sadar dari tadi aku berlari diatas air. tapi aku tak meraskan bahwa itu adalah air. lalu kenapa aku tak tenggelam?
hah?! apa ini? ini air!
yaah.. sejak tadi aku berjalan di atas air, dan aku baru menyadarinya sekarang. bagaimana bisa aku berada di tempat seperti ini?! yang kulakukan sebelumnya hanyalah tidur, apa tidurku yang membawaku ketempat ini? haha tidak mungkin, lucu sekali! bagaimana mungkin orang yang tertidur dapat pergi kesuatu tempat!?
sungguh lemah!
suara aneh itu tiba-tiba terdengar oleh gendang telingaku.
" siapa kau?! keluarlah! " teriakku pada suara itu entah kepada siapa
aku? kau tak perlu tau siapa aku! Hahaha
" cih! kau cari mati! " ucapku geram sambil berdecih
hehe sungguh lucu! kau bahkan tak dapat bergerak lagi sekarang, dan kau? kau mau membunuhku! Haha sangat lucu sekali!
" keluarlah!! " ucapku lagi pada suara itu kali ini dengan intonasi yang sedikit rendah, namun terkesan dingin
kau seharusnya tak usah peduli padaku! urus saja dirimu sendiri! manusia lemah!
" siapa yang kau bilang lemah? hah?! "
tentu saja dirimu, siapa lagi kalau bukan kau! manusia lemah! kau bahkan tidak bisa berdiri dengan benar, apa lagi kalau bukan lemah namanya?!
__ADS_1
" kau... apa maumu?! , apa kau yang membawaku kemari?! " geramku padanya entah aku tak tau siapa dirinya
mauku? aku mau kau mati!!
" apa maksudmu?! apa kau memiliki masalah denganku? "
" keluarlah dan hadapi aku jika kau memang benar-benar berani kepadaku! " sambungku lagi sambil melihat segala arah
haha! ya, kau memiliki masalah yang besar padaku!
kali ini suaranya terdengar lebih dingin dari sebelumnya.
" aku tak mengenalmu!, dan juga aku tak tau siapa dirimu! bagaimana mungkin aku memiliki masalah denganmu?! "
kau memang tak tau siapa aku, tapi aku tau semua tentangmu zeva atau harus ku panggil kau zela! Hahaha
apa?! bagaimana bisa dia tau namaku di kehidupan yang lalu?! tidak, tidak mungkin! siapa sebenarnya dia? hanya aku yang mengetahui itu semua, lalu bagaimana mungkin dia bisa mengetahuinya?
" kau.. kau tau dari mana tentang itu semua!? "
itu tidak penting! yang penting sekarang adalah lihat kebelakangmu. ada kejutan khusus untukmu!
kalian tau apa yang aku lihat?, disitu berdiri seseorang yang sangat aku sayang atau mungkin paling aku benci saat ini. orang itu adalah...
Dia adalah Kayla! orang yang membawaku pergi dari gelapnya hidup, tapi dia jugalah yang memasukkanku kembali kedalamnya. tapi beruntungnya aku malah terlahir kembali. semua yang ku alami di masa lalu dapat aku jadikan pelajaran untuk masa yang akan datang.
" kau.. kenapa kau ada disini? apa kau mau mengolok-olok diriku yang terjebak dalam tubuh bocah kecil ini?! " ucapku geram padanya
" tidak zela, bukan begitu!, aku sungguh menyesal atas semua yang aku lakukan, maaf-- "
kayla berucap dengan nada bersalah dan air mata. aku sangat-sangat muak mendengarnya. setiap aku mendengar suaranya, hatiku sangat sakit seakan-akan dihantam oleh jutaan anak panah.
dengan cepat aku langsung memotong ucapannya.
" heuh! siapa zela? tidak ada zela disini! zela sudah mati karena kau bunuh saat itu! sekarang yang ada hanyalah zeva, sekali lagi aku katakan. YANG ADA HANYALAH ZEVA! " ucapku penuh penekanan kata di ujung kalimat
" zela jangan seperti itu!, aku benar-benar menyesal. aku... aku tau aku salah, dan aku sungguh menyesal telah kehilangan sahabat seperti dirimu! " ucapnya dengan lirih di iringi dengan air mata yang jatuh tanpa henti dari matanya
sangat menjijikan melihatnya seperti itu, hatiku semakin benci melihatnya bertingkah menyedihkan. ternyata perhatian, dan semua yang diberikannya padaku adalah palsu! mungkin itu akan berpengaruh pada diriku yang lama, tapi tidak dengan diriku yang sekarang.
__ADS_1
aku yang sekarang bukanlah lagi diriku yang dulu. dulu aku masih sangat terlalu polos, hingga bisa sangat mudah percaya kepada orang lain. tapi tidak dengan diriku yang sekarang. bukan hanya pemikiranku yang semakin luas, tapi mentalku juga semakin kuat.
" ouwh~ kau menyesal ya, tapi sayangnya itu semua sudah terlambat! " ucapku sambil menatapnya dengan tatapan sinis
" maaf zela! aku benar-benar minta maaf. aku sungguh menyesal!, pikiranku saat itu sedang kacau jadi... jadi aku tak dapat berpikir jernih " ucapnya masih dengan keadaan menangis tapi sekarang dia sedang besujud padaku
aku berjalan mendekat kearahnya, kupeluk tubuhnya dalam dekapan kecil tubuhku. akan ku buat dia merasakan apa yang aku rasakan dulu.
darah haruslah di bayar dengan darah, dan nyawa...
nyawa juga harus di bayar dengan nyawa.
" Argghh! "
bukan aku yang berteriak, tapi dia yang berteriak. kalian tau kenapa? karna aku menusuk jantungnya dengan jariku yang kecil. sebelumnya aku telah melumuri racun ke dalam kuku milikku. racun itu aku dapatkan dari tanaman yang ada di sekitar hutan. sengaja ku taruh di dalam kuku sebagai senjata, jika ada musuh yang diam-diam menyerangku.. aku dapat menggunakannya sebagai senjata. dan ternyata itu sangat berguna sekarang.
" heh! kau pikir aku akan jatuh kedalam lubang yang sama. mimpi!! " bisikku di telinganya sambil menusukkan jariku lebih dalam, itu mengakibatkan darah langsung mengotori tangan dan gaun yang tengah aku gunakan.
" bagaimana rasanya di permainkan oleh temanmu sendiri? sakit bukan? tapi itu tak seberapa dengan apa yang aku rasakan dulu! " ucapku menatap dirinya yang saat ini tengah kesakitan, ku biarkan darah miliknya menetes kebawah. seketika air yang tadinya jernih kini malah berubah menjadi genangan darah.
ku tendang tubuhnya yang belumuran darah. ku tatap tubuhnya dan berkata " cih! sungguh menjijikan"
ku kira kau akan jatuh lagi kedalam lubang yang sama. ternyata aku salah!
suara itu aneh itu muncul lagi, bersamaan dengan ucapan itu. tubuh kayla berubah menjadi cahaya, dan perlahan-lahan menghilang.
" apa-apaan semua ini!?, kau mempermainkanku? aku telah puas membunuhnya! tapi yang kulakukan ternyata hanya sia-sia! " makiku pada suara itu sambil melampiaskan segala emosiku
•
•
•
[ gantung ya! hehe saorry:) ]
[ like, comen ,dan vote jangan lupa ya! muach😍]
To Be Continued
__ADS_1
ig : Ruwaida_Zulfi_Amalia029