Megical World

Megical World
Chapter 18


__ADS_3

《 10 tahun kemudian 》


tak terasa aku telah hidup selama 15 tahun didunia, yang masih belum bisa aku mempercayai jika dunia itu memang ada. selama 10 tahun terakhir ini aku, terus melatih kemampuan sihir dan fisikku.


seiring dengan bertumbuhnya tubuh dan usiaku, tanda tanaman rambat yang ada di lenganku juga semakin tumbuh. saat pertama kali aku mendaptkannya hanya sebatas di lenganku saja, tapi sekarang tanda itu semakin panjang hingga sampai ke siku milikku. entahlah aku tak tau apa maksud dari tanda itu. sampai sekarang juga aku masih menyemnunyikannya dari lucas.


dan juga kerja kerasku selama ini pun terbayar, terbayar dengan aku bisa menembus level 35, yaitu sebagai Superior Wicth. yang mana level ini merupakan level menengah atas.


tapi aku tak merasa puas sama sekali, karna target utamaku adalah level 100!, jadi bagiku ini masih sangatlah lemah!


saat ini aku tengah berada diatas pohon, dengan tangan yang mengelus sebuah burung. burung itu adalah burung hantu emas, burung itu aku selamatkan saat aku masuk kedalam hutan kabut.


burung ini termasuk hewan ajaib, dia dapat menjadi besar dan menghilang. semenjak aku menyelamatkannya, dia selalu mengikutiku dan mengakui diriku sebagai tuannya. burung hantu emas ini aku berimana Mighty!, artinya adalah perkasa.


alasan mengapa aku memberi nama itu adalah karena dia terlihat sangat gagah dan perkasa. dan aku menyukai itu.


selama ini aku selalu diam-diam pergi kesana untuk bermain. mau bagaimana lagi, disini sangat membosankan. terkadang aku juga mengunjungi elish dan membawa alea untuk melihat-lihat kerajaannya. dan tentu saja itu semua tanpa sepengetahuan lucas. jika dia tau aku sering kesana bisa-bisa dia mengurungku seharian didalam kamar, dan lebih parahnya lagi dia akan menyuruhku membaca buku-buku tebal yang sangat membosankan!, aku tidak mau itu semua terjadi.


ngomong-ngomong soal lucas, dia masih sama seperti dulu. selalu bertindak disiplin, tegas, juga kadang kejam. dan juga ketampanan yang dimilikinya kini makin bertambah, jika dulu wajahnya terlihat manis bercampur tegas. kini wajahnya terlihat gagah, tegas, dan berwibawa, di tambah lagi wajahnya kini mulai ditubuhi oleh jambang-jambang halus. ditambah lagi dengan otot-otot tubuhnya yang sangat mengairahkan! dia seperti pria dewasa yang sudah benar-benar matang!


" Dorr! "

__ADS_1


aku tersentak ketika ada seseorang yang mengagetkanku. bukan hanya diriku saja, tapi mighty pun sama. matanya yang terpejam menikmati elusan yang kulakukan kini terbuka.


" berapa kali harus aku bilang padamu!, jangan pernah mengagetkanku seperti itu! " marahku pada seseorang yang mengagetkanku


bagaimana aku tidak marah? dia mengagetkanku ketika aku sedang berada diatas pohon!, bagaimana jika aku hilang keseimbangan dan jatuh kebawah sana?! tidak papa jika aku jatuh diatas tanah, tapi ini jurang!! pohon yang saat ini aku duduki memang berada ditepi jurang, tempat ini adalah tempat favoritku saat sedang sendiri. karna di tempat ini aku dapat melihat dengan jelas matahari terbit dan terbenam, dan bila malam bulan akan sangat indah bila aku melihatnya dari sini.


" baiklah aku salah, aku tidak akan melakukannya lagi " ucap orang itu dengan nada bicara sedih


aku menghela nafas sebentar lalu berbicara " baiklah, jangan pernah ulangi lagi "


" ada apa kau mencariku disini? apa ada sesuatu yang penting? " tanyaku pada orang itu tanpa melihat dirinya


" tidak ada, aku tidak sengaja melihatmu melamun, jadi aku menghampirimu. apa ada sesuatu yang menggangumu? " jawabnya


" jika kau lelah beristirahatlah, jangan paksakan dirimu sendiri! " ucapnya dengan nada marah


" dunia ini kejam!, jika kau tak bekerja keras maka tak ada hasil yang akan kau dapatkan! " ucapku tak mau mengalah


" huh! kau itu selalu saja seperti ini "


" terserah kau mau menilaiku seperti apa, karna bagiku, tujuanku lebih penting dari pada itu semua "

__ADS_1


" baiklah-baiklah aku mengalah saja, karna tidak mungkin aku menang berdebat denganmu " ucapnya sambil duduk di sampingku


" tentu saja, karna aku tidak suka dengan kekalahan " ucapku sambil menoleh kearahnya


" cih! sombong sekali " ucapnya sambil memalingkan wajah


aku hanya tersenyum kecil melihatnya, kalian tau siapa yang sedang berbicara denganku? dia adalah alea inara seorang peri yang aku jaga selama 10 tahun ini. dia tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik, juga mulutnya yang agak sedikit pedas.


" ini sudah saatnya alea! " ucapku sambil menaruh mighty di pundakku


alea yang mendengarkan ucapanku langsung terkejut.


" hah?! kau serius zeva! " ucapnya sambil menatapku dengan bola mata yang sedikit membesar


" tentu, ini sudah waktunya memulai permainan " ucapku sambil menyeringai kearahnya




To Be Continued

__ADS_1


ig : Ruwaida_Zulfi_Amalia029


__ADS_2