Megical World

Megical World
Chapter 25


__ADS_3

Hampir sekitar 7 jam perjalanan akhirnya aku sampai di kerajaan Hogwast. aku sampai di kerajaan ini hampir menjelang malam. ku awasi semua kegiatan orang-orang di kerajaan ini dari atas langit.


" ternyata seperti ini kehidupan di jaman sihir. sangat rugi jika aku langsung pergi ke akademi. lebih baik aku beristirahat malam ini, lalu kesokan harinya aku akan berkeliling dahulu setelah itu aku baru akan pergi ke akademi " ucapku dalam hati sambil mengamati kegiatan semua orang


" Mighty merendahlah, lalu cari tempat yang aman untuk mendarat " ucapku pada mighty


" baik tuanku! " sahut mighty


akhirnya mighty menemukan tempat yang pas untuk mendarat. tempat itu tidaklah jauh dari pusat kerajaan. tak menunggu lama aku langsung turun dari atas tubuh mihgty.


" mighty kecilkan ukuranmu, lalu kau terbang dan ikuti aku dari atas! " perintahku pada mighty


mighty tak menjawab dia hanya menganggukkan kepalanya. matanya terpejam lalu seketika tubuhnya mengecil seperti ukuran burung lainnya.


aku yang melihat itu langsung tersenyum puas, dan berkata " baiklah, ayo! "


hanya beberapa menit aku berjalan, aku telah sampai di depan gerbang utama untuk masuk ke pusat kota.


terlihat 2 orang prajurit sedang berjaga disana.


tanpa rasa khawatir ataupun rasa takut aku langsung mendekati mereka.


" Berhenti!! " teriak salah satu diantara mereka


Aku langsung berhenti tepat dihadapan mereka. mereka membawa tombak sama seperti prajurit pada umumnya. tombak yang mereka bawa langsung mereka satukan membentuk silang, guna menghalangiku untuk masuk.


" Tunjukkan lencanamu!! " ucap orang sama dengan yang menghentikanku


ku rogoh saku celanaku, lalu kutunjukkan lempengan besi yang berbentuk segi lima. di dalam lencana tersebut terdapat bentuk seekor naga yang tengah menyemburkan api.


para penjaga itupun langsung menarik tombak mereka dari bentuk silang tadi, dan meletakkan tombak tersebut disamping tubuh mereka.


melihat itu aku langsung masuk kedalam pusat kerajaan Hogwast. kalian pasti bertanya bukan, dari mana aku mendapatkan lencana tersebut? tentu saja dari... yaps Lucas. Lucas telah menyiapkan segalanya, termasuk lencana tadi. Lucas sering mejelajahi kerajaan-kerajaan yang ada di Megical World. tentu saja dia punya banyak lencana kerajaan lainnya termasuk salah satunya Kerajaan Hogwast.


kadang aku berpikir. jika lucas saja sekuat dan sepintar ini, bagaimana dengan ayah dan ibuku? pasti mereka berdua sangat luar biasa. aku tidak sabar bertemu dengan mereka. oleh karena itu aku memutuskan untuk menjadi kuat, agar aku dapat bersama mereka.


aku ingin bertanya banyak pertanyaan pada mereka. aku ingin bertanya, apa maksudnya aku ini adalah penyelamat dunia dari belenggu kejahatan? siapa musuh yang mereka hadapi sampai harus menyuruh Lucas pergi membawaku? seperti apa rupa mereka?

__ADS_1


semua pertanyaan itu terus terngiang-ngiang dalam kepalaku. aku sadar ini bukan saatnya aku memikirkan itu semua. dengan cepat aku langsung menggelengkan kepalaku berharap itu akan membuatku sadar kembali.


Saat aku sibuk dengan pikiranku, aku tak sadar aku menabrak seseorang. untunglah tak ada yang terluka baik aku maupun dirinya.


" maaf " ucapku lalu pergi secepat yang aku bisa, aku tak ingin saat baru sampai aku langsung terkena masalah


orang yang kutabrak tadi tidak mengucapkan satu patah kata pun. dia malah tersenyum kecil sambil menatap kepergianku.


" kita akan bertemu kembali gadis kecil " ucapnya dalam hati diiringi sebuah senyum kecil


setelah itupun pria tersebut langsung pergi dari sana. dia menghilang dibalik gelapnya malam. dia seperti bayang-bayang yang langsung lenyap ketika ada sebuah cahaya.


setelah kejadian tadi aku langsung mencari sebuah penginapan. akhirnya aku menemukan satu penginapan yang cukup sederhana. tak ada yang istimewa dengan penginapan itu, hanya saja penginapan itu memiliki aura yang sangat damai dan sedikit familiar untukku.


didepan penginapan itu, terdapat banyak tumbuhan. mungkin tumbuhan inilah yang membuatku merasakan aura familiar. ya.. mungkin ini adalah efek karena aku terbiasa dengan suasana hutan. mau bagaimana lagi, aku tumbuh besar didalam hutan.


tanpa banyak tanya, aku langsung masuk kedalam penginapan tersebut. lalu aku berjalan mendekati seorang wanita, yang sepertinya dia adalah penjaga penginapan ini.


" Selamat datang dipenginapan kami nona " ucap wanita tadi sambil menundukkan kepalanya


aku hanya tersenyum menanggapinya. lalu tak lam dia berbicara lagi.


" ya.. aku meminta sebuah kamar untuk satu orang " ucapku sambil tersenyum padanya


" tentu nona, akan saya periksa terlebih dahulu " ucap wanita tadi lalu mengambil sebuah buku yang kelihatannya itu adalah catatan kamar yang tersisa


" ini nona " ucap wanita tadi sambil menyerahkan sebuah kunci yang sangat kuno, tak ada yang istimewa dari kunci tersebut, hanya kunci besi pada umumnya.


" berapa biayanya? " tanyaku padanya


" berapa lama nona ingin menginap? " tanya balik si wanita


" hanya satu malam " ucapku singkat


" kalau begitu hanya perlu 15 koin perak " ucap wanita itu


" ini " ucapku sambil memberikan uang koin dengan jumlah yang disebutkan wanita tadi

__ADS_1


bukannya aku pelit, hanya saja aku harus berhemat banyak keperluan yang harus aku beli. sementara uang yang diberikan lucas hanya sedikit, aku tidak boleh boros demi kelangsungan hidupku kedepan.


" terima kasih nona, semoga anda beristirahat dengan tenang " ucap wanita tadi


aku tak menjawab, aku hanya memberikan sebuah senyum lalu aku pergi menuju kamar yang sudah diberitahukan wanita tadi.


setelah membuka kamar, yang pertama aku lihat hanyalah sebuah kasur singgel yang mana hanya diperuntukkan untuk satu orang saja. dekorasinya sangatlah sederhana, tapi yang menarik ialah suasana didalam kamar ini.


suasananya sangatalah sejuk dan damai, seperti didalam hutan ini sangat membuatku nyaman.


setelah masuk kedalam kamar, aku langsung masuk kedalam kamar mandi. aku ingin membersihkan tubuhku yang sudah sangat lengket karna keringat. itu sangat wajar karna hampir seharian penuh aku dalam perjalanan.


tak berapa lama kemudian aku selesai membersihkan diri. dengan secepat kilat aku langsung menjatuhkan diriku diatas kasur. aku sangat lelah karna perjalanan panjang ini, apa lagi aku sempat bertarung dengan seseorang. itu semua menguras energi milikku.


" selamat malam ayah, ibu, dan lucas juga dunia " gumamku sebelum aku masuk kedalam dunia mimpi


lalu aku mencium liontin berwarna biru safir milik ibuku, setelah itupun aku langsung tidur.


ini adalah kebiasaanku dari kecil, setidaknya itu membuatku merasa lebih dekat dengan ibuku. aku tetaplah seorang anak yang membutuhkan kasih sayang dari orang tua. dikehidupan sebelumnya aku sama sekali tidak merasakan bagaimana kasih sayang orangtua.


bahkan dikehidupan inipun aku tak merasakannya. ya.. walaupun ada lucas tapi itu tak cukup untuk aku benar-benar haus akan kasih sayang. tapi aku bersyukur setidaknya aku masih memiliki orangtua, maka dari itu aku menutuskan untuk menjadi kuat dan bertemu dengan merekan. itu adalah tekadku! dan tujuanku saat ini!


mengenai mighty, dia sudah lebih dulu bertengger manis diatas pohon dekat dengan kamarku.


akulah yang memintanya untuk menungguku disana.


jika aku memerlukan bantuannya aku hanya perlu melambaikan tanganku. dan seketika dia sudah siap sedia mendengarkan perintah dariku. menjadi boss memanglah menyenangkan hihihi>_<





To Be Continued:)


untuk beberapa hari kedepan mungkin aku jarang update, itu dikarenakan aku gak ada inspirasi buat menulis cerita. jika kalian para pembaca setia masih ingin lanjut, tolong kasih saran masukkan melalui grup chat Megical World. disana kalian bisa mengeluhkan segala kekurangan dalam cerita ini padaku. dan juga kalian bisa memberi saran dan masukkan agar membuat cerita ini lebih menarik lagi ^_^

__ADS_1


jangan lupa Like, Coment, and Vote ya^_^


__ADS_2