
" hei, sepertinya Toko impian malam sedang naik daun sekarang. lihat saja semakin banyak orang yang datang kesana " ucap seorang pria kepada pria lain yang ada didepannya, yang tengah sibuk menikmati makanannya
" sepertinya begitu, Toko itu saat ini tengah menjadi pembicaraan hangat di kota. entahlah, apa benar setiap ramalan yang di ucapkan pemilik toko selalu menjadi kenyataan? " ucap pria yang tengah menikmati makanannya membalas ucapan dari pria yang berbicara sebelumnya
Aku mendengarkan dengan rinci setiap perkataan yang mereka ucapakan. mendengar mereka berbicara seperti itu, semakin membuat diriku pensaran tentang Toko misterius tersebut.
" aku juga tidak yakin. tapi mendengar perkataan orang-orang yang datang kesana, sepertinya setiap ramalan itu selalu terwujud. contohnya saja, Tuan Huang. dia dulunya hanyalah pedagang kecil, tapi lihatlah setelah dia pergi ke Toko impian malam. tiba-tiba tokonya berkembang pesat. katanya didalam ramalan miliknya, dia akan mendapatkan keberuntungan yang sangat besar setelah kesutlitan yang dia alami. dan ternyata memang jadi kenyataan " ucap pria itu membalas pria yang tadi
" heem, ini terlalu rumit. aah~ sudahlah lupakan saja, lebih baik cepat habiskan makananmu dan kembali bekerja " ucap pria itu lalu di jawab anggukan dari pria yang menjadi lawan bicaranya
Setelah itu mereka berdua mengganti topik pembicaraan. aku yang sudah mendengar tidak adanya pembahasan yang menarik lagi, memutuskan untuk pergi dari tempat makan tersebut.
aku berjalan keluar dari tempat makan tersebut setelah membayar makananku dan juga daging milik mighty. lalu aku bersiul untuk memanggil mighty.
" ini makanlah, setelah selesai makan kau tunggulah aku di dekat gerbang Akademi Hogwast. aku masih ada urusan disini, setelah aku selesai baru aku akan pergi ke Akademi " ucapku pada mighty yang telah mendarat didekatku, aku mengucapkannya sambil memberikan daging yang sebelumnya aku beli tadi
" baik tuan " ucap mighty menganggukan kepalanya, lalu setelah itu dia mulai memakan daging yang aku berikan tadi. mighty makan dengan sangat lahapnya, mungkin ini karna efek tidak makan hampir seharian. melihat cara makannya membuatku terkekeh pelan, memiliki hewan peliharaan seperti mighty merupakan kesenangan tersendiri bagiku.
" baiklah kalau begitu, aku pergi dulu " setelah mengucapkan itu, aku langsung pergi dari sana dan pergi menuju tempat yang menarik perhatianku, apa lagi kalau bukan Toko impian malam.
•
•
" maaf boleh aku bertanya? " ucapku pada seseorang yang tengah membersihkan tokonya. aku memutuskan untuk bertanya dimana keberadaan Toko impian malam, karna pelayan penginapan itu tak memberitahukan dimana letak toko tersebut.
__ADS_1
" ya? " seseorang yang baru saja ku panggil tadi akhirnya merespon. orang itu mengerutkan keningnya karna tiba-tiba ada seseorang yang memanggilnya.
" maaf apa bisa anda memberitahukan dimana letak Toko impian malam? " ucapku padanya
" lurus saja dari sini, lalu belok kekanan. nanti kau akan melihat banyak orang sedang mengantri di depan sebuah toko. toko itulah yang sedang kau cari " ucap orang itu datar, entah kenapa dia bersifat seperti itu. mungkin dia merasa terganggu dengan kegiatannya karna aku atau memang sifat orang itu seperti itu.
" baiklah terima kasih " ucapku padanya, meskipun aku tak diperlakukan dengan ramah aku harus tetap mengucapkan terima kasih, setidaknya kita harus berlaku sopan.
orang yang baru saja ku tanyai tak merespon apapun. dia malah melanjutkan perkerjaannya. melihatnya tak memberikan respon apapun padaku, aku memutuskan untuk pergi dari sana dan melanjutkan perjalananku menuju toko impian malam.
" masih saja ada orang bodoh yang percaya pada ramalan " gumam orang yang tadi ku tanyai, lalu orang itu masuk kedalam toko karna pekerjaan yang tadi dilakukannya telah ia selesaikan.
10 menit aku berjalan, akhirnya aku sampai di depan Toko impian malam. ternyata memang benar di depan toko itu sangatlah ramai, lebih ramai di bandingkan dengan toko-toko yang lain.
aku memejamkan mataku untuk lebih meresapi aura apa itu. lalu aku membuka kembali mataku, ada sedikit kilatan terkejut dalam mataku. ini karena aura yang di keluarkan toko itu adalah aura... Kegelapan. pantas saja aku merasa familiar, kalian ingat kenapa aku dapat merasakan aura itu. yaa.. karena aku juga merupakan seseorang yang memiliki aura kegelapan. kenapa aku dapat memilikinya? karena.. aku adalah seseorang yang memiliki elemen kegelapan, otomatis aku adalah penyihir gelap.
hanya sesama penyihir gelaplah yang dapat merasakan aura kegelapan milik penyihir yang lain.
pastilah ada seseorang dalam toko itu yang miliki elemen kegelapan. tapi ada yang sedikit yang tidak beres mengenai aura kegelapannya. auranya terasa.. tidak murni lagi.
yaa! tidak semurni milikku. ada sesuatu yang jahat dalam aura yang dikeluarkan toko ini. itulah yang mengakibatkan mengapa aura yang di keluarkan tidak murni lagi. pasti ada sesuatau yang tidak beres di toko itu.
penyihir gelap mempunyai 2 macam aura gelap. yang pertama adalah aura gelap murni, seperti punyaku saat ini. aura ini merupakan aura yang dihasilkan dari seorang penyihir gelap yang menggunakan sihir gelapnya untuk membantu seseorang. itu artinya aura ini dihasilkan jika seorang penyihir gelap yang berbuat baik.
sedangkan, aura gelap kotor merupakan kebalikan dari aura gelap murni. sebenarnya setiap penyihir gelap mempunyai aura gelap murni. aura gelap murni dapat berubah menjadi aura gelap kotor dikarenakan, ada seorang penyihir gelap yang menggunakan sihirnya untuk mencelakai seseorang untuk kepentingan diri sendiri.
__ADS_1
cara membedakan aura ini adalah aura itu sendiri.
jika dirasakan, aura gelap kotor mengandung sedikit aura membunuh. yang mana jika aura itu dirasakan semakin dalam, maka itu akan membahayakan bagi seseorang yang merasakannya.
" ada sesuatu yang tak beres mengenai toko ini, dan itu bukanlah sesuatu yang tak baik. aku harus menyelidiki ini " gumamku sambil menatap dalam toko yang ada didepanku
aku pun berjalan mendekati kerumunan manusia yang sedang berbaris rapi di depan toko itu. aku mulai menyelip-nyelipkan tubuh rampingku di kerumunan manusia-manusia itu.
hingga pada tempat yang strategis aku berhenti berjalan. aku memilih untuk mengamati situasi terlebih dahulu. jika memingkinkan aku akan membuka kedok sang pemilik toko, agar tak terdapat terjadi korban.
hingga beberapa menit aku mengawasi, ada seorang pria muda sekitar berumur 20 tahunan keluar dari dalam toko. pria itu terlihat sangat senang, itu dapat terlihat dari wajah pria itu yang terus saja mengulas sebuah senyum.
" Aku akan mendapatkan wanita cantik! aku akan mendapatkan wanita cantik " teriak pria itu sambil melompat-lompat kegirangan didepan toko
aku menatap tajam pria itu. bukan karena apa yang diucapkannya, tapi ada sesuatu yang tak beres dalam pria itu.
" ini tak bisa dibiarkan! " geramku, ketika aku menyadari apa itu " ini harus segera ku hentikan! " lanjutku lagi sambil menahan amarah yang sedang ingin memberontak keluar.
•
•
•
To Be Continued :)
__ADS_1