Megical World

Megical World
Chapter 24


__ADS_3

" terima kasih, karna telah menolongku " ucap wanita sambil sedikit membungkukkan badannya


melihat itu aku langsung manahan tubuhnya dan berkata " tidak perlu seperti itu!. kau lebih tua dariku, sangat tidak sopan melihat seseorang yang lebih tua membungkukkan badannya pada yang lebih muda. lagi pula, bukankah jika ada yang dalam kesusahan kita harus menolongnya? " ucapku sambil tersenyum padanya


" kau sangat baik, aku beruntung bisa bertemu denganmu. jika aku tidak bertemu denganmu, entah apa yang terjadi padaku " ucap wanita itu sambil mendudukkan dirinya pada batu yang ada dibelakangnya


" itu hanya sebuah kebetulan saja " ucapku sambil ikut duduk disampingngnya


" oh ya? bisakah aku menanyakan sesuatu ? " tanyaku padanya


" tentu selagi aku masih bisa menjawabnya " ucapnya sambil tersenyum padaku


" kenapa kau bisa terluka seperti ini? apa yang mereka incar darimu? " tanyaku padanya


ku perhatikan dia yang sedang menghela nafas. dia diam sebentar lalu berkata " mengenai itu.. sebenarnya aku bisa dengan mudah mengalahkan baji**an sialan tadi. tapi seluruh energiku habis terkuras saat melawan teman-temannya "


" lalu apa yang mereka incar? " tanyaku


" mereka mengincar ini " ucapnya sambil mengeluarkan sebuah telur berwarna biru. telur itu mengeluarkan aura es yang sangat kental. aku saja sampai kedinginan.


" eh? telur apa ini? " ucapku sambil menusuk-nusuk telur itu dengan tanganku


wanita tadi terkekeh pelan saat melihat apa yang aku lakukan " ini adalah telur binatang roh. ini adalah warisan dari klanku " ucapnya berubah sendu


" aku minta maaf jika aku lancang, tapi bisakah kau katakan apa yang terjadi pada klan mu? " tanyaku ragu-ragu padanya


" klanku dibantai oleh seseorang, aku tidak tau siapa mereka. setahuku klanku tak pernah menyinggung siapapun. orang tuaku menyuruhku pergi, dengan sangat terpaksa aku mengikuti kemauan mereka. mereka menyuruhku lari sejauh mungkin bersama telur ini, mereka juga memintaku untuk menjaganya.


tapi sayang aku bertemu dengan para baji**an tadi ditengah perjalanan. dan kelanjutannya kau telah mengetahuinya " ucap wanita tadi sambari mengelus permukaan telur tadi


" begitu ya.. " gumamku pelan sambil melihat langit


" jadi kau adalah satu-satunya yang selamat dari pembantaian itu " lanjutku sambil menatapnya


" ya begitulah, oleh karena itu aku bertekad untuk membangun kembali klan ku " ucapnya

__ADS_1


" oh ya?! aku lupa memperkenalkan namaku " sambungnya terkejut


aku hanya terkekeh melihat tingkahnya. jelas-jelas dia lebih tua dariku, tapi lihatlah tingkahnya ini masih seperti anak kecil.


" kenalkan namaku Seira oxfans " ucapnya sambil mengulurkan tangannya padaku


" senang bertemu denganmu seira " ucapku sambil menerima uluran tangannya


" senang juga bertemu denganmu zeva " ucapnya kembali


" seira, bisakah aku bertanya sesuatu padamu? " tanyaku padanya


" tentu "


" berapa umurmu saat ini? kenapa kau bertingkah seperti anak remaja berusia belasan tahun, tapi sepertinya kau sepertinya telah berusia puluhan tahun? " ucapku sambil menatap bingung dirinya


seira langsung tertawa keras mendengar ucapanku itu " hahaha aku ini masih sangat muda, tahun ini aku baru berusia 30 tahun " ucapnya


" aku bersikap seperti karna memang ini adalah sifatku dari kecil " lanjutnya masih dengan tertawa


tiba-tiba dia berhenti tertawa dan menatapku dengan tatapan datar dan wajahnya langsung berubah serius.


" ada apa? " tanyaku bingung padanya


" boleh aku bertanya berapa levelmu saat ini? " tanyanya dengan nada bicara yang sangat serius, ini membuatku sedikit terkejut


" aku baru mencapai level 55 " ucapku santai


" Apa?! monster macam apa kau ini?! aku saja di usiamu baru mencapai level 25! " ucapnya terkejut


aku tersenyum kecil menanggapinya


" maaf seira sepertinya aku harus pergi melanjutkan perjalananku " ucapku padanya


" baiklah kalau begitu, sekali lagi terima kasih atas bantuanmu. jika kau membutuhkan bantuan pergilah ke gunung zeirus disitu aku akan mulai mengumpulkan kekuatan untuk membangun klanku kembali " ucap seira

__ADS_1


" tentu " ucapku tersenyum sambil mengangguk kecil


" kalau begitu aku pergi dulu " sambungku padanya


" tunggu! "


baru beberapa langkah, seira langsung memanggilku.


aku langsung membalikkan badanku menghadapnya.


" ada apa? " tanyaku


" ambillah ini " ucap seira sambil menyerahkan telur tadi kepadaku


" i-ini? " ucapku tertegun menatapnya


" tolong bantulah aku menjaga telur ini, aku tau kau mampu mejaganya. tolong lindungilah satu-satunya harta yang kumiliki dan juga klanku sembari aku membangun klanku kembali " ucap seira memohon padaku


" baiklah kalau begitu, akanku jaga telur ini semampuku " ucapku sambil tersenyum pada seira


" kalau begitu bisakah aku pergi sekarang? " tanyaku padanya


seira terkekeh lalu mengangukkan kepalanya.


" ya, berhati-hatilah saat dalam perjalanan " ucapnya


aku tersenyum lalu memanggil mighty untuk memulai kembali perjalananku yang sempat tertunda. setelah mighty datang aku langsung menaikinya dan melambaikan tanganku pada seira dari atas tubuh mighty.


" Zevania Queenly, suatu saat nanti nama itu pasti akan menggemparkan Megical wordl " ucap seira dalam hati sambil membalas lambaianku


" tugasku telah selesai, saatnya kembali ketempatku " ucap seira lalu melenggang pergi dari tempat itu



__ADS_1



To Be Continued :)


__ADS_2