Megical World

Megical World
Chapter 33


__ADS_3

Tok Tok Tok


Mendengar suara ketukan pintu, aku langsung membuka mataku yang semula terpejam. tidak lama aku membuka mata. seorang pria muda yang kira-kira masih berusia 20 tahun, langsung masuk kedalam ruangan pengobatan yang aku tempati saat ini.


Dengan cepat aku langsung menduduk 'kan tubuhku diatas ranjang yang ku gunakan. perlahan pria itu langsung mendekat kearah ku.


" Apa kau baik-baik saja? " tanya pria itu ketika jarak antara aku dengan dirinya mulai menipis.


Aku menyerengit 'kan keningku, pertanda tidak mengerti. siapa orang ini? aku bahkan tidak pernah bertemu dengan dirinya. atau jangan-jangan dia adalah asisten tuan Lucius yang dibilang oleh Reina sebelumnya.


Oh ya, jika kalian lupa siapa tuan Lucius. dia adalah seorang panutua Akademi Hogwast. dia juga adalah orang dari Lucas. sebenarnya Lucas cukup bisa diandalkan. aaihh~ memikir 'kannya, aku menjadi rindu. bagaimana kabarnya sekarang? apakah dia merindukanku?


Baiklah lupakan itu, bukan saatnya untuk memikir 'kan apa yang pria bodoh itu lakukan. lebih baik fokus saja pada pria yang ada disampingku sambari terus memandangiku. jujur saja, aku tidak nyaman dengan pandangannya padaku.


" Ya, sudah cukup baik. tapi.. maaf siapa kau? apakah kau asisten tuan Lucius? " tanyaku padanya. bukannya langsung menjawab, dia malah terkekeh dengan lepasnya.


" Benar.. benar aku adalah asisten tuan Lucius. sebenarnya dia yang seharusnya mengunjungimu, bukannya aku. tapi tiba-tiba dia memiliki urusan mendadak, jadi aku disuruh untuk mengantikannya menemuimu. " ucap pria itu sambil tersenyum ramah.


aku hanya menyimak saja, sesekali juga mengangguk 'kan kepala.


" Oh ya, hampir saja lupa. ini ambillah, " ucapnya sambil memberikan sebuah kalung yang cukup kuno, kalung itu berbentuk seperti koin dengan didalamnya terdapat ukiran penyihir yang terbang mengguna 'kan sapu terbang. cukup unik, menurutku. dibawahnya terdapat ukiran bertuliskan 'Akademi Hogwast'


__ADS_1


( anggap saja, tulisan Massachusetts berubah menjadi Akademi Hogwast😂 )


" apa ini? " tanyaku heran.


" Ini adalah tanda kau adalah seseorang yang berasal dari Akademi Hogwast. jaga baik-baik kalung ini, jika kau sampai kehilangannya maka kau tidak akan bisa masuk kembali kedalam Akademi. disini keamanannya cukup ketat, jadi tidak sembarang orang bisa masuk. " jelas pria itu. " Baiklah " ucapku.


" Sebenarnya tuan Lucius sudah lama menunggu kedatanganmu, tapi tidak disangka kau akan datang terlambat. terlebih lagi kau datang dengan keadaan tidak baik-baik saja. " jelas pria itu sambil mengembuskan napas.


" Maaf telah membuat khawatir. aku juga tidak menyangkan akan datang dengan keadaan seperti ini. " ucapku dengan nada sedikit bersalah.


" Sudahlah.. lupakan saja. yang terpenting kau sudah datang kemari. " ucap pria itu sambil tersenyum kecil.


" Aku Zeva, siapa namamu? tidak nyaman berbicara seperti ini, " ucapku berusaha mencair 'kan suasana yang sebelumnya cukup tegang.


" Maaf.. harusnya aku memperkenal 'kan diriku dulu sebelumnya. betapa tidak sopannya aku, mohon jangan diambil hati. " ucap si pria.


" Tidak apa-apa. lalu namamu? "


" Namaku Keysha Cander. kau bisa memanggilku Key. " ucapnya sambil mengulurkan tangannya kedepan dengan senyum manis yang terpampang diwajah yang meurutku cukup tampan.


Dengan senang hati aku menyambut uluran tangannya. " Senang bertemu denganmu Key. "


" Senang juga bertemu denganmu Zeva. "

__ADS_1


" Kau cukup hebat. disaat usia mudamu kau telah menjadi asisten dari seorang panutua. " ucapku membuka perbincangan.


" Omong kosong.. sebenarnya aku juga seorang murid disini. aku hanya menjadi asisten sementara, menggantikan pamanku yaitu asisten yang sebenarnya dari tuan Lucius. kebetulan aku dan tuan Lucius adalah kerabat jauh. " ucapnya sambil sesekali terkekeh pelan.


" Aku kira kau benar-banar menjadi asisten dari seoramg panutua. "


" Suatu saat itu mungkin saja hehe.. "


" Maaf.. aku harus pergi. masih ada beberapa hal yang aku urus. kau istitahatlah, " ucap Key padaku.


" Baik, sampaikan salamku pada tuan Lucius. "


Setelah itu, Key pun berjalan menuju kearah pintu. tidak lama dia langsung membuka pintu, dan bayangannya pun mulai tidak terlihat. aku pun langsung kembali menidurkan tubuhku diatas ranjang.


Dibalik pintu, Key menyeringai kecil sambil bergumam, " aish~ dia tidak ingat rupanya. baiklah tidak pa-pa, aku masih memiliki waktu itu membuatnya mengingat diriku. " Setelah itu Key pun langsung kembali berjalan dengan santainya, sambil sesekali bersiul-siul kecil.





To Be Continued :)

__ADS_1


Maaf...


__ADS_2