
" apa kau tidak papa tuan? " tanya Mighty, sambil memandangku khawatir. setelah pertempuran mendadak tersebut, aku mendapatkan luka yang cukup parah. dan bahkan aku belum bisa mencerna dengan sempurna kejadian diluar lanar yang baru saja aku alami. bagaimana bisa sebuah kekuatan misterius yang sangat luar biasa, muncul dari dalam diriku? aah~ entahlah, aku terlalu lelah untuk berpikir.
" luka ku makin bertambah parah, bisakah kau lebih cepat Mighty? aku takut, jika tidak ditangani dengan baik. maka akan bertambah buruk." ucapku pada Mighty. aku memejamkan mata, guna menahan rasa sakit yang tengahku rasakan saat ini. memang, kekuatan seorang Great Witch tidak bisa diremehkan. ditambah dia seorang penyihir pengguna elemen gelap.
kalian pasti bertanya, bagaimana bisa aku berakhir diatas tubuh Mighty yang tengah terbang?
sebenarnya, aku telah mengantisipasi hal seperti ini. sebelum aku hilang kendali atas diriku, aku terlebih dahulu memanggil Mighty. aku dan dia terikat kontrak roh yang kuat. jika aku dalam bahaya, maka dia juga akan merasakannya. dan sebaliknya juga begitu.
meskipun dia bukanlah hewan roh dengan kekuatan yang besar. tapi dia adalah hewan roh yang sangat bisa diandalkan. dia merupakan alat transportasi terbaik yang kumiliki saat ini. lagi pula dia sangat setia padaku, dan itulah yang membuatku bertahan dengannya.
tidak banyak hewan roh yang penurut seperti Mightyku ini, kebanyakan dari mereka sangatlah susah diatur. bahkan ada beberapa dari hewan roh, yang membatalkan kontrak roh secara sepihak. tentu saja itu dibayar dengan hal yang setimpal.
ku arahkan telapak tangan kananku pada luka yang ada dilengan kiriku. dengan sisa-sisa energiku saat ini, ku keluarkan sihir gelap milikku. setidaknya, itu dapat menghambat tersebarnya racun sihir gelap dalam tubuhku. meskipun aku seorang penyihir gelap, tapi sihir gelap juga dapat membuatku terbunuh. terlebih lagi level elemen gelapku masih terlalu rendah dibandingkan milik pria tua itu.
__ADS_1
perlahan, sebuah cahaya ungu kehitaman keluar dari telapak tanganku. ku arahkan telapak tanganku pada lukaku. sedikit demi sedikit lukaku mengecil walau tidak sepenuhnya menutup. tapi setidaknya dapat membuat rasa sakitnya tidak terlalu parah.
" Ukh " ringisku sambil menggertakkan gigi menahan rasa sakit, yang sungguh menyiksa ini. tapi setidaknya ini setimpal dengan aku membunuh sumber dari masalah disini. entahlah, ketika aku melakukannya, seperti ada sebuah rasa bahagia dan lega yang muncul dihatiku.
sebuah rasa yang sangat sulit untuk dijelaskan. bahkan dikehidupanku dulu, aku belum pernah merasakannya. rasanya sungguh lega dan bahagia. sebuah rasa yang membuatku untuk terus ingin meraskannya. apakah ini arti yang sebenarnya dari hidup?
aku ingin menolong orang lain. meskipun aku harus membunuh kembali, seperti apa yang aku lakukan dulu. dulu, aku tak pandang bulu. entah itu orang baik maupun jahat, wanita ataupun pria, anak-anak ataupun orang tua. aku tetap membunuh mereka. yang aku pentingkan hanyalah misi, tidak dengan perasaan orang-orang yang telah mati ditanganku.
hingga akhirnya, aku mati ditangan sahabat yang sangat aku sayangi. mungkinkah itu adalah balasan atas apa yang aku lakukan? apakah itu KARMA bagiku? tapi kenapa... kenapa harus dia? KENAPA?!!
tanpa sadar air mataku menetes. rasa sakit yang ku alami dulu tidak akan hilang, meskipun telah bertahun-tahun berlalu. rasa sakit itu, seperti terpahat dengan sempurnanya dihatiku. aku tidak pernah ingin seperti ini. menjadi pembunuh adalah satu-satunya cara untukku bertahan hidup didunia yang kejam. aku tak pernah menginginkan ini semua! sangat tidak ingin! tapi.. keadaanlah yang memaksaku berbuat begitu!
oleh karna itu... dikehidupan ini, aku ingin menebus dosa-dosaku. meskipun itu terlalu banyak, tapi.. aku akan tetap berusaha. entah itu akan diterima atau tidaknya, aku akan mencobanya terlebih dahulu. oleh karena itu aku tak boleh mati sekarang! aku masih ingin membatu banyak orang, aku ingin bertemu orang tuaku dulu dikehidupan ini. aku ingin menghabiskan hari-hariku bersama mereka. jadi... tuhan, tolong beri aku kekuatan! aku mohon!
__ADS_1
" tuan kita sampai! " seru mighty merendehkan jarak antara tanah, dan dirinya.
aku mengumpulkan seluruh tenaga yang tersisa. ku langkahkan tubuhku mendekati para penjaga gerbang akademi Hogwat yang sedang berjaga. berjalan aku tertatih-tatih mendekati mereka.
" To.. tolong! " seruku pada mereka dengan suara bergetar. mereka saling pandang, lalu sekuat tenaga mereka berlari mendekatiku.
" to.. long " setelah itu, hanya kegepalan menyambut diriku. aku terjatuh saat para penjaga mulai berlari mendekat kearahku.
•
•
•
__ADS_1
To Be Continued:)
[ Like, coment, and vote ya👌]