MELDI

MELDI
meldi


__ADS_3

Part 26


Fadil yang sudah pulang kerja langsung beranjak untuk pulang


ke rumah yang ingin bersiap – siap bertemu papah bunda dan intan yang sudah


menunggu fadil datang, fadil yang sudah tiba di rumah intan pun hubungi fadil


kapan dan jam berapa fadil datang ke rumah intan,


“  sayang kamu jam


berapa ingin ke rumah dan menemui kedua orang tua aku “ ucap intan


“ ya sayang mungkin agak malam karena ayah aku belum datang


dari tempat kerja nya untuk pulang ke rumah” ucap fadil


“ ya sudah kamu juga jangan lupa makan dulu kalau sudah siap


untuk datang ke rumah hubungi aku dahulu ya sayang “ ucap intan


Fadil yang sedang menunggu ayah pulang fadil pun langsung


berbicara dengan mamah soal kedua orang tua  intan ingin keluarga fadil datang ke rumah nya hari ini, fadil yang


bicara dengan mamah yang dadakan juga mamah pun bingung ingin bawakan apa pada keluarga


intan,


“ mah kita  sekeluarga


sudah ditunggu dengan keluarga intan di sana apa ayah  dan mamah siap untuk datang “ ucap fadil


“ ko dadakan sekali nak, mamah siap aja tapi sekarang kita


kan belum punya persiapan untuk datang ke rumah intan “ ucap mamah


“ mungkin kedua orang tua intan sudah mengerti ko apa maksud


kedatangan kita yang dadakan ini” ucap fadil


Mamah yang memikirkan nya langsung hubungi ayah yang masih


di tempat kerja nya, fadil pun yang menunggu mamah hubungi ayah untuk segera


pulang fadil pun langsung hubungi intan juga  untuk datang agak telat ke rumah intan,


“ ayah fadil sudah menunggu kamu untuk pulang dan kita akan


segera datang ke rumah intan hari ini “ ucap mamah


“ ayah sedang ada acara mungkin pulang satu sampai setengah


jam lagi tunggu saja ya “ ucap ayah


Ayah yang masih ada kerjaan di tempat kerja nya langsung


cepat - cepat selesaikan kerjaan nya demi anak yang ingin menikah, fadil juga


yang sedang hubungi intan fadil pun memberi tahu agar intan sabar menanti fadil


datang,


“ sayang 1 atau tidak sampai 2 aku akan langsung berangkat


menemui kamu dan keluarga kamu , sabar saja ya “ ucap fadil


“ ya sayang aku juga sedang bantu bunda menyiapkan makan


malam untuk keluarga kamu “ ucap intan


“ ya sayang terima kasih atas apa yang kamu lakukan dan


keluarga membuat aku senang ya sudah aku sedang menunggu ayah pulang nanti jika


sudah datang langsung hubungi kamu dan pergi menuju rumah kamu “ ucap fadil


Intan yang sedang membantu bunda masak bunda menanyakan


fadil yang ingin datang ke rumah jam berapa dan sampai nya kapan, bunda yang


juga sibuk menyiapkan makan papah juga yang sibuk dekorasi rumah nya


sekeluarga  intan sibuk untuk ke datangan


fadil dan keluarga nya datang, tiba nya  ayah fadil sampai rumah langsung mamah membicarakan soal fadil yang


ingin ayah dan mamah sekaligus putra adik fadil untuk datang ke rumah intan,


“ ayah kamu sudah ditunggu oleh fadil, dan yang buat aku


bingung kita akan bawakan apa untuk mereka” ucap mamah fadil


“ ya sudah nanti kita ke tempat toko saja, kamu tidak usah panik


kita pikirkan bersama dengan fadil ya “ ucap ayah


“ fadil nak ke sini tunggu ayah bersih – bersih lalu kita


berangkat ke rumah intan ya” ucap ayah


Ayah yang sudah pulang kerja langsung memanggil fadil untuk


turun dari kamar nya yang sedang hubungi intan, mendengar ayah ingin siap –


siap fadil pun hubungi intan kembali untuk segera fadil ingin datang ke rumah


intan setelah ayah siap – siap,


“  sayang ayah aku


sudah pulang mungkin sekarang aku lagi menunggu ayah bersih – bersih dan


langsung siap – siap berangkat menuju rumah kamu “ ucap fadil


“ ya sayang aku juga masih menyiap kan makan malam ko, hati


-  hati jika sudah berangkat ya “ ucap


intan


“ ya sudah nanti ayah sudah selesai aku berangkat aku juga


akan hubungi kamu kalau sudah sampai di rumah kamu ya” uacp fadil

__ADS_1


Ayah yang sudah siap untuk berangkat ke rumah intan semua


keluarga fadil siap untuk berangkat fadil dan keluarga menuju ke tempat toko


dahulu mereka yang sudah sampai ke tempat  yang di mana toko berada langsung memesan nya dan setelah itu selesai


berangkat ke rumah intan, sampai nya fadil dan keluarga ke rumah intan fadil


pun langsung hubungi intan bahwa fadil dan keluarga sudah sampai di rumah nya,


“ sayang aku sudah sampai di depan rumah kamu, kamu segera


keluar ya “ ucap fadil


“ ya sayang aku segera keluar dengan keluarga aku “ ucap


intan


Intan dan keluarga pun menghampiri fadil yang sudah menunggu


di depan rumah nya, saat – saat yang di mana fadil dan intan bertunangan dan


membuat jadwal untuk pernikahan nya kedua orang tua fadil dan intan pun setuju


untuk bulan depan menikah fadil dan intan dan kedua orang tua intan menerima


fadil dengan baik begitu pun intan yang di terima pada keluarga fadil sangat


baik pula, mereka berdua sangat senang dan bahagia waktu yang di mana fadil dan


intan menempuh hidup baru bersama, semua pun sudah selesai dangan acara


pertemuan kedua orang tua satu sama lain fadil pun dan keluarga berpamitan


untuk pulang,


“ ya sudah bapak atau ibu orang tua dari intan terima kasih


atas jamuan nya kami sekeluarga banyak – banyak berterima kasih atas kedatangan


kami dan juga menerima fadil dengan baik “ ucap ayah


“ tidak perlu seperti itu kami juga banyak terima kasih pada


kalian bahwa anak kami intan sudah di terima dengan baik dan lapang dada” ucap


papah


“ ya sudah kalau  begitu kami langsung pamit waktu juga mulai larut malam takut mengganggu


yang lain “ ucap  ayah


Fadil dan keluarga lalu berpamitan dengan keluarga intan


untuk pulang acara pun yang lancar dan tidak ada kendala apa pun, sesampai


nya  di rumah ayah dan mamah langsung


menanya kan soal intan bagai mana fadil menjalani nya agar kedua orang tua


fadil tenang  dan tidak banyak memikir


kan nya ,


“ nak ayah dan mamah sekaligus kamu sudah menjalani  kedatangan kami semua  ke keluarga intan lalu kelanjutan nya ayah


“ ya yah mau Tanya apa “ ucap fadil


“ apa kamu sudah benar – benar dengan keinginan kamu dan apa


kamu  sudah tahu pernikahan itu seperti


apa dan tanggung  jawab nya  bagai mana juga dengan kerjaan kamu dengan orang


tua intan kalau kamu masih di ambang kerjaan kamu mau kerja di tempat ayah


sehingga kamu bisa teruskan ayah “ ucap ayah


Fadil yang jawab pertanyaan ayah membuat ayah terdiam dan


yakin bahwa fadil siap  untuk menikahi


intan mamah pun juga yang mendengar kan nya memberikan fadil satu pertanyaan


lagi agar lebih yakin dengan niat nya fadil,


“ mamah ayah saya menikahi intan bukan karena apa – apa tapi


saya menikah dengan intan mengharap kan kasih sayang yang tulus mencintai saya


dan mengharap kan kasih sayang nya sang maha kuasa, masalah kerjaan saya serah


kan semua nya sama yang menciptakan langit dan bumi dan saya juga masih punya orang


tua yang sayang dengan saya di saat saya kesusahan saya juga yakin suatu saat


ayah dan orang tua intan menolong saya” ucap fadil


“ baik kalau kamu yakin nak dengan ke inginan kamu ayah dan


mamah percaya dengan kamu “ ucap ayah


“ mamah juga ingin bertanya pada kamu nak, apa kamu siap


dengan keadaan nya inta sekarang “ ucap mamah


Fadil pun terdiam saat mamah menanya kan intan dengan


penyakit nya fadil pun langsung menjawab nya sekaligus menangis saat mendengar


mamah bicara soal intan, fadil yang menjawab dengan tegas di depan orang tua


nya fadil mamah dan ayah pun benar – benar sangat yakin dengan keinginan nya


fadil,


“ saya kan sudah bilang mamah ayah fadil serah kan semua nya


dengan lapang dada fadil juga tidak ingin intan seperti itu fadil juga harap


kan yang sama dengan mamah tapi semua sudah kehendak nya fadil sayang cinta dan


fadil juga akan berjuang demi keluarga kecil fadil, fadil akan terus maju untuk


intan, bukan intan saja yang fadil mememikir kan ayah dan mamah juga fadil

__ADS_1


mikirkan fadil tidak ingin orang tua fadil anggap  fadil anak yang durhaka fadil tidak ingin mah


yah fadil sayang sama mamah dan ayah fadil mohon dengan keinginan fadil “ ucap


fadil


Fadil yang menangis kedua orang tua fadil pun langsung


memeluk fadil mamah dan ayah yang sangat yakin dengan keinginan nya fadil


seketika mereka sangat  percaya dengan


fadil mamah juga yang meminta maaf dengan fadil ayah juga yang meminta maaf


dengan kesalahan nya pada fadil begitu pun fadil yang sangat mengecewakan


mereka terus menerus selama fadil  kecil


,


“ mamah minta maaf nak dengan ke egoisan mamah selama ini


mamah juga tidak tahu apa yang sedang kamu perbuat mamah tidak percaya bahwa


kamu sangat keras kepala tapi sekarang kamu sudah buktikan pada kamu semau nak “


ucap  mamah


“  fadil minta maaf ya


mah ayah karena kelakuan fadil selama ini fadil yakin setelah fadil menikah


fadil akan terus ke rumah mamah dan ayah untuk melihat keadaan mamah dengan


ayah “ ucap fadil


“ papah akan terus mendukung mu nak ayah akan selalu ada


buat kamu “ ucap ayah


Fadil dan keluarga saling memberikan semangat agar fadil


terus maju sampai pernikahan nya dengan intan fadil pun pamit untuk pergi ke


kamar untuk beristirahat karena besok fadil akan bekerja, sampai nya fadil


bersih – bersih intan pun hubungi fadil bagai mana ke adaan nya fadil saat ini,


“ sayang apa kamu  sudah sampai rumah kamu baik  -


baik saja kan, sayang apa aku boleh mengucap kan sesuatu dengan kamu  “ ucap intan


“ ya sayang boleh ko, aku baik – baik saja aku juga sudah


bersih – bersih baru saja aku ingin tertidur karena aku lelah sekali sayang “


ucap fadil


“ aku hari ini senang sekali sayang karena aku sebentar lagi


seorang istri dan seorang ibu senang nya aku melebihi apa pun aku sangat mencintai


kamu aku harap kamu imam yang membuat  aku jalan yang lurus dan ajar kan aku bagai mana seorang istri lakukan “


ucap intan


Fadil pun mendengar intan bicara hati fadil pun tenang dan


intan yang berbicara dengan fadil  intan


langsung menyuruh fadil untuk beristirahat agar besok tidak lelah setelah


bekerja, intan pun di sana yang hati nya gembira dan sangat senang intan


langsung hubungi teman – teman nya untuk acara pernikahan intan dan fadil mel


juga yang dihubungi intan yang di mana fadil tidak tahu ,


“ ya sudah sayang tidur sana istirahat lah “ ucap intan


“  ya sayang aku


istirahat ya kalau aku lelah aku langsung pulang saja ya kalau aku masih segar


dan tidak lelah aku akan ke rumah kamu “ ucap fadil


“ ya sayang kamu tidak ke rumah juga tidak apa – apa sayang


mungkin kita bicara nya nanti saja, ya sudah tidur sana aku tutup ya pembicaraan


ini langsung tidur dan jangan ke mana – mana aku sayang kamu  melebihi apa pun “ ucap intan


Intan yang langsung menutup pembicaraan nya dengan fadil,


fadil pun langsung tertidur karena hari yang lelah fadil kerja kan, tiba


nya  di pagi hari seperti biasa fadil


untuk membangun kan kedua orang tua nya untuk menunaikan solat subuh fadil yang


juga  sudah melaksanakan nya terlebih


dahulu  fadil langsung beres – beres dan


siap – siap untuk bekerja mamah juga yang sudah bangun dan menunai kan nya


langsung menyiap kan sarapan untuk keluarga nya,


“ ayah fadil putra bangun dan sarapan bersama “ ucap mamah


Fadil yang sudah siap berpakaian rapi untuk kerja dan menuju


ke meja makan ayah dan putra pun juga setelah mereka sedang sarapan fadil pun


hubungi intan yang di mana intan pun sedang menyiap kan sarapan sama seperti


mamah fadil lakukan saat ini,


“ sayang kamu sudah bangun “ ucap fadil


“ ya sayang aku sudah bangun sejak subuh, ini juga aku


sedang menyiap kan sarapan untuk papah dan bunda” ucap intan


“ sayang ku rajin nya  kamu harus begitu juga nanti pas kita hidup bersama kamu juga harus tahu  makanan kesukaan aku buah kesukaan aku dan

__ADS_1


lain – lain begitu aku juga harus tahu apa mau kamu dan apa ke sukaan kamu


sayang ku “ ucap  fadil


__ADS_2