
Part 26
Fadil yang sudah pulang kerja langsung beranjak untuk pulang
ke rumah yang ingin bersiap – siap bertemu papah bunda dan intan yang sudah
menunggu fadil datang, fadil yang sudah tiba di rumah intan pun hubungi fadil
kapan dan jam berapa fadil datang ke rumah intan,
“ sayang kamu jam
berapa ingin ke rumah dan menemui kedua orang tua aku “ ucap intan
“ ya sayang mungkin agak malam karena ayah aku belum datang
dari tempat kerja nya untuk pulang ke rumah” ucap fadil
“ ya sudah kamu juga jangan lupa makan dulu kalau sudah siap
untuk datang ke rumah hubungi aku dahulu ya sayang “ ucap intan
Fadil yang sedang menunggu ayah pulang fadil pun langsung
berbicara dengan mamah soal kedua orang tua intan ingin keluarga fadil datang ke rumah nya hari ini, fadil yang
bicara dengan mamah yang dadakan juga mamah pun bingung ingin bawakan apa pada keluarga
intan,
“ mah kita sekeluarga
sudah ditunggu dengan keluarga intan di sana apa ayah dan mamah siap untuk datang “ ucap fadil
“ ko dadakan sekali nak, mamah siap aja tapi sekarang kita
kan belum punya persiapan untuk datang ke rumah intan “ ucap mamah
“ mungkin kedua orang tua intan sudah mengerti ko apa maksud
kedatangan kita yang dadakan ini” ucap fadil
Mamah yang memikirkan nya langsung hubungi ayah yang masih
di tempat kerja nya, fadil pun yang menunggu mamah hubungi ayah untuk segera
pulang fadil pun langsung hubungi intan juga untuk datang agak telat ke rumah intan,
“ ayah fadil sudah menunggu kamu untuk pulang dan kita akan
segera datang ke rumah intan hari ini “ ucap mamah
“ ayah sedang ada acara mungkin pulang satu sampai setengah
jam lagi tunggu saja ya “ ucap ayah
Ayah yang masih ada kerjaan di tempat kerja nya langsung
cepat - cepat selesaikan kerjaan nya demi anak yang ingin menikah, fadil juga
yang sedang hubungi intan fadil pun memberi tahu agar intan sabar menanti fadil
datang,
“ sayang 1 atau tidak sampai 2 aku akan langsung berangkat
menemui kamu dan keluarga kamu , sabar saja ya “ ucap fadil
“ ya sayang aku juga sedang bantu bunda menyiapkan makan
malam untuk keluarga kamu “ ucap intan
“ ya sayang terima kasih atas apa yang kamu lakukan dan
keluarga membuat aku senang ya sudah aku sedang menunggu ayah pulang nanti jika
sudah datang langsung hubungi kamu dan pergi menuju rumah kamu “ ucap fadil
Intan yang sedang membantu bunda masak bunda menanyakan
fadil yang ingin datang ke rumah jam berapa dan sampai nya kapan, bunda yang
juga sibuk menyiapkan makan papah juga yang sibuk dekorasi rumah nya
sekeluarga intan sibuk untuk ke datangan
fadil dan keluarga nya datang, tiba nya ayah fadil sampai rumah langsung mamah membicarakan soal fadil yang
ingin ayah dan mamah sekaligus putra adik fadil untuk datang ke rumah intan,
“ ayah kamu sudah ditunggu oleh fadil, dan yang buat aku
bingung kita akan bawakan apa untuk mereka” ucap mamah fadil
“ ya sudah nanti kita ke tempat toko saja, kamu tidak usah panik
kita pikirkan bersama dengan fadil ya “ ucap ayah
“ fadil nak ke sini tunggu ayah bersih – bersih lalu kita
berangkat ke rumah intan ya” ucap ayah
Ayah yang sudah pulang kerja langsung memanggil fadil untuk
turun dari kamar nya yang sedang hubungi intan, mendengar ayah ingin siap –
siap fadil pun hubungi intan kembali untuk segera fadil ingin datang ke rumah
intan setelah ayah siap – siap,
“ sayang ayah aku
sudah pulang mungkin sekarang aku lagi menunggu ayah bersih – bersih dan
langsung siap – siap berangkat menuju rumah kamu “ ucap fadil
“ ya sayang aku juga masih menyiap kan makan malam ko, hati
- hati jika sudah berangkat ya “ ucap
intan
“ ya sudah nanti ayah sudah selesai aku berangkat aku juga
akan hubungi kamu kalau sudah sampai di rumah kamu ya” uacp fadil
__ADS_1
Ayah yang sudah siap untuk berangkat ke rumah intan semua
keluarga fadil siap untuk berangkat fadil dan keluarga menuju ke tempat toko
dahulu mereka yang sudah sampai ke tempat yang di mana toko berada langsung memesan nya dan setelah itu selesai
berangkat ke rumah intan, sampai nya fadil dan keluarga ke rumah intan fadil
pun langsung hubungi intan bahwa fadil dan keluarga sudah sampai di rumah nya,
“ sayang aku sudah sampai di depan rumah kamu, kamu segera
keluar ya “ ucap fadil
“ ya sayang aku segera keluar dengan keluarga aku “ ucap
intan
Intan dan keluarga pun menghampiri fadil yang sudah menunggu
di depan rumah nya, saat – saat yang di mana fadil dan intan bertunangan dan
membuat jadwal untuk pernikahan nya kedua orang tua fadil dan intan pun setuju
untuk bulan depan menikah fadil dan intan dan kedua orang tua intan menerima
fadil dengan baik begitu pun intan yang di terima pada keluarga fadil sangat
baik pula, mereka berdua sangat senang dan bahagia waktu yang di mana fadil dan
intan menempuh hidup baru bersama, semua pun sudah selesai dangan acara
pertemuan kedua orang tua satu sama lain fadil pun dan keluarga berpamitan
untuk pulang,
“ ya sudah bapak atau ibu orang tua dari intan terima kasih
atas jamuan nya kami sekeluarga banyak – banyak berterima kasih atas kedatangan
kami dan juga menerima fadil dengan baik “ ucap ayah
“ tidak perlu seperti itu kami juga banyak terima kasih pada
kalian bahwa anak kami intan sudah di terima dengan baik dan lapang dada” ucap
papah
“ ya sudah kalau begitu kami langsung pamit waktu juga mulai larut malam takut mengganggu
yang lain “ ucap ayah
Fadil dan keluarga lalu berpamitan dengan keluarga intan
untuk pulang acara pun yang lancar dan tidak ada kendala apa pun, sesampai
nya di rumah ayah dan mamah langsung
menanya kan soal intan bagai mana fadil menjalani nya agar kedua orang tua
fadil tenang dan tidak banyak memikir
kan nya ,
“ nak ayah dan mamah sekaligus kamu sudah menjalani kedatangan kami semua ke keluarga intan lalu kelanjutan nya ayah
“ ya yah mau Tanya apa “ ucap fadil
“ apa kamu sudah benar – benar dengan keinginan kamu dan apa
kamu sudah tahu pernikahan itu seperti
apa dan tanggung jawab nya bagai mana juga dengan kerjaan kamu dengan orang
tua intan kalau kamu masih di ambang kerjaan kamu mau kerja di tempat ayah
sehingga kamu bisa teruskan ayah “ ucap ayah
Fadil yang jawab pertanyaan ayah membuat ayah terdiam dan
yakin bahwa fadil siap untuk menikahi
intan mamah pun juga yang mendengar kan nya memberikan fadil satu pertanyaan
lagi agar lebih yakin dengan niat nya fadil,
“ mamah ayah saya menikahi intan bukan karena apa – apa tapi
saya menikah dengan intan mengharap kan kasih sayang yang tulus mencintai saya
dan mengharap kan kasih sayang nya sang maha kuasa, masalah kerjaan saya serah
kan semua nya sama yang menciptakan langit dan bumi dan saya juga masih punya orang
tua yang sayang dengan saya di saat saya kesusahan saya juga yakin suatu saat
ayah dan orang tua intan menolong saya” ucap fadil
“ baik kalau kamu yakin nak dengan ke inginan kamu ayah dan
mamah percaya dengan kamu “ ucap ayah
“ mamah juga ingin bertanya pada kamu nak, apa kamu siap
dengan keadaan nya inta sekarang “ ucap mamah
Fadil pun terdiam saat mamah menanya kan intan dengan
penyakit nya fadil pun langsung menjawab nya sekaligus menangis saat mendengar
mamah bicara soal intan, fadil yang menjawab dengan tegas di depan orang tua
nya fadil mamah dan ayah pun benar – benar sangat yakin dengan keinginan nya
fadil,
“ saya kan sudah bilang mamah ayah fadil serah kan semua nya
dengan lapang dada fadil juga tidak ingin intan seperti itu fadil juga harap
kan yang sama dengan mamah tapi semua sudah kehendak nya fadil sayang cinta dan
fadil juga akan berjuang demi keluarga kecil fadil, fadil akan terus maju untuk
intan, bukan intan saja yang fadil mememikir kan ayah dan mamah juga fadil
__ADS_1
mikirkan fadil tidak ingin orang tua fadil anggap fadil anak yang durhaka fadil tidak ingin mah
yah fadil sayang sama mamah dan ayah fadil mohon dengan keinginan fadil “ ucap
fadil
Fadil yang menangis kedua orang tua fadil pun langsung
memeluk fadil mamah dan ayah yang sangat yakin dengan keinginan nya fadil
seketika mereka sangat percaya dengan
fadil mamah juga yang meminta maaf dengan fadil ayah juga yang meminta maaf
dengan kesalahan nya pada fadil begitu pun fadil yang sangat mengecewakan
mereka terus menerus selama fadil kecil
,
“ mamah minta maaf nak dengan ke egoisan mamah selama ini
mamah juga tidak tahu apa yang sedang kamu perbuat mamah tidak percaya bahwa
kamu sangat keras kepala tapi sekarang kamu sudah buktikan pada kamu semau nak “
ucap mamah
“ fadil minta maaf ya
mah ayah karena kelakuan fadil selama ini fadil yakin setelah fadil menikah
fadil akan terus ke rumah mamah dan ayah untuk melihat keadaan mamah dengan
ayah “ ucap fadil
“ papah akan terus mendukung mu nak ayah akan selalu ada
buat kamu “ ucap ayah
Fadil dan keluarga saling memberikan semangat agar fadil
terus maju sampai pernikahan nya dengan intan fadil pun pamit untuk pergi ke
kamar untuk beristirahat karena besok fadil akan bekerja, sampai nya fadil
bersih – bersih intan pun hubungi fadil bagai mana ke adaan nya fadil saat ini,
“ sayang apa kamu sudah sampai rumah kamu baik -
baik saja kan, sayang apa aku boleh mengucap kan sesuatu dengan kamu “ ucap intan
“ ya sayang boleh ko, aku baik – baik saja aku juga sudah
bersih – bersih baru saja aku ingin tertidur karena aku lelah sekali sayang “
ucap fadil
“ aku hari ini senang sekali sayang karena aku sebentar lagi
seorang istri dan seorang ibu senang nya aku melebihi apa pun aku sangat mencintai
kamu aku harap kamu imam yang membuat aku jalan yang lurus dan ajar kan aku bagai mana seorang istri lakukan “
ucap intan
Fadil pun mendengar intan bicara hati fadil pun tenang dan
intan yang berbicara dengan fadil intan
langsung menyuruh fadil untuk beristirahat agar besok tidak lelah setelah
bekerja, intan pun di sana yang hati nya gembira dan sangat senang intan
langsung hubungi teman – teman nya untuk acara pernikahan intan dan fadil mel
juga yang dihubungi intan yang di mana fadil tidak tahu ,
“ ya sudah sayang tidur sana istirahat lah “ ucap intan
“ ya sayang aku
istirahat ya kalau aku lelah aku langsung pulang saja ya kalau aku masih segar
dan tidak lelah aku akan ke rumah kamu “ ucap fadil
“ ya sayang kamu tidak ke rumah juga tidak apa – apa sayang
mungkin kita bicara nya nanti saja, ya sudah tidur sana aku tutup ya pembicaraan
ini langsung tidur dan jangan ke mana – mana aku sayang kamu melebihi apa pun “ ucap intan
Intan yang langsung menutup pembicaraan nya dengan fadil,
fadil pun langsung tertidur karena hari yang lelah fadil kerja kan, tiba
nya di pagi hari seperti biasa fadil
untuk membangun kan kedua orang tua nya untuk menunaikan solat subuh fadil yang
juga sudah melaksanakan nya terlebih
dahulu fadil langsung beres – beres dan
siap – siap untuk bekerja mamah juga yang sudah bangun dan menunai kan nya
langsung menyiap kan sarapan untuk keluarga nya,
“ ayah fadil putra bangun dan sarapan bersama “ ucap mamah
Fadil yang sudah siap berpakaian rapi untuk kerja dan menuju
ke meja makan ayah dan putra pun juga setelah mereka sedang sarapan fadil pun
hubungi intan yang di mana intan pun sedang menyiap kan sarapan sama seperti
mamah fadil lakukan saat ini,
“ sayang kamu sudah bangun “ ucap fadil
“ ya sayang aku sudah bangun sejak subuh, ini juga aku
sedang menyiap kan sarapan untuk papah dan bunda” ucap intan
“ sayang ku rajin nya kamu harus begitu juga nanti pas kita hidup bersama kamu juga harus tahu makanan kesukaan aku buah kesukaan aku dan
__ADS_1
lain – lain begitu aku juga harus tahu apa mau kamu dan apa ke sukaan kamu
sayang ku “ ucap fadil