
“ ini sedang di jalan bun “ ucap intan
Fadil sedang berbincang dengan intan intan langsung mengajak fadil untuk
pulang karena kedua orang tua intan menanya kan intan, fadil pun yang langsung
beranjak ingin pulang fadil masih memikirkan intan takut akan kambuh lagi
dengan penyakit intan yang sekarang intan rasakan, intan yang berbohong dengan
kedua orang tua intan padahal saat intan lakukan adalah di rumah sakit karena
penyakit nya yang intan derita kumat kembali,
“ ya sudah hati ya nak “ ucap bunda
“ yah bunda sudah aku mau lanjutkan perjalanan dulu “ ucap
intan yang langsung menutup pembicaraan nya dengan bunda
“ siapa sayang barusan hubungi kamu “ ucap fadil
“ bunda yang hubungi aku untuk pulang karena malam yang
sudah tiba “ ucap intan
Fadil yang masih takut akan keadaan nya intan jika fadil
ajak intan pulang karena jarak lokasi intan dan fadil jauh dengan lokasi rumah
intan, fadil pun langsung menanyakan kembali jika intan ingin pulang takut akan
keadaan intan sekarang,
“ tapi kamu bagai mana” ucap fadil
“ aku sudah baik kan ko sayang” ucap intan
“ ya sudah aku akan beres kan admin rumah sakit dulu” ucap
fadil
Fadil pun pergi untuk beres kan admin rumah sakit sekaligus
ingin menebus resep obat yang dokter saran kan, setelah fadil sudah ambil obat
dari rumah sakit langsung beranjak pergi untuk pulang saat fadil dan intan di
perjalanan fadil langsung usul kan untuk besok pagi menghadap mamah fadil dan
ayah fadil untuk membicarakan pernikahan fadil dan intan,
__ADS_1
“ sayang apa kamu mau besok kita akan berbicara dengan kedua
orang tua aku “ ucap fadil
“ ya sayang pasti kita hadapi bersama ya sayang ku “ ucap
intan
Tiba nya intan dan fadil sampai di rumah intan papah dan
bunda intan sudah menunggu mereka untuk pulang sedangkan waktu yang sudah
menunjukan larut malam, papah dan bunda langsung menanyakan fadil kenapa pulang
sudah larut malam,
“ fadil sekarang sudah jam berapa ko baru sampai” ucap papah
“ maaf om ada kendala barusan di perjalanan intan “ ucap
fadil
Intan yang langsung memotong pembicaraan fadil dengan papah,
intan pun yang langsung melanjut kan pembicaraan agar papah dan bunda intan
tidak mengetahui nya dengan keadaan intan sejak intan pergi dengan fadil,
kota agak jauh bangat itu pun fadil yang dorong aku yang naik motor “ ucap
intan
Papah pun yang percaya dengan perkataan intan barusan papah
langsung tersenyum dengan perkataan intan saat intan duduk di motor dan fadil
yang mendorong nya padahal semua itu yang intan bicara kan tidak benar ada nya,
“ ya sudah kamu ingin pulang atau mau menginap disini dengan
om “ ucap papah
“ maaf om sebelum nya aku langsung pulang saja lagi pula
saya besok masuk kerja agak sore supaya bisa kebengkel motor dahulu” ucap fadil
Fadil pun yang langsung beranjak pergi dan pamit dengan
kedua orang tua intan, intan langsung menemani fadil sampai pintu depan intan,
intan pun langsung berbicara untuk besok menemui kedua orang tua fadil ingin
__ADS_1
membicarakan masalah intan dan fadil untuk menuju pernikahan,
“ besok jangan lupa sayang hubungi aku dahulu lalu kamu
jemput aku, jangan lupa juga nanti sampai nya di rumah kabari aku ya sayang,
kita juga pasti bisa menghadapi semua ini” ucap intan
“ ya sayang ku pasti itu kamu juga jangan khawatir dengan
keadaan besok di rumah kan kita hadapi bersama dengan tujuan untuk menempuh
hidup yang sudah kita ingin kan “ ucap fadil
Fadil langsung beranjak pergi dan pamit dengan intan, fadil
yang memikirkan dengan ke adaan intan sejak siang yang fadil lihat benar ada nya
karena penyakit intan fadil juga yang memikirkan dengan masalah di rumah karena
kedua orang tua fadil tidak setuju dengan intan yang mempunyai penyakit yang
bertujuan orang tua intan adalah demi kebaikan dan kebahagiaan fadil,
“ ya sudah sayang aku pulang ya sayang “ ucap fadil
“ yah hati – hati di jalan aku sayang kamu melebihi apapun “
ucap intan
Sampai nya fadil di rumah fadil pun langsung bersih – bersih
untuk persiapkan diri agar fadil dan intan tidak salah bicara, fadil
memikirkan bagai mana dengan ayah setuju dengan fadil atau tidak yang fadil
fokus kan adalah meluluh kan hati mamah fadil dan ayah agar intan di terima di
keluarga fadil,
“ sayang aku sudah sampai di rumah mamah dan ayah sudah
tidur mungkin besok kita bicara kan bersama ya sayang ku, sudah kamu tidur
sudah malam juga persiapkan diri kamu jangan panik dan jangan gemetar ya
sayang ku “ ucap fadil
“ ya sayang tidak akan pernah aku seperti itu Karena aku
bukan kamu “ ucap intan bercanda dengan fadil.
__ADS_1