MELDI

MELDI
CINTA KAN MENYATU


__ADS_3

“ ini sedang di jalan bun “ ucap intan


Fadil sedang berbincang dengan  intan intan langsung mengajak fadil untuk


pulang karena kedua orang tua intan menanya kan intan, fadil pun yang langsung


beranjak ingin pulang fadil masih memikirkan intan takut akan kambuh lagi


dengan penyakit intan yang sekarang intan rasakan, intan yang berbohong dengan


kedua orang tua intan padahal saat intan lakukan adalah di rumah sakit karena


penyakit nya yang intan derita kumat kembali,


“ ya sudah hati ya nak “ ucap bunda


“ yah bunda sudah aku mau lanjutkan perjalanan dulu “ ucap


intan yang langsung menutup pembicaraan nya dengan bunda


“ siapa sayang barusan hubungi kamu “ ucap fadil


“ bunda yang hubungi aku untuk pulang karena malam yang


sudah tiba “ ucap intan


Fadil yang masih takut akan keadaan nya intan jika fadil


ajak intan pulang karena jarak lokasi intan dan fadil jauh dengan lokasi rumah


intan, fadil pun langsung menanyakan kembali jika intan ingin pulang takut akan


keadaan intan sekarang,


“ tapi kamu bagai mana” ucap fadil


“ aku sudah baik kan ko sayang” ucap intan


“ ya sudah aku akan beres kan admin rumah sakit dulu” ucap


fadil


Fadil pun pergi untuk beres kan admin rumah sakit sekaligus


ingin menebus resep obat yang dokter saran kan, setelah fadil sudah ambil obat


dari rumah sakit langsung beranjak pergi untuk pulang saat fadil dan intan di


perjalanan fadil langsung usul kan untuk besok pagi menghadap mamah fadil dan


ayah fadil untuk membicarakan pernikahan fadil dan intan,

__ADS_1


“ sayang apa kamu mau besok kita akan berbicara dengan kedua


orang tua aku “ ucap fadil


“ ya sayang pasti kita hadapi bersama ya sayang ku “ ucap


intan


Tiba nya intan dan fadil sampai di rumah intan papah dan


bunda intan sudah menunggu mereka untuk pulang sedangkan waktu yang sudah


menunjukan larut malam, papah dan bunda langsung menanyakan fadil kenapa pulang


sudah larut malam,


“ fadil sekarang sudah jam berapa ko baru sampai” ucap papah


“ maaf om ada kendala barusan di perjalanan intan “ ucap


fadil


Intan yang langsung memotong pembicaraan fadil dengan papah,


intan pun yang langsung melanjut kan pembicaraan agar papah dan bunda intan


tidak mengetahui nya dengan keadaan intan sejak intan pergi dengan fadil,


kota agak jauh bangat itu pun fadil yang dorong aku yang naik motor “ ucap


intan


Papah pun yang percaya dengan perkataan intan barusan papah


langsung tersenyum dengan perkataan intan saat intan duduk di motor dan fadil


yang mendorong nya padahal semua itu yang intan bicara kan tidak benar ada nya,


“ ya sudah kamu ingin pulang atau mau menginap disini dengan


om “ ucap papah


“ maaf om sebelum nya aku langsung pulang saja lagi pula


saya besok masuk kerja agak sore supaya bisa kebengkel motor dahulu” ucap fadil


Fadil pun yang langsung beranjak pergi dan pamit dengan


kedua orang tua intan, intan langsung menemani fadil sampai pintu depan intan,


intan pun langsung berbicara untuk besok menemui kedua orang tua fadil ingin

__ADS_1


membicarakan masalah intan dan fadil untuk menuju pernikahan,


“ besok jangan lupa sayang hubungi aku dahulu lalu kamu


jemput aku, jangan lupa juga nanti sampai nya di rumah kabari aku ya sayang,


kita juga pasti bisa menghadapi semua ini” ucap intan


“ ya sayang ku pasti itu kamu juga jangan khawatir dengan


keadaan besok di rumah kan kita hadapi bersama dengan tujuan untuk menempuh


hidup yang sudah kita ingin kan “ ucap fadil


Fadil langsung beranjak pergi dan pamit dengan intan, fadil


yang memikirkan dengan ke adaan intan sejak siang yang fadil lihat benar ada nya


karena penyakit intan fadil juga yang memikirkan dengan masalah di rumah karena


kedua orang tua fadil tidak setuju dengan intan yang mempunyai penyakit yang


bertujuan orang tua intan adalah demi kebaikan dan kebahagiaan fadil,


“ ya sudah sayang aku pulang ya sayang “ ucap fadil


“ yah hati – hati di jalan aku sayang kamu melebihi apapun “


ucap intan


Sampai nya fadil di rumah fadil pun langsung bersih – bersih


untuk persiapkan diri agar fadil dan intan tidak salah bicara, fadil


memikirkan bagai mana dengan ayah setuju dengan fadil atau tidak yang fadil


fokus kan adalah meluluh kan hati mamah fadil dan ayah agar intan di terima di


keluarga fadil,


“ sayang aku sudah sampai di rumah mamah dan ayah sudah


tidur mungkin besok kita bicara kan bersama ya sayang ku, sudah kamu tidur


sudah malam juga persiapkan diri kamu jangan panik dan jangan gemetar ya


sayang ku “ ucap fadil


“ ya sayang tidak akan pernah aku seperti itu Karena aku


bukan kamu “ ucap intan bercanda dengan fadil.

__ADS_1


__ADS_2