MELDI

MELDI
CINTA YANG TULUS


__ADS_3

Intan yang menenangkan hati fadil  yang pada saat itu intan mengajak fadil jalan


– jalan untuk tidak bersedih lagi


“ikut aku ada sesuatu untukmu fadil yang bisa buat kamu


tersenyum kembali” ucap intan langsung memegang tangan mengajak fadil pergi


“ingin ke mana kita” ucap fadil yang mengusap air matanya


sekaligus mengikuti intan


“kita sudah sampai pejamkan matamu fadil” ucap intan berikan


sesuatu pada fadil


“aku tidak ingin di berikan apapun, aku yang sudah dibantu


denganmu bagiku sudah cukup” ucap fadil hati yang sudah reda


Fadil yang merasa intan begitu peduli dengan nya Fadil pun


langsung memeluk intan memberikan ucapan terima kasih atas apa yang intan


lakukan padanya,


“apapun yang kau minta akan tidak ada bandingnya dengan apa


yang kamu lakukan padaku intan” ucap fadil yang banyak – banyak terima kasih pada


intan


“sudah kamu jangan bersedih lagi, bagiku kamu segalanya”


ucap intan yang tidak sengaja mengucapkan nya


“apa yang barusan kamu katakana intan “ ucap fadil yang


mendengarkan intan bicara langsung melihat intan


Intan yang tidak sengaja bicara seperti itu langsung


memberikan sesuatu pada fadil untuk mengalihkan pembicaraan nya, hati intan pun


berdetak dengan kencang, yang sewaktu dulu fadil yang intan suka, yang sampai


saat ini pun intan masih mengharapkan fadil


“ini foto – foto kita dan teman – teman intan “ ucap fadil


yang diberikan foto – foto sejak ia duduk di sekolah


Fadil yang terlihat senang di berikan intan foto – foto nya


dulu, fadil yang saat itu juga terlihat tersenyum kembali, fadil merasa intan


wanita yang sangat berharga di mata fadil dan yang paling sempurna,


“kamu yang sudah berikan aku apapun dan kamu juga bisa buat


aku tersenyum kembali” ucap fadil


“jika ada pria di luar sana yang menyakiti hatimu jangan kan


hidungnya matanya pun bisa aku ambil untukmu intan yang sudah menyakiti hatimu”


ucap fadil mulai bercanda dengan intan


intan yang mendengarkan hal itu dari bibir fadil intan


langsung tersenyum dan hatinya pun berkata “ aku disini mendukungmu agar kamu


bahagia terus denganku fadil” ucap intan yang berbicara pada hati kecilnya

__ADS_1


“kamu dari dulu hingga sekarang masih saja bisa bercanda,


kukira kamu masih bersedih” ucap intan berbicara sekaligus tersenyum dengan


fadil


Intan yang memendam hati untuk fadil sejak dulu, intan ingin


mengucapkan rasa pada fadil tetapi sulit untuk intan bicarakan, pada saat itu


intan yang masih dipeluk fadil intan langsung melihat ke langit agar doa intan


terkabul untuk memiliki fadil


“ jikalau ada seorang laki – laki yang hendak mendekatimu


menyatakan hati untukmu aku manusia yang pertama untuk mengatakan nya” ucap


fadil yang diam – diam juga menaruh rasa pada intan


Intan mendengar perkataan Fadil pun langsung terdiam


hatinya pun berdetak kencang dan tidak mengira bahwa fadil juga merasa apa yang


intan rasakan,


“apa yang barusan kamu ucapkan fadil” ucap intan


“ ya intan, aku salah dengan mengucapkan seperti itu “ ucap


fadil merasa mel yang sudah tidak lagi dihatinya fadil  merasa mel sudah membohonginya


“apa harus aku ulang perkataan ku” ucap fadil menatap intan


dengan mata yang teramat sangat terpesona


Fadil yang tiba – tiba mengucapkan kata cinta dengan intan


“ apa kamu ingin memilikki ku” ucap fadil yang seharusnya bersedih


malah sekarang balikan nya


“ jika kamu utuh dengan hubungan ini kenapa tidak” ucap


intan yang hatinya sangat senang dan gembira sekali pada saat itu juga


“ apa kamu benar – benar mengucapkan dengan sungguh –


sungguh fadil “ ucap intan yang masih belum percaya akan hal itu yang baru saja


intan meminta sang pencipta


“ya, apa aku harus naik ke atap rumahmu dan meminta izin


pada papah dan bunda mu untuk berubah super hero mu” ucap fadil yang terus


menerus berkata dan ucapan yang membuat intan bahagia


“ kamu menyukaiku bukan karena  hal aku membantumu terus meneruskan “ ucap


intan


“bukan itu saja, sebelum aku mengenal mel aku terlebih


dahulu mengenalmu dan memandang mu pada waktu jam istirahat sekolah, yang pada


akhirnya aku terkesima dengan mu” ucap fadil yang menceritakan kepada intan


bagai mana fadil dahulu menaruh perasaan dengan intan


“ hem masa iya “ ucap intan yang tidak berhenti tersenyum


pada fadil

__ADS_1


“berarti kita bukan teman atau sahabat lagi” ucap intan


“bukan itu saja, yang harus kamu ketahui adalah hubungan


kita bukan sekedar pacaran melainkan teman sekaligus sahabat” ucap fadil yang


menyakini bahwa perkataanya adalah fakta adanya


“ aku boleh meminta sesuatu padamu fadil” ucap intan


“boleh, kenapa tidak” ucap fadil


“andai kata aku tiada apa yang harus kamu lakukan “ ucap


intan


“maksudmu kenapa kamu bicara seperti itu ” ucap fadil yang


langsung terdiam melihat intan bicara apa maksudnya intan bicara seperti itu


“ sekarang aku panggil kamu sebutan apa fadil “ ucap intan


yang langsung mengalihkan pembicaraan


“ aku tidak butuh sebutan panggilan, yang aku butuhkan


selalu ada buat kamu begitupun kamu yang selalu ada buat aku intan” ucap fadil yang


tidak sadar akan maksud intan


“ ya sudah saatnya kita pulang waktu sore menjelang malam


sudah tiba, aku juga ingin langsung bicara pada papah ku” ucap intan yang langsung


ingin mengajak fadil dan mengantarkan nya pulang


“ baik kalau begitu” ucap fadil, fadil dan intan langsung


beranjak pergi dari tempatnya


“oh iya fadil urusanmu dengan ayah dan mama sudah selesai”


ucap intan yang dibonceng dengan motor fadil yang ingin sampai di rumah intan


“ untuk saat ini masih belum, karena aku yang selalu menjauh


darinya takut akan terbongkar, maka dari itu pula aku ingin bekerja tanpa harus


merepotkan kedua orang tuaku” ucap fadil


“ bukan berarti kamu diam dan lihat hasil dari jerih payah mu


, lihat juga dari sisi orang tuamu, yang harus kamu tau walaupun kamu tutupi


kesalahanmu nanti suatu saat akan terbongkar” ucap intan


fadil dengan kata – katanya


“ bukan aku takut – takuti mu, ambilah pelajaran yang kamu dapat


begitupun yang kamu dapatkan saat ini ” ucap intan


Fadil mendengar perkataan intan fadil yang merasa sangat


bersalah pada orang tuanya hatinya pun langsung bersemangat agar fadil tidak


ingin kehormatan orang tuanya hilang


“ ya sudah hati – hati di jalan jangan ngebut – ngebut pelan


saja yang penting sampai tujuan selamat sampai di rumah , dan jangan lupa


sesudah sampai hubungi aku “ ucap intan yang sudah sampai di rumah nya.

__ADS_1


__ADS_2