MELDI

MELDI
TIGA HATI YANG BERTEMU


__ADS_3

 intan yang di sana


terbangun akan pembicaraan nya sejak sore yang mel katakan akan takut fadil


kembali dengan mel, intan pun ingin membicarakan pada fadil tentang mel


kejelekan mel pada fadil yang di mana mel selingkuhi fadil,


beberapa  waktu


berlalu sudah tidak terasanya hari sudah menjelang pagi , fadil yang sudah siap


untuk pergi bertemu dengan papah intan, dan sebelum fadil pergi fadil


menghubungi intan terlebih dahulu untuk menanyakan bahwa intan baik - baik saja


atau tidak,


“ sayang, kamu tidak apa – apa kan, nanti juga aku pulang


diri papah mu aku segera datang untuk menemui mu” ucap fadil


“ya sayang kabari aku kalau sudah waktunya pulang ya” ucap


intan


Intan pun tersenyum dengan perkataan fadil, intan yang ingin


beristirahat tiba – tiba mel datang untuk menemui fadil mel yang tidak tahu


fadil datang nya sore hari intan pun langsung berbincang pada mel


“ fadil tidak ada disini fadil sedang mencari pekerjaan “


ucap intan


“ kamu jangan bergurau, aku tahu fadil akan kesini untuk


menemui mu”


Mel yang tidak percaya akan perkataan intan, mel tahu intan


sedang bergurau untuk mel pergi dari tempat intan, mel yang terus berteriak


memanggil nama fadil dan yang di mana di dalam tempat intan Cuma hanya ada


intan dan mel


“sudah kamu jangan buat kerusuhan di sini mel, tidak ada


fadil percuma kamu berteriak juga” ucap intan


Mel yang menghiraukan intan berbicara intan langsung merekam


dan yang di mana intan langsung memberitahu bahwa kelakuan mel pada intan, dan


waktu pun sudah menjelang sore hari fadil yang sudah pulang kerja fadil langsung


menghubungi intan,


“sayang, aku sudah pulang aku langsung menemui mu ya” ucap


fadil


“ya sayang aku tunggu” ucap intan


Intan yang tidak tahu bahwa mel sedang menunggu di luar


untuk kedatangan fadil, fadil pun saat itu juga datang ingin bertemu intan


diperjalanan ingin ke kamar intan tiba – tiba mel langsung mengajak fadil keluar


untuk makan fadil pun yang tidak mengetahui mel datang, langsung melepaskan


tangan mel yang pada saat itu juga mel sedang menarik tangan fadil,


“apa – apaan si kamu mel, aku ingin bertemu intan “ ucap


fadil

__ADS_1


“ ada yang ingin aku bicarakan pada kamu fadil” ucap mel


Fadil yang tidak ingin pergi dengan mel dan menolak ajakan


mel, mel pun langsung memeluk fadil yang di mana intan keluar dan mendengar ada


yang sedang bertengkar pada saat itu juga intan yang melihat mel sedang memeluk


fadil intan langsung menghampirinya dan menampar mel,


“sudah pertemanan kita selesai” ucap intan


“aku tidak perduli apa mau mu” ucap mel


Intan yang langsung membawa fadil pergi untuk menjauhi mel ,


dan di dalam kamar pun intan langsung bercerita tentang mel yang dahulu


menyakiti fadil


“ aku tidak suka kamu dekat dengan mel, mel yang sudah sia –


siakan kamu “ ucap intan yang marah akan perbuatan mel


“  ya sayang aku sudah


tahu itu, sudah jangan kamu memikirkan itu kamu fokus saja dengan kesehatanmu “


ucap fadil


Fadil yang menenangkan hati intan fadil langsung memeluk


intan bahwa fadil tidak akan pergi dari intan untuk selamanya


“ apa aku boleh sedikit bercerita sayang” ucap intan


“ ya sayang boleh saja, tapi harus kamu ketahui dari kamu


bahwa kamu adalah orang yang paling aku sayang”  ucap fadil


Mel yang pergi dari rumah sakit merasakan sakitnya ditinggal


ingin mel pergi dari rumah sakit tidak ingin intan mengetahuinya bahwa mel ada


di situ,


“ aku percaya itu ko sayang, dan harus kamu ketahui juga bahwa


mel bukan karena dia mengaku bahwa kamulah yang meninggalkan dia padahal mel


sendiri yang meninggalkan kamu” ucap intan


“ apa kamu benar – benar mengatakan nya sayang” ucap fadil


Fadil yang mendengarkan perkataan intan fadil pun langsung


terdiam bahwa cinta bukanlah dari cinta saja melainkan dari hati yang tulus,


“ waktu sudah berlalu biarkan mel yang merasakan apa yang


mel perbuat” ucap fadil


Intan pun tersenyum atas semua perkataan fadil di depan dirinya


sendiri, intan yang pada saat itu juga mencintai fadil dengan tulus dan tidak


akan sia – siakan fadil


“ kalau aku boleh jujur aku bukan hanya mencintai kamu saja


tetapi aku harap kamu satu – satu nya yang di mana pada masa yang akan datang


tetap bersamamu selamanya” ucap intan


“ yang harus kamu jalan kan saat ini adalah kesehatan kamu


sayang, kamu kembali pulih aku pun akan terus lebih – lebih memikirkan bagai


mana untuk membicarakan soal masa depan kita nanti” ucap fadil

__ADS_1


Intan tersenyum dan langsung memeluk fadil yang di mana


dalam hati kecil intan mengatakan bahwa hidup intan tidak selamanya bertahan,


yang pada saat itu juga fadil yang masih tidak dikasih tahu oleh intan bahwa


intan tidak lama lagi dengan waktu yang intan miliki saat ini, hanya saja intan


menutupi itu semua dari fadil hanya saja kedua orang tua intan lah yang mengetahui


nya,


“ ya sayang, aku percaya itu dengan perkataan kamu tersebut”


ucap intan


“ ya sudah lupakan semua lupakan kejadian saat ini, yang


paling penting adalah kamu sudah makan malam “ ucap fadil sekaligus tersenyum


Intan pun yang hanya diam memikirkan penyakitnya saat fadil


bicara intan hanya bisa tunduk kepalanya saja saat di Tanya oleh fadil,


“ ya sayang aku sudah makan ko, kamu sudah sayang” ucap


intan


Intan yang sangat lemas badan nya semenjak malam intan


terbangun dari tidurnya sampai saat ini pun intan belum tidur lagi dan belum


makan pagi siang ataupun malam ,


“ sudah sayang, benar kamu sudah makan “ ucap fadil


“ hem sudah dikit sejak sore “ ucap intan


Fadil pun langsung membawakan makan untuk intan yang


mendengarkan intan yang sejak sore hanya makan sedikit,


“ ini yang baru saja aku beli di jalan makanan kesukaan kamu


“ ucap fadil


“ mana aku mau lihat, memang kamu tahu kesukaan aku apa”


ucap intan


Fadil yang sudah membelikan intan makanan yang intan suka,


pada saat yang sama orang tua intan pun sudah pulang dan ingin membawa intan


pulang ke rumah karena intan sudah keadaan nya membaik, fadil yang


mendengarnya pun senang karena intan sudah di boleh kan pulang,


“  sayang kamu sudah


boleh pulang, kalau begitu makanan ini kita makan saja di rumah kamu kita makan


juga sama – sama “ ucap fadil


“ ya sayang ku” ucap intan


Intan pun yang ingin dibawa pulang kedua orang tua intan


langsung menyiapkan barang – barang yang akan dibawa, pada saat itu juga fadil


yang di samping intan fadil bertanya pada intan yang kelihatan nya masih


memikirkan kejadian intan yang melihat fadil dengan mel di rumah sakit,


“ apa kamu masih memikirkan ke jadian sejak sore” ucap fadil


“  ya sayang, aku takut


akan mel kembali lagi ke pelukan kamu “ ucap intan.

__ADS_1


__ADS_2