
intan yang di sana
terbangun akan pembicaraan nya sejak sore yang mel katakan akan takut fadil
kembali dengan mel, intan pun ingin membicarakan pada fadil tentang mel
kejelekan mel pada fadil yang di mana mel selingkuhi fadil,
beberapa waktu
berlalu sudah tidak terasanya hari sudah menjelang pagi , fadil yang sudah siap
untuk pergi bertemu dengan papah intan, dan sebelum fadil pergi fadil
menghubungi intan terlebih dahulu untuk menanyakan bahwa intan baik - baik saja
atau tidak,
“ sayang, kamu tidak apa – apa kan, nanti juga aku pulang
diri papah mu aku segera datang untuk menemui mu” ucap fadil
“ya sayang kabari aku kalau sudah waktunya pulang ya” ucap
intan
Intan pun tersenyum dengan perkataan fadil, intan yang ingin
beristirahat tiba – tiba mel datang untuk menemui fadil mel yang tidak tahu
fadil datang nya sore hari intan pun langsung berbincang pada mel
“ fadil tidak ada disini fadil sedang mencari pekerjaan “
ucap intan
“ kamu jangan bergurau, aku tahu fadil akan kesini untuk
menemui mu”
Mel yang tidak percaya akan perkataan intan, mel tahu intan
sedang bergurau untuk mel pergi dari tempat intan, mel yang terus berteriak
memanggil nama fadil dan yang di mana di dalam tempat intan Cuma hanya ada
intan dan mel
“sudah kamu jangan buat kerusuhan di sini mel, tidak ada
fadil percuma kamu berteriak juga” ucap intan
Mel yang menghiraukan intan berbicara intan langsung merekam
dan yang di mana intan langsung memberitahu bahwa kelakuan mel pada intan, dan
waktu pun sudah menjelang sore hari fadil yang sudah pulang kerja fadil langsung
menghubungi intan,
“sayang, aku sudah pulang aku langsung menemui mu ya” ucap
fadil
“ya sayang aku tunggu” ucap intan
Intan yang tidak tahu bahwa mel sedang menunggu di luar
untuk kedatangan fadil, fadil pun saat itu juga datang ingin bertemu intan
diperjalanan ingin ke kamar intan tiba – tiba mel langsung mengajak fadil keluar
untuk makan fadil pun yang tidak mengetahui mel datang, langsung melepaskan
tangan mel yang pada saat itu juga mel sedang menarik tangan fadil,
“apa – apaan si kamu mel, aku ingin bertemu intan “ ucap
fadil
__ADS_1
“ ada yang ingin aku bicarakan pada kamu fadil” ucap mel
Fadil yang tidak ingin pergi dengan mel dan menolak ajakan
mel, mel pun langsung memeluk fadil yang di mana intan keluar dan mendengar ada
yang sedang bertengkar pada saat itu juga intan yang melihat mel sedang memeluk
fadil intan langsung menghampirinya dan menampar mel,
“sudah pertemanan kita selesai” ucap intan
“aku tidak perduli apa mau mu” ucap mel
Intan yang langsung membawa fadil pergi untuk menjauhi mel ,
dan di dalam kamar pun intan langsung bercerita tentang mel yang dahulu
menyakiti fadil
“ aku tidak suka kamu dekat dengan mel, mel yang sudah sia –
siakan kamu “ ucap intan yang marah akan perbuatan mel
“ ya sayang aku sudah
tahu itu, sudah jangan kamu memikirkan itu kamu fokus saja dengan kesehatanmu “
ucap fadil
Fadil yang menenangkan hati intan fadil langsung memeluk
intan bahwa fadil tidak akan pergi dari intan untuk selamanya
“ apa aku boleh sedikit bercerita sayang” ucap intan
“ ya sayang boleh saja, tapi harus kamu ketahui dari kamu
bahwa kamu adalah orang yang paling aku sayang” ucap fadil
Mel yang pergi dari rumah sakit merasakan sakitnya ditinggal
ingin mel pergi dari rumah sakit tidak ingin intan mengetahuinya bahwa mel ada
di situ,
“ aku percaya itu ko sayang, dan harus kamu ketahui juga bahwa
mel bukan karena dia mengaku bahwa kamulah yang meninggalkan dia padahal mel
sendiri yang meninggalkan kamu” ucap intan
“ apa kamu benar – benar mengatakan nya sayang” ucap fadil
Fadil yang mendengarkan perkataan intan fadil pun langsung
terdiam bahwa cinta bukanlah dari cinta saja melainkan dari hati yang tulus,
“ waktu sudah berlalu biarkan mel yang merasakan apa yang
mel perbuat” ucap fadil
Intan pun tersenyum atas semua perkataan fadil di depan dirinya
sendiri, intan yang pada saat itu juga mencintai fadil dengan tulus dan tidak
akan sia – siakan fadil
“ kalau aku boleh jujur aku bukan hanya mencintai kamu saja
tetapi aku harap kamu satu – satu nya yang di mana pada masa yang akan datang
tetap bersamamu selamanya” ucap intan
“ yang harus kamu jalan kan saat ini adalah kesehatan kamu
sayang, kamu kembali pulih aku pun akan terus lebih – lebih memikirkan bagai
mana untuk membicarakan soal masa depan kita nanti” ucap fadil
__ADS_1
Intan tersenyum dan langsung memeluk fadil yang di mana
dalam hati kecil intan mengatakan bahwa hidup intan tidak selamanya bertahan,
yang pada saat itu juga fadil yang masih tidak dikasih tahu oleh intan bahwa
intan tidak lama lagi dengan waktu yang intan miliki saat ini, hanya saja intan
menutupi itu semua dari fadil hanya saja kedua orang tua intan lah yang mengetahui
nya,
“ ya sayang, aku percaya itu dengan perkataan kamu tersebut”
ucap intan
“ ya sudah lupakan semua lupakan kejadian saat ini, yang
paling penting adalah kamu sudah makan malam “ ucap fadil sekaligus tersenyum
Intan pun yang hanya diam memikirkan penyakitnya saat fadil
bicara intan hanya bisa tunduk kepalanya saja saat di Tanya oleh fadil,
“ ya sayang aku sudah makan ko, kamu sudah sayang” ucap
intan
Intan yang sangat lemas badan nya semenjak malam intan
terbangun dari tidurnya sampai saat ini pun intan belum tidur lagi dan belum
makan pagi siang ataupun malam ,
“ sudah sayang, benar kamu sudah makan “ ucap fadil
“ hem sudah dikit sejak sore “ ucap intan
Fadil pun langsung membawakan makan untuk intan yang
mendengarkan intan yang sejak sore hanya makan sedikit,
“ ini yang baru saja aku beli di jalan makanan kesukaan kamu
“ ucap fadil
“ mana aku mau lihat, memang kamu tahu kesukaan aku apa”
ucap intan
Fadil yang sudah membelikan intan makanan yang intan suka,
pada saat yang sama orang tua intan pun sudah pulang dan ingin membawa intan
pulang ke rumah karena intan sudah keadaan nya membaik, fadil yang
mendengarnya pun senang karena intan sudah di boleh kan pulang,
“ sayang kamu sudah
boleh pulang, kalau begitu makanan ini kita makan saja di rumah kamu kita makan
juga sama – sama “ ucap fadil
“ ya sayang ku” ucap intan
Intan pun yang ingin dibawa pulang kedua orang tua intan
langsung menyiapkan barang – barang yang akan dibawa, pada saat itu juga fadil
yang di samping intan fadil bertanya pada intan yang kelihatan nya masih
memikirkan kejadian intan yang melihat fadil dengan mel di rumah sakit,
“ apa kamu masih memikirkan ke jadian sejak sore” ucap fadil
“ ya sayang, aku takut
akan mel kembali lagi ke pelukan kamu “ ucap intan.
__ADS_1