MELDI

MELDI
KEBAIK KAN DARI SANG KEKASIH


__ADS_3

“ nah ini nak kartu nama saya besok datang lebih awal ya


untuk menerima seragam nya” ucap papah intan yang ingin fadil datang besok


untuk bekerja


“nah bunda kan beli makan malam lebih mari kita makan


bersama, fadil” ucap bunda yang sedang menyiapkan makan malam


Situasi pun terlihat membaik dengan kehadiran fadil dan


keluarga intan pun menerima fadil dengan baik, dan saat selesai makan malam


fadil pun pamit untuk kembali pulang,


“papah kita beli minum untuk intan, intan sepertinya kelihatan


haus” ucap bunda mengajak papah membeli minum di luar mengetahui fadil yang


ingin pulang dan mau berbincang dengan intan berduaan


“ ada apa si bun intan ingin kita disini “ ucap papah yang


belum mengetahui apa maksud dari bunda


Setelah bunda yang langsung menarik tangan papah keluar


fadil pun langsung pamit dengan intan untuk pulang agar besok ke pabrik papahnya


tidak terlambat atau tidak mencarinya lagi,


“ sayang, aku pamit pulang yah, mungkin besok aku setelah


pulang dari pabrik papah mu langsung menghampiri dirimu lagi” ucap fadil yang


ingin pulang sekaligus memegang tangan intan


“hem sekarang panggil nya sayang terus ke aku nih” ucap


intan yang mulai bercanda dengan fadil


Intan yang sangat bahagia dengan fadil merasakan fadil yang


tulus mencintainya intan pun langsung memeluk fadil dengan erat


“terima kasih akan ketulusan mu mencintai aku dengan tulus


walaupun aku seperti ini” ucap intan


“aku kan sudah bilang dengan mu, sayang ! aku tidak


perduli kan hal itu, aku perduli kan hanya kamu, kamu yang sudah buat aku


semangat kembali kamu juga sudah buat aku tersenyum kamu segalanya buat aku


yang harusnya berterima kasih aku bukan nya kamu “ ucap fadil


Intan pun tersenyum melihat fadil dan beruntung mempunyai


fadil bahagia mempunyai ke kasih yang tulus akan kekurangan intan saat ini,


“sudah kamu jangan melihat aku seperti itu aku akan selalu


mendampingi kamu terus” ucap fadil yang memegang tangan intan


“aku pulang dulu ya sayang” ucap fadil langsung beranjak


pergi untuk pulang


“ya sayangku, tapi tunggu sebentar” ucap intan


Intan yang langsung menarik tangan fadil langsung memeluk


erat fadil dan mencium fadil pada saat itu juga intan yang baru saja mencium


seorang laki – laki dan pertama kalinya intan mencium

__ADS_1


“aku selalu sayang dengan mu dan selalu mendukungmu sampai


kamu sukses”  ucap intan setelah mencium


fadil lalu berbincang


“ ya sayang, aku pun juga halnya dengan mu, ya sudah aku mau


sampai kapan disini “ ucap fadil yang langsung beranjak pergi


setelah fadil pamit dengan intan kedua orang tua intan pun


datang dan fadil yang berpapasan langsung dengan kedua orang tua intan fadil pun


pamit dengan nya untuk pulang,


“ fadil ko pulang apa karena wajah papah mu seram nak” ucap


bunda yang ingin buat anak nya tersenyum


“ mungkin bun” ucap intan tertawa dengan bunda


Intan yang memikirkan fadil pun merasa sangat bahagia dengan


fadil, intan yang sedang memikirkan fadil tiba – tiba mel pun datang dan pada


saat itu mel dihubungi dengan teman nya yang kenal dengan intan teman mel yang


kenal dengan intan yang hanya di wajah saja sedang bekerja di rumah sakit itu


yang di mana intan dirawat,


“loh kamu mel, kamu tau aku sedang dirawat disini” ucap


intan yang kaget melihat mel datang


“ iya aku tau dari teman ku yang sedang bekerja di sini “


ucap mel yang diberi tahu oleh teman nya


hubungi aku, aku langsung kesini untuk melihatmu dan khawatir dengan mu “ ucap


mel


Intan yang kaget dengan kehadiran mel, intan langsung


memikirkan fadil takut akan hati fadil kembali lagi dengan mel


“ aku sudah tidak apa – apa ko mel” ucap intan yang takut


akan kehadiran mel datang untuk merusak ke bahagian intan dan fadil


“ syukurlah kalau begitu “ ucap mel


Mel yang datang menemui intan mamah intan pun langsung


berbicara tentang fadil  yang baru saja


beranjak pergi dari rumah sakit ,


“mel kamu kesini dengan siapa, baru saja fadil pulang ” ucap


bunda


“ saya kesini dengan indra tante “ ucap mel


Mel pun yang mendengar perkataan bunda bahwa fadil datang


untuk menemui intan mel langsung berbicara pada intan,


“apa benar intan fadil datang untuk menemui mu” ucap mel


“ya, fadil baru saja pulang” ucap intan


Intan yang tidak suka mel bertanya – Tanya tentang fadil


intan langsung memberi tahu bahwa intan sudah berpacaran dengan fadil yang

__ADS_1


sudah beberapa hari lalu


“mel aku boleh berbicara sesuatu dengan mu “ ucap intan


“ apa fadil membicarakan tentang aku di depan mu intan “


ucap mel yang terus – menerus menanyakan fadil kepada intan


Mel yang terus – menerus menanyakan fadil ke pada intan,


intan pun terlihat cemburu kelihatan dari raut wajah intan yang pada saat itu


langsung membicarakan nya


“ mel dengarkan aku bicara dulu” ucap intan


“aku sudah berpacaran dengan fadil sudah beberapa hari


belakangan ” ucap intan


Mel yang mendengar intan bahwa fadil sudah berpacaran dengan


intan mel pun langsung terdiam dan melihat intan dengan perkataan intan mel pun


sedikit tidak percaya,


“kamu benar intan, syukurlah aku doa kan kamu bahagia terus”


ucap mel yang tersenyum dan di dalam hatinya pun masih menyimpan hati untuk


fadil


“yah mel, mungkin besok fadil kesini lagi “ ucap intan


Mel yang langsung tanpa pamit dengan intan yang hanya kedua


orang tua intan saja, mel yang di luar ruangan merasa fadil sudah tidak ingat


lagi dengan mel yang pada saat sekolah saat mel sakit pun tidak melihatnya sama


sekali,


“mungkin besok aku akan kembali lagi kesini untuk menemui


fadil” ucap mel keluar dari kamar intan yang ingin pergi


“aku tidak ingin kamu rebut lagi kebahagian aku mel” ucap


intan yang masih kepikiran mel barusan datang


Setelah apa yang mel lakukan pada fadil intan percaya bahwa


fadil tidak akan kembali lagi dengan mel yang di mana fadil diselingkuhi oleh


mel yang,


Fadil yang sudah tiba di rumah yang ingin langsung beranjak


beristirahat untuk besok datang untuk bekerja, dan pada saat itu juga


waktu  sudah malam fadil yang barusan


sampai fadil bertemu dengan ayah nya yang sudah menunggu fadil pulang,


“apa kamu sudah dapat solusinya dengan permasalahan kamu


nak” ucap ayah


“ya ayah tenang saja pasti saya akan bereskan sendiri” ucap


fadil


Ayah yang merasa senang dengan perkataan fadil, ayah pun


langsung beranjak ke kamar untuk tidur merasa bahagia mempunyai anak yang


bertanggung jawab atas kesalahan nya.

__ADS_1


__ADS_2