MELDI

MELDI
meldi


__ADS_3

Part 21


Fadil yang langsung istirahat dan ingin lanjut kan hubungi


intan besok saat fadil berangkat kerja, intan yang sudah hubungi fadil dan


tidak diangkat oleh fadil yang di mana intan tertidur menunggu fadil hubungi


intan kembali, pada saat itu juga hari yang sudah subuh fadil yang seperti


biasa bangun kan orang tua nya untuk solat subuh, dan di pagi hari yang di mana


fadil ingin berangkat kerja langsung hubungi intan terlebih dahulu,


“ sayang maaf ya aku dari pas pulang langsung istirahat


lelah aku “ ucap fadil yang sedang hubungi intan


“ ya sayang tidak apa -  apa, tapi sekarang kamu semangat kan untuk kerja nya” ucap intan


“ ya sayang sudah pasti, kamu dapat salam dari keluarga aku


mungkin nanti keluarga aku ingin ke rumah kamu nanti “  ucap fadil


Fadil yang berbohong dengan intan dengan fakta nya fadil


sejak semalam setelah intan hubungi fadil ternyata fadil dengan mel, fadil pun


yang tidak ingin intan tahu dan fadil yakin juga bahwa ini semua demi ke baik kan


intan juga ,


“ yang benar sayang, ya sudah nanti akan aku siap kan untuk


ke datangan orang tua mu ke rumah ku “ ucap intan


“ kamu tidak perlu repot – repot aku tidak ingin kamu kenapa


– kenapa yang penting jaga kesehatan kamu sayang ya mungkin itu juga kalau adik


aku sudah turun dari demam nya kalau masih saja demam mungkin aku saja yang


perwakilan ” ucap fadil sekaligus tersenyum


“ itu mau nya kamu ketemu aku “ ucap intan


Fadil yang sudah hubungi intan langsung berangkat untuk


kerja dan pamit pada orang tua fadil dan intan juga yang pada saat itu juga sudahi


pembicaraan nya pada intan,


 “ sayang, aku ingin


berangkat untuk kerja nanti lagi jika aku sudah pulang kita lanjut kan lagi


pembicaraan nya ya” ucap fadil


“ ya sayang hati – hati di jalan jangan lupa untuk berdoa”


ucap intan


Fadil yang langsung beranjak pergi untuk kerja  fadil masih teringat mel pada malam itu yang


di mana mel rela untuk bertemu fadil walau pun hujan yang sangat deras dan


sampai – sampai baju dan kepala nya juga ikut basah,


Fadil yang anggap malam itu hari yang di mana terakhir untuk


fadil dan mel, fadil harap semua ambil ini menjadi pelajaran untuk fadil sesuai


amanah yang di berikan mel pada fadil akan terus simpan nomor nya ,


Intan yang berada di rumah menjalani kesehatan intan tiba –


tiba ada yang mengetuk pintu rumah intan yang intan harap kan adalah kedatangan


orang tua fadil melain kan mel yang datang untuk pamit dengan intan,


“ kamu mel, aku kira orang tua fadil” ucap intan


“ tidak aku kesini hanya ingin berikan baju fadil yang sejak


malam fadil sudah antar aku pulang, sekaligus aku ingin pamit untuk lanjut


kuliah di luar kota” ucap mel


Intan yang kaget mel datang ke rumah intan membawa kan baju


fadil yang sejak malam mel datang ke rumah fadil, intan yang lebih kaget nya


lagi mel berkata fadil antar kan mel pulang, intan yang memikirkan jelek


tentang fadil dan mel sejak malam yang di cerita kan mel, intan pun yang dengar


mel cerita intan sangat marah pada fadil  dan mel,


“ apa yang kamu kata kan mel” ucap intan


“ dengar kan aku bicara dulu intan, aku sudah tidak berharap


lebih dengan fadil walaupun itu sudah mustahil bagi ku” ucap mel


“ lalu kamu ke sini untuk apa” ucap intan


Mel yang ingin pergi untuk berapa tahun yang akan datang


beri tahu intan agar intan tidak lagi memikirkan fadil yang negatif,


“ fadil  adalah orang


yang aku sayang dan aku cinta dan sekarang fadil sudah milikmu intan aku harap


kamu juga sama dengan perasaan aku saat ini, jangan sampai kamu sia – sia kan


fadil dengan ke egoisan kamu atau dengan nafsu kamu, cukup itu saja yang aku


bicarakan pada kamu kesempatan tidak datang untuk kedua kali nya “ ucap mel


Intan yang dengar perkataan mel intan pun terdiam, mel yang


sudah pamit dengan intan langsung beranjak pergi dari rumah intan dan yang di


mana intan memanggil mel lagi dan membalikan perkataan mel,


“ sebelum kamu bicara hal itu aku sudah dari awal akan terus

__ADS_1


berjuang untuk fadil” ucap intan


Mel yang dengar perkataan intan langsung tersenyum melihat


intan bahwa mel sudah bicara dengan perasaan nya mel, mel yang langsung


beranjak untuk pergi meninggal kan rumah intan tiba yang di mana orang tua


fadil datang untuk temui intan di rumah begitu pun putra yang sudah sembuh dari


demam nya di ajak untuk menemui intan yang sedang kurang sehat oleh mamah


fadil, mamah fadil pun yang berpapasan oleh mel langsung salam untuk mamah


fadil


“ kamu kan yang sejak malam datang ke rumah hujan hujanan


kan “ ucap mamah


“ ya tan saya mel teman fadil sekaligus teman intan juga,


kalau begitu saya mau langsung saja pulang tante” ucap mel


Intan yang lihat mel berbicara dengan mamah fadil dan


mendengar bahwa benar mel ke rumah fadil, begitu pun mel yang langsung beranjak


pergi, intan pun langsung membawa mamah fadil untuk masuk ke dalam rumah intan,


“ mamah dan putra ingin minum apa biar aku  akan ambil kan “ ucap intan


“ sudah tidak perlu mamah kesini ingin tahu keadaan kamu


saja, dan ini makanan untuk mu mamah buat sendiri dari rumah” ucap mamah fadil


Mamah yang bawakan intan makanan dari rumah perasaan intan


pun terlihat senang dan bahagia dan langsung intan bawakan makanan nya ke dalam


untuk intan siapkan pada mamah dan putra adik fadil, intan pun yang sedang


bawakan makan dan minum untuk mamah dan adik fadil intan langsung hubungi fadil


yang sedang kerja dan waktu nya juga fadil sedang istirahat,


“ halo sayang mamah kamu sudah datang loh ke rumah aku” ucap


intan


“ yang benar sayang, kan adik aku sedang demam” ucap fadil


Fadil yang sedang istirahat langsung dihubungi intan bahwa


mamah fadil sudah datang ke rumah intan, fadil pun yang dengar bahwa putra


sudah sembuh dari demam nya bersyukur akan kesembuhan putra, intan pun yang


senang mamah fadil datang untuk intan langsung beri tahu fadil,


“ sayang jangan lupa kamu pulang kerja ke rumah aku dulu ya,


ada suatu yang aku ingin bicarakan pada kamu”  ucap intan


“ ya sayang pasti itu, aku juga baru semalam tidak ketemu


ucap fadil sekalian tersenyum


Intan yang di gombal kan oleh fadil intan langsung tersenyum


dan tertawa pada fadil, intan yang mikir bahwa perkataan mel tersebut adalah


benar ada nya fadil yang sayang pada intan cinta pada intan, intan pun


beranggapan bahwa tidak semua pria yang bisa menyakiti wanita saja tapi pasti


ada seorang pria yang tulus dan sayang melebihi apa pun yang ada di dunia ini,


“ sudah aku mau bawakan minum untuk orang tua mu ya sayang aku


tutup bicaraan ini biar nanti saja kita bicara kan nya nanti “ ucap intan


“ ya sayangku siap” ucap fadil


Intan yang sudah siapkan minum dan makanan untuk mamah


fadil, mamah pun langsung bertanya pada intan dengan ke adaan nya intan dan


penyakit nya,


“ apa kamu sudah baik - baik saja intan “ ucap mamah fadil


“ ya aku sudah baik kan ko, pasti mamah diberi tahu oleh


fadil “ ucap intan


Intan pun yang bercerita tentang penyakit nya intan pada


mamah fadil mamah pun yang dengar bicaraan intan langsung berikan intan


senyuman dan bercerita tentang penyakit nya teman mamah yang sama précis dengan


intan rasakan saat ini, bahwa teman mamah fadil pun yang sekarang sudah sehat


dan sembuh dari penyakit nya sekarang teman mamah fadil mempunyai anak, mamah


yang berikan intan semangat agar terus berusaha untuk sembuh dari penyakit nya,


“ dari cerita mamah, mamah harap kamu akan terus berusaha


dan yakin dengan penyakit kamu ya sayang “ ucap mamah


“  ya semasih ada


fadil yang temani aku dan orang tua ku yang berikan semangat aku akan terus


berjuang ko mamah” ucap intan


Mamah yang dengar bahwa intan dekat dengan fadil mamah


terdiam mamah kira fadil dan intan hanya teman biasa tetapi lebih dari teman,


mamah yang tidak ingin anak nya berhubungan dengan orang yang hidup nya  tidak lama lagi, mamah yang tahu bahwa


penyakit yang intan derita bukan hanya penyakit biasa, mamah pun langsung ingin


pulang untuk bicarakan ini semua pada fadil dan kenapa fadil tidak cerita pada

__ADS_1


mamah,


“ ya sudah mamah ingin pulang putra harus minum obat dan


waktu nya putra istirahat” ucap mamah


“ ya mamah terima kasih mamah sudah datang untuk menemui aku


di rumah, mari aku antar sampai depan rumah “ ucap intan


Mamah yang berbohong dengan intan bahwa yang sebenar nya


mamah ingin hubungi fadil untuk jangan dekati intan lagi hanya teman biasa itu


yang mamah ingin kan, mamah yang ingin fadil mempunyai keturunan bukan yang


tidak punya keturunan walaupun itu bukan dari penyakit intan,


“ ya sudah mamah pulang, jaga kesehatan kamu makan yang


teratur istirahat dan minum obat tepat waktu ya sayang” ucap mamah fadil


“ ya mah pasti itu “ ucap intan


Mamah yang langsung pulang dengan putra, mamah juga masih


memikirkan dengan anak nya fadil yang berteman lebih dengan intan, bahwa intan


mempunyai penyakit yang mamah tidak suka karena penyakit itu tidak akan lama


lagi, mamah yang memikirkan di perjalanan yang sudah sampai juga di rumah


langsung hubungi fadil yang sedang bekerja,


berhubug fadil tidak angkat mamah yang ingin bicara pada


fadil menyudahi hubungi fadil agar terlebih dahulu fadil untuk pulang saja,


waktu yang sudah mulai sore hari fadil pun pulang dari tempat kerja nya mamah


yang belum hubungi fadil, fadil pun hanya lihat pemberitahuan bahwa mamah


hubungi fadil sejak siang, fadil pun yang hanya lihat pemberitahuan saja


langsung pergi menuju rumah intan, sesampai nya fadil di rumah intan, intan pun


datang dan langsung buka pintu pagar rumah nya dan di situ juga intan yang menceritakan


semua kedatangan mamah fadil dan putra membuat hati intan bahagia, intan pun langsung


beri tahu bahwa mel pun datang dan cerita kan semua sejak malam hari,


“ apa kamu pernah berbohong dengan aku “ ucap intan


“ tentu saja tidak sayang, aku tidak akan berbohong dengan


kamu, memang ada apa si sayangku” ucap fadil


“ sudah sayang jujur saja dengan aku, aku tahu mel kemarin


malam datang kan ke rumah kamu, dan ini baju kamu mel sendiri yang berikan nya


pada aku “ ucap intan


Intan yang menceritakan semua tentang mamah yang datang ke


rumah intan dan mel juga datang intan pun senang pada saat itu, fadil yang


tegang dan takut intan akan marah dengan fadil bahwa mel datang membawa baju


fadil di situ intan langsung tegaskan pada fadil,


“ aku tidak perlu kamu takut akan aku marah dengan kamu yang


jelas aku perlukan kamu jujur kamu juga yang katakan sayang dan cinta perlu


yang tulus, itu kan yang kamu katakan pada aku “ ucap intan


“ ya sayang aku mengerti tapi aku tidak mau kamu drop dengar


pembicaraan aku bahwa mel datang ke rumah aku lagi pula masalah nya aku dengan


mel sudah kelar ko kamu juga tahu sendiri kan mel ingin lanjut kuliah nya di


luar kota, sudah lah sayang percaya sama aku” ucap fadil


Fadil yang terus berusaha membujuk intan agar intan percaya


pada fadil bahwa pembicaraan nya benar ada nya, fadil pun yang sedang membujuk


intan tiba - tiba mamah hubungi fadil dari rumah untuk langsung pulang,


“ ya sayang aku percaya pada kamu, kali – kali jangan


berbohong lagi aku mau kamu jujur mau itu demi kebaik kan aku atau tidak nya


yang jelas kamu jujur sama aku “ ucap intan


“ ya sayang, sebentar mamah hubungi aku, aku mau angkat


sebentar” ucap fadil


Fadil yang langsung angkat bahwa mamah hubungi fadil, fadil


pun yang langsung diberi tahu kan untuk langsung pulang oleh mamah, fadil yang


terdiam dan mamah pun tidak beri tahu fadil dengan alasan mamah yang tidak


mengetahui fadil ,


“ nak fadil pulang mamah ingin bicara pada kamu “ ucap mamah


“ kenapa memang nanti juga saya pulang dari rumah intan”


ucap  fadil


“ sudah pulang saja mamah ingin bicara pada kamu “ ucap


mamah


Mamah pun yang langsung menutup pembicaraan nya dan tidak


mau dari fadil mengucap kan apa – apa, fadil pun yang terdiam mendengar mamah


menyuruh fadil untuk pulang segera, fadil yang merasa bahwa ada apa di rumah


fadil pun yang memikir kan nya takut dengan putra bahwa habis dari rumah intan

__ADS_1


takut putra demam lagi,


__ADS_2